<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129</id><updated>2012-02-15T23:49:55.733-08:00</updated><title type='text'>blogging and bussines online</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>46</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-6942283894011243785</id><published>2012-02-09T06:37:00.000-08:00</published><updated>2012-02-09T06:44:14.850-08:00</updated><title type='text'>LENOVO IdeaPad B460 640</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LENOVO IdeaPad B460 640 &lt;/span&gt;Dari segi performa tergolong cukup memuaskan, meskipun bagi anda yang para pecandu game mungkin dari segi grafisnya kurang optimal. Memory Ram nya sendiri defaultnya 2GB, dengan 2 slot DIMMs yang memungkinkan untuk di lakukan upgrade hingga maksimal 8GB. Mari simak spesifikasi LENOVO IdeaPad B460 640 secara lengkap :&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;LENOVO IdeaPad B460 640 – Masih kembali lagi ke topik laptop dan notebook, setelah kemarin ada HP Pavilion DM1-2003 dan juga Forsa FS 8892 sekarang giliran laptop besutan LENOVO yang satu ini. Satu tingkat lebih rendah dari laptop gaming forsa yang saya bahas beberapa waktu yang lalu, meskipun sama2 menggunakan prosessor intel generasi baru LENOVO IdeaPad B460 640 di persenjatai dengan prosessor Intel Core i3 370M (2.4Ghz) dengan cache 3MB sedangkan untuk chipset nya menggunakan Intel HM55 Express yang juga banyak di pakai pada mainboard desktop PC.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;LENOVO IdeaPad B460 640 :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Spesifikasi &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;• Processor : Intel Core i3 370M(2.4 GHz, Cache 3 MB)&lt;br /&gt;• Memory Ram : 2 GB DDR3, Maksimal 8 GB (2 Slot DIMMs)&lt;br /&gt;• VGA : Intel GMA HD 256MB&lt;br /&gt;• Layar : 14″ WXGA LED, resolusi 1366 x 768pixel&lt;br /&gt;• Harddisk : 500 GB Sata,5400rpm&lt;br /&gt;• Perangkat tambahan : DVD R/W,Card Reader, LAN,Bluetooth,Wifi&lt;br /&gt;• Slot : 3x USB 2.0, VGA, LAN, Audio&lt;br /&gt;• Berat : 2,2kg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga LENOVO IdeaPad B460 640 sendiri terbilang cukup mahal untuk spesifikasi yang ada jika dibandingkan dengan Forsa FS 8892 namun untuk jaminan kualitas tidak perlu diragukan lagi karena laptop ini bergaransi resmi 1 tahun. Oh iya, LENOVO IdeaPad B460 640 terdapat slot tambahan untuk sim card tetapi untuk bisa menggunakannya kita harus menambahkan modem internal yang di pasang pada slot mini PCIe yang ada pada mainboard nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertarik untuk memilikinya?lihat harga LENOVO IdeaPad B460 640 dan kroscekan ke toko computer terdekat. Harga  kisaran Rp. 4.500.000&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-6942283894011243785?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/6942283894011243785/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2012/02/lenovo-ideapad-b460-640.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/6942283894011243785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/6942283894011243785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2012/02/lenovo-ideapad-b460-640.html' title='LENOVO IdeaPad B460 640'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-6734675127528709001</id><published>2010-05-13T11:17:00.000-07:00</published><updated>2010-05-13T11:49:40.170-07:00</updated><title type='text'>Turunnya Isa Al-masih Ibnu Maryam di akhir zaman</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/933122.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam hadits Nawwas bin Sam’an yang panjang yang membicarakan kemunculan Dajjal dan turunnya ‘Isa ‘alaihissalam, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ketika Allah telah mengutus al-Masih Ibnu Maryam, maka turunlah ia di menara putih di sebelah timur Damsyiq dengan mengenakan dua buah pakaian yang dicelup dengan waras dan za’faran, dan kedua telapak tangannya diletakkannya di sayap dua Malaikat; bila ia menundukkan kepala maka menurunlah rambutnya, dan jika diangkatnya kelihatan landai seperti mutiara. Maka tidak ada orang kafirpun yang mencium nafasnya kecuali pasti meninggal dunia, padahal nafasnya itu sejauh mata memandang. Lalu ‘Isa mencari Dajjal hingga menjumpainya di pintu Lud, lantas dibunuhnya Dajjal hingga menjumpainya di pintu Lud, lantas dibunuhnya Dajjal. Kemudian ‘Isa datang kepada suatu kaum yang telah dilindungi Allah dari Dajjal, lalu ‘Isa mengusap wajah mereka dan memberi tahu mereka tentang derajat mereka di surga.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shahih Muslim, Kita Al-Fitan wa Asyrathis Sa’ah, Bab Dzikr Ad-Dajjal 18:67-68&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aus bin Aus Ats-Tsaqafi meriwatkan bahwa Rasulullah shalallhu ‘alaihi wasallam bersabda, “‘Isa bin Maryam akan turun di Menara Putih sebelah timur Kota Damaskus.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HR Thabrani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/933122.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 424px; height: 280px;" src="http://commondatastorage.googleapis.com/static.panoramio.com/photos/original/933122.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Suatu kelompok dari umatku akan tetap berperang dalam kebenaran secara terang-terangan sampai hari kiamat, sehingga turunlah ‘Isa Ibn Maryam, maka berkatalah pemimpin mereka (pemimpin ummat Islam), ‘Kemarilah dan imamilah shalat kami.’ Ia menjawab, ’Tidak, sesungguhnya sebagian kamu adalah (ditentukan) sebagai pemimpin terhadap sebagian yang lain, sebagai suatu kemuliaan yang diberikan Allah kepada umat ini (umat Islam).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riawayat Muslim dalam kitab Al-Fitan dan riwayat Ahmad dari Abu Hurairah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad, termaktub: “Tiba-tiba ‘Isa sudah berada diantara mereka dan dikumandangkan shalat, maka dikatakan kepadanya, majulah kamu (menjadi Imam shalat) wahai ruh Allah.” Ia menjawab, ‘Hendaklah yang maju itu pemimpin kamu dan hendaklah ia yang mengimami shalat kamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HR Imam Ahmad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah bersabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, “Betapa gembiranya kamu apabila telah turun kepada kamu ‘Isa ibnu Maryam sedangkan Imam (pemimpin shalat) kamu adalah berasal dari kamu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riwayat Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Bagaimana kalian bila Ibnu Maryam turun di antara kalian sedang imam kalian adalah salah satu dari kalian?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibn Hajar Al-’Aswalani, Fath al-Bari bi Syarh Shahih al-Bukhari, bab “Nuzulu ‘Isa”, jld. 6, hlm. 490.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhana wa Ta’ala berfirman, “(Kami menghukum mereka dengan beberapa hukuman) dan karena ucapan mereka: Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih ‘Isa Ibn Maryam, Rasulullah. Padahal mereka tidaklah membunuhnya dan tidak pula menyalibnya. Akan tetapi yang mereka bunuh adalah orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) ‘Isa, benar-benar dalam keraguan tentang siapa yang dibunuh itu. Mereka tidak punya keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti prasangka belaka, mereka tidak pula yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ‘Isa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat An-Nisa: 157&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-6734675127528709001?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/6734675127528709001/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/05/turunnya-isa-ibnu-maryam-di-akhir-zaman.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/6734675127528709001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/6734675127528709001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/05/turunnya-isa-ibnu-maryam-di-akhir-zaman.html' title='Turunnya Isa Al-masih Ibnu Maryam di akhir zaman'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-1856408182653822217</id><published>2010-05-13T07:10:00.000-07:00</published><updated>2010-05-13T19:13:27.171-07:00</updated><title type='text'>Kemunculan Dajjal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nabi Muhammad s.a.w. bersabda:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Allah tidak pernah menurunkan ke bumi sejak penciptaan Adam hingga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;tejadi hari kiamat, sebuah fitnah yang lebih besar dari fitnah Dajal. Saya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;telah mengatakan suatu perkataan yang belum pernah seorangpun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;mengatakannya (dari nabi) sebelumku.Dia (Dajjal) itu dari golongan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;manusia, dengan (ciri-ciri): rambut keriting, mata kiri buta, diatas mata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kanannya ada alis yang tebal, dan ia mampu menyembuhkan kebutaan, dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;penyakit belang-belang,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya sebelum keluarnya Dajjal adalah tempo waktu tiga tahun yang  sangat sulit, dimana pada waktu itu manusia akan ditimpa kelaparan yang  sangat. Allah memerintahkan kepada langit pada tahun pertama darinya  untuk menahan 1/3 dari hujan dan memerintahkan kepada bumi untuk menahan  1/3 dari tanaman. Kemudian Allah memerintahkan kepada langit pada tahun  kedua darinya agar menahan 2/3 dari hujannya dan memerintahkan bumi  untuk menahan 2/3 dari tanamannya. Kemudian pada tahun ketiga darinya  Allah memerintahkan kepada langit untuk menahan semua air hujannya, lalu  ia tidak meneteskan setitik air pun dan memerintahkan kepada bumi agar  menahan seluruh tanamannya, maka setelah itu tidak tumbuh satu tanaman  hijau pun dan semua binatang berkuku akan mati kecuali yang dikehendaki  Allah. Para sahabat bertanya dengan apa manusia akan hidup pada hari  itu? “beliau menjawab, “tahlil, takbir, tasbih dan tahmid akan sama  artinya bagi mereka dengan makanan.” (HR. Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah dan  Al-Hakim, Shahih. Lihat Ash-Shahihah no.2457)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dajjal keluar pada saat agama mulai melemah dan ilmu pengetahuan tidak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;lagi di gubris. Ia akan tinggal dan berjalan dibumi selama 40 hari. Sehari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;bagaikan setahun, setahun bagaikan sebulan, dan sehari bagaikan satu jumat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kemudian seluruh hari-harinya seperti harimu ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ia mengajak manusia untuk mengikuti lalu diikuti, dan mengajak orang-&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;orang lalu ia membunuh mereka. Ia menampakkan dirinya pada mereka hal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;seperti itu terjadi hingga ia mendatangi Madinah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Maka nampaklah agama Allah dan diamalkan; agama Allah diikuti dan ia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(Dajjal) suka akan hal itu. Kemudian ia berkata setelah itu, "sesungguhnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;aku seorang nabi!" lalu bergetarlah semua yang berakal dan mereka pun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;pergi meninggalkannya. Lalu ia tinggal setelah itu dan berkata, "Aku adalah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Allah!" maka matanya menjadi tertutup, telinganya terpotong dan tertulis&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;diantara kedua matanya kafir, yang terbaca oleh segenap mukmin yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;mampu menulis dan yang tidak mampu menulis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dia membawa fitnah (cobaan bagi manusia) yang besar. Dia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;memerintahkan langit untuk menurunkan hujannya, maka turunlah hujan itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dan disaksikan oleh orang-orang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketika Dajjal muncul, seorang lelaki dari orang-orang yang beriman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;mencarinya, maka ia bertemu dengan sekelompok dajjal-dajjal (kecil), lalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;mereka bertanya kepadanya, "Apa yang kamu cari?" Dia (lelaki itu)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;menjawab, "saya mencari orang yang keluar!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;lalu mereka bertanya kepadanya (kembali), "Apakah kamu tidak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;mempercayai tuhan kami?" Dia menjawab: "Tuhan kami tidaklah samar."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lalu mereka membawanya ke hadapan Dajjal (terbesar). Ketika orang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;beriman itu melihatnya, dia berkata, "Wahai sekalian mamusia, inilah dajjal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;yang telah disebutkan oleh Rasulullah s.a.w.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Maka Dajjal segera menyuruh merebahkan tubuh orang beriman tersebut,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dan memerintahkan untuk mengupas kulit dan memukuli punggung dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;perutnya. Lalu Dajjal bertanya, "Apakah engkau masih tidak mempercayai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kami?" Dia menjawab, "Engkau adalah Dajjal si pendusta. Kemudian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;diperintahkan supaya (mukmin tersebut) digergaji dari atas kepalanya hingga&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kakinya menjadi dua bagian, lalu Dajjal tersebut berjalan ditengah dua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;bagian badan yang telah tebelah dua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kemudian Dajjal memerintahkan kepadanya, "Bangunlah!" maka bangunlah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dan tegaklah dia. Kemudian Dajjal bertanya lagi, "Apakah kamu masih&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;belum percaya kepadaku?" dia menjawab, "Tidak berkurang pengetahuanku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;tentang kamu, bahkan bertambah yakin." Kemudian orang beriman tersebut&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;berkata, "Wahai sekalian orang, dia (Dajjal) tidak dapat berbuat demikian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;lagi kepada seorangpun (membunuh kembali mukmin tersebut).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Maka dia (Dajjal) berusaha untuk membunuh kembali orang beriman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;tersebut. Tetapi Allah telah meletakkan diantara lehernya dan bagian&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;belakang orang itu sebuah tembaga, hingga tidak mampu disembelih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(karenanya) kemudian dipeganglah tangan dan kaki orang (mukmin)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;tersebut lalu dilemparkannya. Mereka menyangka ia dilemparkan ke dalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;neraka, padahal ia dilemparkan ke surga. Itulah manusia yang paling besar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kesaksiannya (mati syahid) di sisi Tuhan Rabbul 'Alamin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kemudian kaum muslimin lari kegunung Dukhan di Syam, lalu (Dajjal)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;datang kepada mereka dan mengepungnya. Kepungan itu sangat hebat dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;sangat membuat mereka lelah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Isa turun!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketika keadaan mereka seperti demikian keadaannya (genting), tiba-tiba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;terdengar suara panggilan dari sudut bukit, "Wahai sekalian manusia, aku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;mendatangkan untuk kalian pertolongan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lalu sebagian mereka berkata kepada sebagian yang lain, "Sesungguhnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;suara ini adalah suara laki-laki yang tidak pernah kelaparan."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ibnu Maryam akan turun kepada umatnya (umat muhammad) diwaktu antara&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;adzan dan iqomah. Ia turun di menara putih di timur Damaskus antara dua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;tempat. Ia menyandarkan kedua punggungnya pada sayap-sayap dua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;malaikat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lalu turunlah (hadirlah) Isa ibnu Maryam ketika shalat shubuh, dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;pemimpin (imam) mereka berkata kepadanya (Isa): "semoga Allah memberi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ketenangan; silahkan (Nabi Isa) maju untuk memipin shalat!" Lalu dia (Nabi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Isa) berkata: "Ummat ini adalah pemimpin (bagi) sebagian mereka kepada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;yang lainnya!" Lalu pemimpin (Imam) mereka maju dan memimpin shalat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Setalah menyelesaikan shalatnya, Isa mulai berperang, dan dia pergi kearah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dajjal. Ketika ia (Dajjal) melihatnya (melihat Isa), dia (Dajjal) merasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;ketakutan (kemudian meleleh) sebagaimana timah meleleh, lalu dia (Isa)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;meletakkan antara dua dadanya (Dajjal), lalu membunuhnya, dan dia (Isa)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;juga memerangi para pengikut-pengikutnya. Pada saat itu tidak ada sesuatu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;yang dapat melindungi salah satu diantara mereka (pengikut Dajjal), sampai&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;pohon akan berkata kepadanya: "Wahai orang beriman, ini orang kafir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;(bersembunyi)!" dan batu juga berkata: Wahai orang beriman, ini orang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kafir!"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kemudian nabi Isa a.s. menetap di bumi selama 40 tahun sebagai pemimpin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;yang adil dan penengah yang jujur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sabda Nabi s.a.w.:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;"Tidak ada antaraku dengannya (Isa) seorang nabi, dan sesungguhnya dia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;akan turun. Jika kalian melihatnya maka percayailah, seorang laki-laki yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kulitnya antara merah dan putih, pertengahan antara kedua warna tersebut,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;seakan-akan kepalanya basah sekalipun tidak dikenai air.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Maka dia memerangi manusia demi islam, dia menghancurkan salib,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;menbunuh babi, membebaskan pajak, dan Allah menghancurkan pada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;zamannya itu semua agama kecuali Islam. Dia (Allah pada zaman itu)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;membinasakan si pembohong (Dajjal) (sehingga akhirnya penduduk di muka&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;bumi ini merasa aman, sampai unta hitam bersusuhan dengan unta, singa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dengan sapi, serigala dengan kambing, anak kecil bermain dengan ular tapi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;tidak membahayakannya.)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nabi Isa a.s. menetap di bumi selama 40 tahun sebagai pemimpin yang adil&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;dan penengah yang jujur, kemudian dia wafat, maka orang-orang beriman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;menshalatkannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-1856408182653822217?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/1856408182653822217/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/05/kemunculan-dajjal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/1856408182653822217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/1856408182653822217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/05/kemunculan-dajjal.html' title='Kemunculan Dajjal'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-1823465760365405533</id><published>2010-05-13T05:34:00.000-07:00</published><updated>2010-05-13T05:35:59.764-07:00</updated><title type='text'>Kisah / riwayat nabi HUD as</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selesailah kisah kaum Nabi Nuh dalam sejarah. Mayoritas di antara mereka yang mendustakan ajarannya telah dihancurkan oleh topan. Sedangkan minoritas di antara mereka dapat kembali memakmurkan bumi sebagai wujud dari sunatullah dan janji-Nya: Sedangkan janji Allah SWT kepada Nabi Nuh adalah:&lt;br /&gt;"Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang takwa." (QS. al-Qashash: 83)&lt;br /&gt;Dan janji Allah SWT juga kepada Nabi Nuh adalah:&lt;br /&gt;"Difirmankan: 'Hai Nuh, turunlah dengan selamat dan penuh keberkatan dari Kami atasmu dan atas umat-umat (yang beriman) dari orang-orang yang bersamamu. Dan ada pula umat-umat yang Kami beri kesenangan pada mereka (dalam hehidupan dunia), kemudian mereka akan ditimpa azab yang pedih dari Kami. " (QS. Hud: 48)&lt;br /&gt;Berputarlah roda kehidupan dan datanglah janji Allah SWT. Setelah datangnya topan, tiada yang tersisa dari manusia di muka bumi kecuali orang-orang yang beriman. Tiada satu hati yang kafir pun berada di muka bumi dan setan mulai mengeluhkan pengangguran.&lt;br /&gt;Berlalulah tahun demi tahun, lalu matilah para orang tua dan anak-anak, dan datanglah anak dari anak-anak. Manusia lupa akan wasiat Nabi Nuh dan mereka kembali menyembah berhala. Manusia menyimpang dari penyembahan yang semata-mata untuk Allah SWT. Akhirnya, tipuan kuno berulang kembali. Para cucu kaum Nabi Nuh berkata: "Kita tidak ingin melupakan kakek kita yang Allah SWT selamatkan mereka dari topan."&lt;br /&gt;Oleh karena itu, mereka membuat patung-patung orang-orang yang selamat itu yang dapat mengingatkan mereka dengannya. Dan pengagungan ini semakin berkembang generasi demi generasi, namun akhimya penghormatan itu berubah menjadi penghambaan. Patung-patung itu berubah—dengan bisikan setan—menjadi tuhan selain Allah SWT. Dan bumi kembali mengeluhkan kegelapan. Lalu Allah SWT rnengutus junjungan kita Nabi Hud di tengah-tengah kaumnya.&lt;br /&gt;Al-Qur'an menyingkap ceritanya setelah diutusnya Nabi Hud untuk membawa agama kepada manusia. Nabi Hud berasal dari kabilah yang bernama 'Ad. Kabilah ini tinggal di suatu tempat yang bernama al-Ahqaf. la adalah padang pasir yang dipenuhi dengan gunung-gunung pasir dan tampak dari puncaknya lautan. Adapun tempat tinggal mereka berupa tenda-tenda besar dan mempuyai tiang-tiang yang kuat dan tinggi. Kaum 'Ad terkenal dengan kekuatan fisik di saat itu, dan mereka juga memiliki tubuh yang amat tinggi dan tegak sampai-sampai mereka mengatakan seperti yang dikutip oleh Al-Qur'an:&lt;br /&gt;"Mereka berkata: 'Siapakah yang lebih kuat daripada kami.'" (QS. Fushilat: 15)&lt;br /&gt;Tiada seorang pun di masa itu yang dapat menandingi kekuatan mereka. Meskipun mereka memiliki kebesaran tubuh, namun mereka memiliki akal yang gelap. Mereka menyembah berhala dan membelanya bahkan mereka siap berperang atas namanya. Mereka malah menuduh nabi mereka dan mengejeknya. Selama mereka menganggap bahwa kekuatan adalah hal yang patut dibanggakan, maka seharusnya mereka melihat bahwa Allah SWT yang menciptakan mereka lebih kuat dari mereka. Sayangnya, mereka tidak melihat selain kecongkakan mereka. Nabi Hud berkata kepada mereka:&lt;br /&gt;"Wahai kaumku, sembahlah Allah yang tiada tuhan lain bagi kalian selain-Nya. " (QS. Hud: 50)&lt;br /&gt;Itu adalah perkataan yang sama yang diucapkan oleh seluruh nabi dan rasul. Perkataan tersebut tidak pernah berubah, tidak pernah berkurang, dan tidak pernah dicabut kembali. Kaumnya bertanya kepadanya: "Apakah engkau ingin menjadi pemimpin bagi kami melalui dakwahmu ini? Imbalan apa yang engkau inginkan?" Nabi Hud memberitahu mereka bahwa ia hanya mengharapkan imbalan dari Allah SWT. Ia tidak menginginkan sesuatu pun dari mereka selain agar mereka menerangi akal mereka dengan cahaya kebenaran. Ia mengingatkan mereka tentang nikmat Allah SWT terhadap mereka. Bagaimana Dia menjadikan mereka sebagai khalifah setelah Nabi Nuh, bagaimana Dia memberi mereka kekuatan fisik, bagaimana Dia menempatkan mereka di bumi yang penuh dengan kebaikan, bagaimana Dia mengirim hujan lalu menghidupkan bumi dengannya.&lt;br /&gt;Kaum Hud membuat kerusakan dan mengira bahwa mereka orang-orang yang terkuat di muka bumi, sehingga mereka menampakkan kesombongan dan semakin menentang kebenaran. Mereka berkata kepada Nabi Hud: "Bagaimana engkau menuduh tuhan-tuhan kami yang kami mendapati ayah-ayah kami menyembahnya?" Nabi Hud menjawab: "Sungguh orang tua kalian telah berbuat kesalahan." Kaum Nabi Hud berkata: "Apakah engkau akan mengatakan wahai Hud bahwa setelah kami mad dan menjadi tanah yang beterbangan di udara, kita akan kembali hidup?" Nabi Hud menjawab: "Kalian akan kembali pada hari kiamat dan Allah SWT akan bertanya kepada masing-masing dari kalian tentang apa yang kalian lakukan."&lt;br /&gt;Setelah mendengar jawaban itu, meledaklah tertawa dari mereka. Alangkah anehnya pengakuan Hud, demikianlah orang-orang kafir berbisik di antara mereka. Manusia akan mati dan ketika mati jasadnya akan rusak dan ketika jasadnya rusak ia akan menjadi tanah kemudian akan dibawa oleh udara dan tanah itu akan beter¬bangan, lalu bagaimana semua ini akan kembali ke asalnya. "Kemu¬dian apa pengertian adanya hari kiamat? Mengapa orang-orang yang mati akan bangkit dari kematiannya?" Hud menerima pertanyaan-pertanyaan ini dengan kesabaran yang mulia. Kemudian ia mulai menerangkan pada kaumnya keadaan hari kiamat. Ia menjelaskan kepada mereka bahwa kepercayaan manusia kepada hari akhir adalah satu hal yang penting yang berhubungan dengan keadilan Allah SWT, sebagaimana ia juga sesuatu yang penting yang juga berhubungan dengan kehidupan manusia.&lt;br /&gt;Nabi Hud menerangkan kepada mereka sebagaimana apa yang diterangkan oleh semua nabi berkenaan dengan hari kiamat. Sesungguhnya hikmah sang Pencipta tidak menjadi sempurna dengan sekadar memulai penciptaan kemudian berakhirnya kehidupan para makhluk di muka bumi ini, lalu setelah itu tidak ada hal yang lain. Ini adalah masa tenggang yang pertama dari ujian. Dan ujian tidak selesai dengan hanya menyerahkan lembar jawaban. Harus juga disertai dengan koreksi terhadap lembar jawaban itu, memberi nilai, dan menjelaskan siapa yang berhasil dan siapa yang gagal.&lt;br /&gt;Manusia selama hidup di dunia tidak hanya mempunyai satu tindakan; ada yang berbuat kelaliman, ada yang membunuh, dan ada yang melampaui batas. Seringkali kita melihat orang-orang lalim pergi dengan bebas tanpa menjalani hukuman. Cukup banyak orang-orang yang jahat namun mereka mendapatkan fasilitas yang mewah dan mendapatkan penghormatan serta kekuasaan. Ke mana orang-orang yang teraniaya akan mengadu dan kepada siapa orang-orang yang menderita akan mengeluh?&lt;br /&gt;Logika keadilan menuntut adanya hari kiamat. Sesungguhnya kebaikan tidak selalu menang dalam kehidupan, bahkan terkadang pasukan kejahatan berhasil membunuh dan memperdaya para pejuang kebenaran. Lalu, apakah kejahatan ini berlalu begitu saja tanpa mendapatkan balasan? Sungguh suatu kelaliman besar terhampar seandainya kita menganggap bahwa hari kiamat tidak pernah terjadi. Allah SWT telah mengharamkan kelaliman atas diri-Nya sendiri, dan Dia pun mengharamkannya terjadi di antara hamba-hamba-Nya., maka adanya hari kiamat, hari perhitungan, hari pembalasan adalah sebagai bukti kesempurnaan dari keadilan Allah SWT. Sebab hari kiamat adalah hari di mana semua persoalan akan disingkap kembali di depan sang Pencipta dan akan di tinjau kembali, dan Allah SWT akan memutuskan hukum-Nya di dalam-nya. Inilah kepentingan pertama tentang hari kiamat yang berhubungan langsung dengan keadilan Allah SWT.&lt;br /&gt;Ada kepentingan lain berkenaan dengan hari kiamat, yang berhubungan dengan perilaku manusia sendiri. Bahwa keyakinan dengan adanya hari akhir, mempercayai hari kebangkitan, perhitungan amal, penerimaan pahala dan siksa, dan kemudian masuk surga atau neraka adalah perkara-perkara yang langsung berkenaan dengan perilaku manusia, di mana konsentrasi manusia dan had mereka akan tertuju dengan alam lain setelah alam ini. Oleh karena itu, mereka tidak akan terbelenggu oleh kenikmatan dunia, kerakusan kepadanya, dan egoisme untuk menguasinya. Mereka tidak perlu gelisah saat mereka tidak berhasil melihat balasan usaha mereka dalam umur mereka yang pendek dan terbatas. Dengan demikian, manusia semakin meninggi dari tanah yang menjadi asal penciptaannya ke roh yang ditiupkan oleh Tuhannya.&lt;br /&gt;Barangkali persimpangan jalan antara tunduk terhadap imajinasi dunia, nilai-nilainya, dan pertimbangan-pertimbangannya dan ketergantungan dengan nilai-nilai Allah SWT yang tinggi dapat terwujud dengan adanya keimanan terhadap hari kiamat. Nabi Hud telah membicarakan semua ini dan mereka telah mendengarkannya namun mereka mendustakannya. Allah SWT menceritakan sikap kaum itu terhadap hari kiamat:&lt;br /&gt;"Dan berkatalah pemuka-pemuka yang kafir di antara kaumnya dan yang mendustakan pertemuan dengan hari kiamat (kelak) dan yang telah Kami mewahkan mereka dalam kehidupan dunia: 'Orang ini tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, dia, makan dari apa yang kamu, makan, dan meminum dari apa yang kamu minum. Dan sesungguhnya jika kamu sekalian menaati manusia yang seperti kamu, niscaya bila demikian itu, kamu benar-benar menjadi orang-orang yang merugi. Apakah ia menjanjikan kepada kamu sekalian, bahwa bila kamu telah mati dan telah menjadi tanah dan tulang belulang, kamu sesungguhnya akan dikeluarkan (dari kuburmu)?, jauh, jauh sekali (dari kebenaran) apa yang diancamkan kepadamu itu, kehidupan tidak lain hanyalah kehidupan kita di dunia ini, kita mati dan hidup dan sekali-kali tidak akan dibangkitkan lagi. " (QS. al-Mu`minun: 33-37)&lt;br /&gt;Demikianlah kaum Nabi Hud mendustakan nabinya. Mereka berkata kepadanya: "Tidak mungkin, tidak mungkin." Mereka keheranan ketika mendengar bahwa Allah SWT akan membangkitkan orang-orang yang ada dalam kuburan. Mereka bingung ketika dibe-ritahu bahwa Allah SWT akan mengembalikan penciptaan manusia setelah ia berubah menjadi tanah, meskipun Dia telah menciptakannya sebelumnya juga dari tanah. Seharusnya para pendusta hari kebangkitan itu merasa bahwa mengembalikan penciptaan manusia dari tanah dan tulang lebih mudah dari penciptaannya pertama kali. Bukankah Allah SWT telah menciptakan semua makhluk, maka kesulitan apa yang ditemui-Nya dalam mengembalikannya. Kesulit¬an itu disesuaikan dengan tolok ukur manusia yang tersembunyi dalam ciptaan., maka tolok ukur manusia tersebut tidak dapat diterapkan kepada Allah SWT. Karena Dia tidak mengenal kesulitan atau kemudahan. Ketika Dia ingin membuat sesuatu, maka Dia hanya sekadar mengeluarkan perintah:&lt;br /&gt;"Allah Pencipta langit dan bumi, dan bila Dia berkehendak (untuk menciptakan) sesuatu, maka (cukuplah) Dia hanya mengatakan kepa¬danya: "Jadilah."Lalu jadilah ia." (QS. al-Baqarah: 117)&lt;br /&gt;Kita juga memperhatikan firman-Nya:&lt;br /&gt;"Dan berkatalah pemuka-pemuka yang kafir di antara kaumnya." (QS. al-Mu^minun: 33)&lt;br /&gt;Al-Mala' ialah para pembesar (ar-Ruasa'). Mereka dinamakan al-Mala' karena mereka suka berbicara dan mereka mempunyai kepentingan dalam kesinambungan situasi yang tidak sehat. Kita akan menyaksikan mereka dalam setiap kisah para nabi. Kita akan melihat para pembesar kaum, orang-orang kaya di antara mereka, dan orang-orang elit di antara mereka yang menentang para nabi. Allah SWT menggambarkan mereka dalam firman-Nya:&lt;br /&gt;"Dan yang telah Kami mewahkan mereka dalam kehidupan dunia. " (QS. al-Mukminun: 33)&lt;br /&gt;Karena pengaruh kekayaan dan kemewahan hidup, lahirlah keinginan untuk meneruskan kepentingan-kepentingan khusus, dan dari pengaruh kekayaan dan kekuasaan, muncullah sikap sombong. Para pembesar itu menoleh kepada kaumnya sambil bertanya-tanya: "Tidakkah nabi ini manusia biasa seperti kita, ia memakan dari apa yang kita, makan, dan meminum dari apa yang kita minum? Bahkan barangkali karena kemiskinannya, ia sedikit, makan dari apa yang kita, makan dan ia minum, menggunakan gelas-gelas yang kotor sementara kita minum dari gelas-gelas yang terbuat dari emas dan perak., maka bagaimana ia mengaku berada dalam kebenaran dan kita dalam kebatilan? Ini adalah manusia biasa, maka bagaimana kita menaati manusia biasa seperti kita? Kemudian, mengapa Allah SWT memilih manusia di antara kita untuk mendapatkan wahyu-Nya?"&lt;br /&gt;Para pembesar kaum Nabi Hud berkata: "Bukankah hal yang aneh ketika Allah SWT memilih manusia biasa di antara kita untuk menerima wahyu dari-Nya?" Nabi Hud balik bertanya: "Apa keanehan dalam hal itu? Sesungguhnya Allah SWT mencintai kalian dan oleh karenanya Dia mengutus aku kepada kalian untuk mengingatkan kalian. Sesungguhnya perahu Nuh dan kisah Nuh tidak jauh dari ingatan kalian. Janganlah kalian melupakan apa yang telah terjadi. Orang-orang yang menentang Allah SWT telah dihancurkan dan begitu juga orang-orang yang akan mengingkari-Nya pun akan dihancurkan, sekuat apa pun mereka." Para pembesar kaum berkata: "Siapakah yang dapat menghancurkan kami wahai Hud?" Nabi Hud menjawab: "Allah SWT."&lt;br /&gt;Orang-orang kafir dari kaum Nabi Hud berkata: "Tuhan-tuhan kami akan menyelamatkan kami." Nabi Hud memberitahu mereka, bahwa tuhan-tuhan yang mereka sembah ini dengan maksud untuk mendekatkan mereka kepada Allah SWT pada hakikatnya justru menjauhkan mereka dari-Nya. Ia menjelaskan kepada mere¬ka bahwa hanya Allah SWT yang dapat menyelamatkan manusia, sedangkan kekuatan lain di bumi tidak dapat mendatangkan mudarat dan manfaat.&lt;br /&gt;Pertarungan antara Nabi Hud dan kaumnya semakin seru. Dan setiap kali pertarungan berlanjut dan hari berlalu, kaum Nabi Hud meningkatkan kesombongan, pembangkangan, dan pendustaan kepada nabi mereka. Mereka mulai menuduh Nabi Hud sebagai seorang idiot dan gila. Pada suatu hari mereka berkata kepadanya: "Sekarang kami memahami rahasia kegilaanmu. Sesungguhnya engkau menghina tuhan kami dan tuhan kami telah marah kepadamu, dan karena kemarahannya engkau menjadi gila." Allah SWT menceritakan apa yang mereka katakan dalam firman-Nya:&lt;br /&gt;"Kaum 'Ad berkata: 'Hai Hud, kamu tidak mendatangkan kepada kami suatu bukti yang nyata, dan kami sekali-kali tidak akan meninggalkan sembahan-sembahan kami karena perkataanmu, dan kami sekali-kali tidak akan mempercayai kamu. Kami tidak mengatakan melainkan bahwa sebagian sembahan kami telah menimpakan penyakit gila atas dirimu. " (QS. Hud: 53-54)&lt;br /&gt;Sampai pada batas inilah penyimpangan itu telah terjadi pada diri mereka, sampai pada batas bahwa mereka menganggap, bahwa Nabi Hud telah mengigau karena salah satu tuhan mereka telah murka kepadanya sehingga ia terkena sesuatu penyakit gila. Nabi Hud tidak membiarkan anggapan mereka bahwa ia gila dan mengigau, naniun ia tidak bersikap emosi tetapi ia menunjukkan sikap tegas ketika mereka mengatakan: "Dan kami sekali-kali tidak akan meninggalkan sembahan-sembahan kami karena perkataanmu, dan kami sekali-kali tidak akan mempercayai kamu. "&lt;br /&gt;Setelah tantangan ini tiada lain bagi Nabi Hud kecuali memberikan tantangan yang sama. Nabi Hud hanya pasrah kepada Allah SWT. Nabi Hud hanya memberikan peringatan dan ancaman terhadap orang-orang yang mendustakan dakwahnya. Nabi Hud berkata:&lt;br /&gt;"Sesungguhnya aku jadikan Allah sebagai saksiku dan saksikanlah olehmu bahwa Sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan dari selain-Nya. Sebab itu, jalankanlah tipu dayamu semuanya terhadapku dan janganlah karnu memberi tangguh kepadaku. Sesungguhnya aku bertawakal kepada Allah, Tuhanku dan Tuhanmu. Tidak ada suatu binatang melata pun melainkan Dialah yang memegang ubun-ubunnya. Sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus. Jika kamu berpaling, maka sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu apa (amanat) yang aku diutus (untuk menyampaikan)nya kepadamu. Dan Tuhanku akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain (dari) kamu; dan kamu tidak dapat membuat mudarat kepada-Nya sedikit pun. Sesungguhnya Tuhanku adalah Maha Pemelihara segala sesuatu. " (QS. Hud: 54-57)&lt;br /&gt;Manusia akan merasa keheranan terhadap perlawanan kepada kebenaran ini. Seorang lelaki menghadapi kaum yang kasar dan keras kepala serta bodoh. Mereka menganggap bahwa berhala-berhala dari batu dapat memberikan gangguan. Manusia sendiri rnampu menentang para tiran dan melumpuhkan keyakinan mereka, serta berlepas diri dari mereka dan dari tuhan mereka. Bahkan ia siap menentang mereka dan menghadapi segala bentuk, makar mereka. Ia pun siap berperang dengan mereka dan bertawakal kepada Allah SWT. Allah-lah yang Maha Kuat dan Maha Benar. Dia-lah yang menguasai setiap makhluk di muka bumi, baik berupa binatang, manusia, maupun makhluk lain. Tidak ada sesuatu pun yang dapat melemahkan Allah SWT.&lt;br /&gt;Dengan keimanan kepada Allah SWT dan dengan kepercayaan pada janji-Nya serta merasa tenang dengan pertolongan-Nya, Nabi Hud menyeru orang-orang kaflr dari kaumnya. Nabi Hud melakukan yang demikian itu meskipun ia sendirian dan merasakan kelemahan karena ia mendapatkan keamanan yang hakiki dari Allah SWT. Dalam pembicaraannya, Nabi Hud menjelaskan kepada kaumnya bahwa ia melaksanakan amanat dan menyampaikan agama. Jika mereka mengingkari dakwahnya, niscaya Allah SWT akan mengganti mereka dengan kaum selain mereka. Yang demi¬kian ini berarti bahwa mereka sedang menunggu azab. Demikianlah Nabi Hud menjelaskan kepada mereka, bahwa ia berlepas diri dari mereka dan dari tuhan mereka. la bertawakal kepada Allah SWT yang menciptakannya.&lt;br /&gt;Ia mengetahui bahwa siksa akan turun di antara para pengikutnya yang menentang. Beginilah hukum kehidupan di mana Allah SWT menyiksa orang-orang kafir meskipun mereka sangat kuat atau sangat kaya. Nabi Hud dan kaumnya menunggu janji Allah SWT. Kemudian terjadilah masa kering di muka bumi di mana langit tidak lagi menurunkan hujan. Matahari menyengat sangat kuat hingga laksana percikan-percikan api yang menimpa kepala manusia.&lt;br /&gt;Kaum Nabi Hud segera menuju kepadanya dan bertanya: "Mengapa terjadi kekeringan ini wahai Hud?" Nabi Hud berkata: "Sesungguhnya Allah SWT murka kepada kalian. Jika kalian beriman, maka Allah SWT akan rela terhadap kalian dan menurunkan hujan serta menambah kekuatan kalian." Namun kaum Nabi Hud justru mengejeknya dan malah semakin menentangnya., maka masa kekeringan semakin meningkat dan menguningkan pohon-pohon yang hijau dan matilah tanaman-tanaman.&lt;br /&gt;Lalu datanglah suatu hari di mana terdapat awan besar yang menyelimuti langit. Kaum Nabi Hud begitu gembira dan mereka keluar dari rumah mereka sambil berkata: "Hari ini kita akan dituruni hujan." Tiba-tiba udara berubah yang tadinya sangat kering dan panas kini menjadi sangat dingin. Angin mulai bertiup dengan kencang. Semua benda menjadi bergoyang. Angin terus-menerus bertiup malam demi malam, dan hari demi hari. Setiap saat rasa dingin bertambah.&lt;br /&gt;Kaum Nabi Hud mulai berlari. Mereka segera menuju ke tenda dan bersembunyi di dalamnya. Angin semakin bertiup dengan kencang dan menghancurkan tenda. Angin menghancurkan pakaian dan menghancurkan kulit. Setiap kali angin bertiup, ia menghan¬curkan dan membunuh apa saja yang di depannya. Angin bertiup selama tujuh malam dan delapan hari dengan mengancam kehidupan dunia. Kemudian angin berhenti dengan izin Tuhannya.&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Maka tatkala mereka melihat azab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka, berkatalah mereka: 'Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kami.' (Bukan)! Bahkan itulah azab yang kamu minta supaya datang dengan segera (yaitu) angin yang mengandung azab yang pedih, yang menghancurkan segala sesuatu dengan perintah Tuhannya." (QS. al-Ahqaf: 24-25) "Yang Allah menimpakan angin itu kepada mereka selama tujuh malam dan delapan hari terus-menerus;, maka kamu lihat kaum 'Ad pada waktu itu mati bergelimpangan seakan-akan mereka tunggul-tunggul pohon kurma yang telah kosong (lapuk). " (QS. al-Haqqah: 7)&lt;br /&gt;Tiada yang tersisa dari kaum Nabi Hud kecuali pohon-pohon kurma yang lapuk. Nabi Hud dan orang-orang yang beriman kepadanya selamat sedangkan orang-orang yang menentangnya binasa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-1823465760365405533?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/1823465760365405533/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/05/kisah-riwayat-nabi-hud-as.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/1823465760365405533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/1823465760365405533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/05/kisah-riwayat-nabi-hud-as.html' title='Kisah / riwayat nabi HUD as'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-4040481768213933551</id><published>2010-05-13T04:58:00.000-07:00</published><updated>2010-05-13T05:06:01.641-07:00</updated><title type='text'>Kisah / riwayat nabi NUH as</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berlalulah beberapa tahun dari kematian Nabi Adam. Bunga-bunga berguguran di sekitar kuburannya dan pohon-pohon dan batu-batuan tampak tidak bergairah. Banyak hal berubah di muka bumi. Dan sesuai dengan hukum umum, terjadilah kealpaan terhadap wasiat Nabi Adam. Kesalahan yang dahulu kembali terulang. Kesalahan dalam bentuk kelupaan, meskipun kali ini terulang secara berbeda.&lt;br /&gt;Sebelum lahirnya kaum Nabi Nuh, telah hidup lima orang saleh dari kakek-kakek kaum Nabi Nuh. Mereka hidup selama beberapa zaman kemudian mereka mati. Nama-nama mereka adalah Wadd, Suwa', Yaghuts, Ya'uq dan Nasr. Setelah kematian mereka, orang-orang membuat patung-patung dari mereka, dalam rangka menghormati mereka dan sebagai peringatan terhadap mereka. Kemu¬dian berlalulah waktu, lalu orang-orang yang memahat patung itu mati. Lalu datanglah anak-anak mereka, kemudian anak-anak itu mati, dan datanglah cucu-cucu mereka. Kemudian timbullah berbagai dongeng dan khurafat yang membelenggu akal manusia di mana disebutkan bahwa patung-patung itu memiliki kekuatan khusus.&lt;br /&gt;Di sinilah iblis memanfaatkan kesempatan, dan ia membisikkan kepada manusia bahwa berhala-berhala tersebut adalah Tuhan yang dapat mendatangkan manfaat dan menolak bahaya sehingga akhirnya manusia menyembah berhala-berhala itu. Kami tidak mengetahui sumber yang terpercaya berkenaan dengan bagaimana bentuk kehidupan ketika penyembahan terhadap berhala dimulai di bumi, namun kami mengetahui hukum umum yang tidak pernah berubah ketika manusia mulai cenderung kepada syirik. Dalam situasi seperti itu, kejahatan akan memenuhi bumi dan akal manusia akan kalah, serta akan meningkatnya kelaliman dan banyaknya orang-orang yang teraniaya. Yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Alhasil, kehidupan manusia semuanya akan berubah menjadi neraka Jahim. Situasi demikian ini pasti terjadi ketika manusia menyembah selain Allah SWT, baik yang disembah itu berhala dari batu, anak sapi dari emas, penguasa dari manusia, sistem dari berbagai sistem, mazhab dari berbagai mazhab, atau kuburan seorang wali. Sebab satu-satunya yang menjamin persamaan di antara manusia adalah, saat mereka hanya menyembah Allah SWT dan saat Dia diakui sebagai Pencipta mereka dan yang membuat undang-undang bagi mereka. Tetapi saat jaminan ini hilang lalu ada seorang yang mengklaim, atau ada sistem yang mengklaim memiliki wewenang ketuhanan maka manusia akan binasa dan akan hilanglah kebebasan mereka sepenuhnya.&lt;br /&gt;Penyembahan kepada selain Allah SWT bukan hanya sebagai sebuah tragedi yang dapat menghilangkan kebebasan, namun pengaruh buruknya dapat merembet ke akal manusia dan dapat mengotorinya. Sebab, Allah SWT menciptakan manusia agar dapat mengenal-Nya dan menjadikan akalnya sebagai permata yang bertujuan untuk memperoleh ilmu. Dan ilmu yang paling penting adalah kesadaran bahwa Allah SWT semata sebagai Pencipta, dan selain-Nya adalah makhluk. Ini adalah poin penting dan dasar pertama yang harus ada sehingga manusia sukses sebagai khalifah di muka bumi.&lt;br /&gt;Ketika akal manusia kehilangan potensinya dan berpaling ke selain Allah SWT maka manusia akan tertimpa kesalahan. Terkadang seseorang mengalami kemajuan secara materi karena ia berhasil melalui jalan-jalan kemajuan, meskipun ia tidak beriman kepada Allah SWT, namun kemajuan materi ini yang tidak disertai dengan pengenalan kepada Allah SWT akan menjadi siksa yang lebih keras daripada siksaan apa pun, karena ia pada akhirnya akan menghancurkan manusia itu sendiri. Ketika manusia menyembah selain Allah SWT maka akan meningkatlah penderitaan kehidupan dan kefakiran manusia. Terdapat hubungan kuat antara kehinaan manusia dan kefakiran mereka, serta tidak berimannya mereka kepada Allah. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Seandainya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi. " (QS. al-A'raf: 96)&lt;br /&gt;Demikianlah, bahwa kufur kepada Allah SWT atau syirik kepada-Nya akan menyebabkan hilangnya kebebasan dan hancurnya akal serta meningkatnya kefakiran, serta kosongnya kehidupan dari tujuan yang mulia. Dalam situasi seperti ini, Allah SWT mengutus Nuh untuk membawa ajaran-Nya kepada kaumnya. Nabi Nuh adalah seorang hamba yang akalnya tidak terpengaruh oleh polusi kolektif, yang menyembah selain Allah SWT. Allah SWT memilih hamba-Nya Nuh dan mengutusnya di tengah-tengah kaumnya.&lt;br /&gt;Nuh membuat revolusi pemikiran. Ia berada di puncak kemuliaan dan kecerdasan. Ia merupakan manusia terbesar di zamannya. Ia bukan seorang raja di tengah-tengah kaumnya, bukan penguasa mereka, dan bukan juga orang yang paling kaya di antara mereka. Kita mengetahui bahwa kebesaran tidak selalu berhubungan dengan kerajaan, kekayaan, dan kekuasaan. Tiga hal tersebut biasanya dimiliki oleh jiwa-jiwa yang hina. Namun kebesaran terletak pada kebersihan hati, kesucian nurani, dan kemampuan akal untuk mengubah kehidupan di sekitarnya. Nabi Nuh memiliki semua itu, bahkan lebih dari itu. Nabi Nuh adalah manusia yang mengingat dengan baik perjanjian Allah SWT dengan Nabi Adam dan anak-anaknya, ketika Dia menciptakan mereka di alam atom. Berdasarkan fitrah, ia beriman kepada Allah SWT sebelum pengutusannya pada manusia. Dan semua nabi beriman kepada Allah SWT sebe¬lum mereka diutus. Di antara mereka ada yang "mencari" Allah SWT seperti Nabi Ibrahim, ada juga di antara mereka yang beriman kepada-Nya dari lubuk hati yang paling dalam, seperti Nabi Musa, dan di antara mereka juga ada yang beribadah kepada-Nya dan menyendiri di gua Hira, seperti Nabi Muhammad saw.&lt;br /&gt;Terdapat sebab lain berkenaan dengan kebesaran Nabi Nuh. Ketika ia bangun, tidur, makan, minum, atau mengenakan pakaian, masuk atau keluar, ia selalu bersyukur kepada Allah SWT dan memuji-Nya, serta mengingat nikmat-Nya dan selalu bersyukur kepada-Nya. Oleh karena itu, Allah SWT berkata tentang Nuh:&lt;br /&gt;"Sesungguhnya dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur." (QS. al-Isra': 3)&lt;br /&gt;Allah SWT memilih hamba-Nya yang bersyukur dan mengutusnya sebagai nabi pada kaumnya. Nabi Nuh keluar menuju kaumnya dan memulai dakwahnya:&lt;br /&gt;"Wahai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar. " (QS. al-A'raf: 59)&lt;br /&gt;Dengan kalimat yang singkat tersebut, Nabi Nuh meletakkan hakikat ketuhanan kepada kaumnya dan hakikat hari kebangkitan. Di sana hanya ada satu Pencipta yang berhak disembah. Di sana terdapat kematian, kemudian kebangkitan kemudian hari kiamat. Hari yang besar yang di dalamnya terdapat siksaan yang besar.&lt;br /&gt;Nabi Nuh menjelaskan kepada kaumnya bahwa mustahil terdapat selain Allah Yang Maha Esa sebagai Pencipta. Ia memberikan pengertian kepada mereka, bahwa setan telah lama menipu mereka dan telah tiba waktunya untuk menghentikan tipuan ini. Nuh menyampaikan kepada mereka, bahwa Allah SWT telah memuliakan manusia: Dia telah menciptakan mereka, memberi mereka rezeki, dan menganugerahi akal kepada mereka. Manusia mendengarkan dakwahnya dengan penuh kekhusukan. Dakwah Nabi Nuh cukup mengguncangkan jiwa mereka. Laksana tembok yang akan roboh yang saat itu di situ ada seorang yang tertidur dan engkau meng-goyang tubuhnya agar ia bangun. Barangkali ia akan takut dan ia marah meskipun engkau bertujuan untuk menyelamatkannya.&lt;br /&gt;Akar-akar kejahatan yang ada di bumi mendengar dan merasakan ketakutan. Pilar-pilar kebencian terancam dengan cinta ini yang dibawa oleh Nabi Nuh. Setelah mendengar dakwah Nabi Nuh, kaumnya terpecah menjadi dua kelompok: Kelompok orang-orang lemah, orang-orang fakir, dan orang-orang yang menderita, di mana mereka merasa dilindungi dengan dakwah Nabi Nuh, sedangkan kelompok yang kedua adalah kelompok orang-orang kaya, orang-orang kuat, dan para penguasa di mana mereka menghadapi dakwah Nabi Nuh dengan penuh keraguan. Bahkan ketika mereka mempunyai kesempatan, mereka mulai melancarkan serangan untuk melawan Nabi Nuh. Mula-mula mereka menuduh bahwa Nabi Nuh adalah manusia biasa seperti mereka:&lt;br /&gt;"Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya: 'Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami.'" (QS. Hud: 27)&lt;br /&gt;Dalam tafsir al-Quturbi disebutkan: "Masyarakat yang menentang dakwahnya adalah para pembesar dari kaumnya. Mereka dikatakan al-Mala' karena mereka seringkali berkata. Misalnya mereka berkata kepada Nabi Nuh: "Wahai Nuh, engkau adalah manusia biasa." Padahal Nabi Nuh juga mengatakan bahwa ia memang manusia biasa. Allah SWT mengutus seorang rasul dari manusia ke bumi karena bumi dihuni oleh manusia. Seandainya bumi dihuni oleh para malaikat niscaya Allah SWT mengutus seorang rasul dari malaikat.&lt;br /&gt;Berlanjutlah peperangan antara orang-orang kafir dan Nabi Nuh. Mula-mula, rezim penguasa menganggap bahwa dakwah Nabi Nuh akan mati dengan sendirinya, namun ketika mereka melihat bahwa dakwahnya menarik perhatian orang-orang fakir, orang-orang lemah, dan pekerja-pekerja sederhana, mereka mulai menyerang Nabi Nuh dari sisi ini. Mereka menyerangnya melalui pengikutnya dan mereka berkata kepadanya: "Tiada yang mengikutimu selain orang-orang fakir dan orang-orang lemah serta orang-orang hina."&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, (dia berkata): 'Sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang nyata bagi kamu, agar kamu tidak menyembah selain Allah. Sesung¬guhnya aku khawatir kamu akan ditimpa azab (pada) hari yang sangat menyedihkan. Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya: 'Kami tidak melihat kamu, melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikutimu, melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apa pun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang berdusta. " (QS. Hud: 25-27)&lt;br /&gt;Demikianlah telah berkecamuk pertarungan antara Nabi Nuh dan para bangsawan dari kaumnya. Orang-orang yang kafir itu menggunakan dalih persamaan dan mereka berkata kepada Nabi Nuh: "Dengarkan wahai Nuh, jika engkau ingin kami beriman kepadamu maka usirlah orang-orang yang beriman kepadamu. Sesungguhnya mereka itu orang-orang yang lemah dan orang-orang yang fakir, sementara kami adalah kaum bangsawan dan orang-orang kaya di antara mereka. Dan mustahil engkau menggabungkan kami bersama mereka dalam satu dakwah (majelis)." Nabi Nuh mendengarkan apa yang dikatakan oleh orang-orang kafir dari kaumnya. la mengetahui bahwa mereka menentang. Meskipun demikian, ia menjawabnya dengan baik. Ia memberitahukan kepada kaumnya bahwa ia tidak dapat mengusir orang-orang mukmin, karena mereka bukanlah tamu-tamunya namun mereka adalah tamu-tamu Allah SWT. Rahmat bukan terletak dalam rumahnya di mana masuk di dalamnya orang-orang yang dikehendakinya dan terusir darinya orang-orang yang dikehendakinya, tetapi rahmat terletak dalam rumah Allah SWT di mana Dia menerima siapa saja yang dikehendaki-Nya di dalamnya. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Berkata Nuh: 'Hai kaumku, bagaimana pikiranmu, jika aku mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku, dan diberinya aku rahmat dari sisi-Nya, tetapi rahmat itu disamarkan bagimu. Apa akan kami paksakankah kamu menerimanya, padahal kamu tidak menyukainya? Dan (dia berkata): 'Hai kaumku, aku tidak meminta harta benda kepada kamu (sebagai upah) bagi seruanku. Upahku hanyalah dari Allah dan aku sekali-kali tidak akan mengusir orang-orang yang telah beriman. Sesungguhnya mereka akan bertemu dengan Tuhannya, akan tetapi aku memandangmu suatu kaum yang tidak mengetahui.' Dan (dia berkata): 'Hai kaumku, siapakah yang dapat menolongku dari (azab) Allah jika aku mengusir mereka. Maka tidakkan kamu mengambil pelajaran?' Dan aku tidak mengatakan kepada kamu (bahwa): 'Aku mempunyai gudang-gudang rezeki dan kekayaan dari Allah, dan aku tidak mengetahui hal yang gaib, dan tidak pula aku mengatakan: 'Sesungguhnya aku adalah malaikat,' dan tidak juga aku mengatakan kepada orang-orang yang dipandang hina oleh penglihatanmu: 'Sekali-kali Allah tidak akan mendatangkan kebaikan kepada mereka. Allah lebih mengetahui apa yang ada pada mereka. Sesungguhnya aku kalau begitu benar-benar termasuk orang-orang yang lalim.'" (QS. Hud: 28-31)&lt;br /&gt;Nuh mematahkan semua argumentasi orang-orang kafir dengan logika para nabi yang mulia. Yaitu, logika pemikiran yang sunyi dari kesombongan pribadi dan kepentingan-kepentingan khusus. Nabi Nuh berkata kepada mereka bahwa Allah SWT telah memberinya agama, kenabian, dan rahmat. Sedangkan mereka tidak melihat apa yang diberikan Allah SWT kepadanya. Selanjutnya, ia tidak memaksakan mereka untuk mempercayai apa yang disampaikannya saat mereka membenci. Kalimat tauhid (tiada Tuhan selain Allah) tidak dapat dipaksakan atas seseorang. Ia memberitahukan kepada mereka bahwa ia tidak meminta imbalan dari mereka atas dakwahnya. Ia tidak meminta harta dari mereka sehingga memberatkan mereka. Sesungguhnya ia hanya mengharapkan pahala (imbalan) dari Allah SWT. Allahlah yang memberi pahala kepadanya. Nabi Nuh menerangkan kepada mereka bahwa ia tidak dapat mengusir orang-orang yang beriman kepada Allah SWT. Meskipun sebagai Nabi, ia memiliki keterbatasan dan keterbatasan itu adalah tidak diberikannya hak baginya untuk mengusir orang-orang yang beriman karena dua alasan. Bahwa mereka akan bertemu dengan Alllah SWT dalam keadaan beriman kepada-Nya, maka bagaimana ia akan mengusir orang yang beriman kepada Allah SWT, kemudian seandainya ia mengusir mereka, maka mereka akan menentangnya di hadapan Allah SWT. Ini berakibat pada pemberian pahala dari Allah SWT atas keimanan mereka dan balasan-Nya atas siapa pun yang mengusir mereka. Maka siapakah yang dapat menolong Nabi Nuh dari siksa Allah SWT seandainya ia mengusir me¬reka?&lt;br /&gt;Demikianlah Nabi Nuh menunjukkan bahwa permintaan kaumnya agar ia mengusir orang-orang mukmin adalah tindakan bodoh dari mereka. Nabi Nuh kembali menyatakan bahwa ia tidak dapat melakukan sesuatu yang di luar wewenangnya, dan ia memberitahu mereka akan kerendahannya dan kepatuhannya kepada Allah SWT. Ia tidak dapat melakukan sesuatu yang merupakan bagian dari kekuasaan Allah SWT, yaitu pemberian nikmat-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang dikehendaki-Nya. Ia tidak mengetahui ilmu gaib, karena ilmu gaib hanya khusus dimiliki oleh Allah SWT. Ia juga memberitahukan kepada mereka bahwa ia bukan seorang raja, yakni kedudukannya bukan seperti kedudukan para malaikat. Sebagian ulama berargumentasi dari ayat ini bahwa para malaikat lebih utama dari pada para nabi (silakan melihat tafsir Qurthubi).&lt;br /&gt;Nabi Nuh berkata kepada mereka: "Sesungguhnya orang-orang yang kalian pandang sebelah mata, dan kalian hina dari orang-orang mukmin yang kalian remehkan itu, sesungguhnya pahala mereka itu tidak sirna dan tidak berkurang dengan adanya penghinaan kalian terhadap mereka. Sungguh Allah SWT lebih tahu terhadap apa yang ada dalam diri mereka. Dialah yang membalas amal mereka. Sungguh aku telah menganiaya diriku sendiri seandainya aku mengatakan bahwa Allah tidak memberikan kebaikan kepada mereka."&lt;br /&gt;Kemudian rezim penguasa mulai bosan dengan debat ini yang disampaikan oleh Nabi Nuh. Allah SWT menceritakan sikap mereka terhadap Nabi Nuh dalam flrman-Nya:&lt;br /&gt;"Mereka berkata: 'Hai Nuh, sesungguhnya kamu telah berbantah dengan kami, dan kamu telah memperpanjang bantahanmu terhadap kami, maka datangkanlah kepada kami azab yang kamu ancamkan kepada kami, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.' Nuh menjawab: 'Hanyalah Allah yang akan mendatangkan azab itu kepadamu jika Dia menghendaki, dan kamu sekali-kali tidak dapat melepaskan diri. Dan tidaklah bermanfaat kepadamu nasihatku jika aku hendak memberi nasihat kepada kamu, sekiranya Allah hendak menyesatkan kamu. Dia adalah Tuhanmu, dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan. " (QS. Hud: 32-34)&lt;br /&gt;Nabi Nuh menambahkan bahwa mereka tersesat dari jalan Allah SWT. Allahlah yang menjadi sebab terjadinya segala sesuatu, namun mereka memperoleh kesesatan disebabkan oleh ikhtiar mereka dan kebebasan mereka serta keinginan mereka. Dahulu iblis berkata:&lt;br /&gt;"Karena Engkau telah menghukum saya tersesat..." (QS. al-A'raf: 16)&lt;br /&gt;Secara zahir tampak bahwa makna ungkapan itu berarti Allahlah yang menyesatkannya, padahal hakikatnya adalah bahwa Allah SWT telah memberinya kebebasan dan kemudian Dia akan meminta pertanggungjawabannya. Kita tidak sependapat dengan pandangan al-Qadhariyah, al-Mu'tazilah, dan Imamiyah. Mereka berpendapat bahwa keinginan manusia cukup sebagai kekuatan untuk melakukan perbuatannya, baik berupa ketaatan maupun kemaksiatan. Karena bagi mereka, manusia adalah pencipta per¬buatannya. Dalam hal itu, ia tidak membutuhkan Tuhannya. Kami tidak mengambil pendapat mereka secara mutlak. Kami berpen¬dapat bahwa manusia memang menciptakan perbuatannya namun ia membutuhkan bantuan Tuhannya dalam melakukannya[1].&lt;br /&gt;Alhasil, Allah SWT mengerahkan setiap makhluk sesuai dengan arah penciptaannya, baik pengarahann itu menuju kebaikan atau keburukan. Ini termasuk kebebasan sepenuhnya. Manusia memilih dengan kebebasannya kemudian Allah SWT mengerahkan jalan menuju pilihannya itu. Iblis memilih jalan kesesatan maka Allah SWT mengerahkan jalan kesesatan itu padanya, sedangkan orang-orang kafir dari kaum Nabi Nuh memilih jalan yang sama maka Allah pun mengerahkan jalan itu pada mereka.&lt;br /&gt;Peperangan pun berlanjut, dan perdebatan antara orang-orang kafir dan Nabi Nuh semakin melebar, sehingga ketika argumentasi-argumentasi mereka terpatahkan dan mereka tidak dapat mengatakan sesuatu yang pantas, mereka mulai keluar dari batas-batas adab dan berani mengejek Nabi Allah.&lt;br /&gt;"Pemuka-pemuka dari kaumnya berkata: 'Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata." (QS. al-A'raf: 60)&lt;br /&gt;Nabi Nuh menjawab dengan menggunakan sopan-santun para nabi yang agung.&lt;br /&gt;"Nuh menjawab: 'Hai kaumku, tak ada padaku kesesatan sedikit pun tetapi aku adalah utusan dari Tuhan semesta alam. Aku sampaikan kepadamu amanat-amanat Tuhanku dan aku memberi nasihat kepadamu, dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui." (QS. al-A'raf: 61-62)&lt;br /&gt;Nabi Nuh tetap melanjutkan dakwah di tengah-tengah kaumnya, waktu demi waktu, hari demi hari, dan tahun demi tahun. Berlalulah masa yang panjang itu, namun Nabi Nuh tetap menga¬jak kaumnya. Nabi Nuh berdakwah kepada mereka siang malam, dengan sembunyi-sembunyi dan terang-terangan, bahkan ia pun memberikan contoh-contoh pada mereka. Ia menjelaskan kepada mereka tanda-tanda kebesaran Allah SWT dan kekuasaan-Nya di dunia. Namun setiap kali ia mengajak mereka untuk menyembah Allah SWT, mereka lari darinya, dan setiap kali ia mengajak mereka agar Allah SWT mengampuni mereka, mereka meletakkan jari-jari mereka di telinga-telinga mereka dan mereka menampakkan kesombongan di depan kebenaran. Allah SWT menceritakan apa yang dialami oleh Nabi Nuh dalam firman-Nya:&lt;br /&gt;"Nuh berkata: 'Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang, maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran). Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya dan menutupkan bajunya (ke mukanya) dan mereka tetap (mengingkari) dan menyombongkan diri dengan keterlaluan. Kemudian sesungguhnya aku telah menyeru mere¬ka dengan cara yang terang-terangan, kemudian aku menyeru mereka lagi dengan terang-terangan dan dengan diam-diam, maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu. Sesung¬guhnya Dia adalah Maha Pengampun. Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.'" (QS. Nuh: 5-12)&lt;br /&gt;Namun apa jawaban kaumnya?&lt;br /&gt;"Nuh berkata: 'Ya Tuhanku, sesungguhnya mereka telah mendurhakaiku, dan telah mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya tidak menambah kepadanya melainkan kerugian belaka. Mereka telah melakukan tipu-daya yang amat besar. Dan mereka berkata: 'Janganlah sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali meninggalkan (pen¬yembahan) wadd, suwa, yaghuts, yauq, dan nasr. Dan sesudahnya mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia); dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang lalim itu selain kesesatan,'" (QS. Nuh: 21-24)&lt;br /&gt;Nuh tetap melanjutkan dakwah di tengah-tengah kaumnya selama 950 tahun. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. " (QS. aPAnkabut: 14)&lt;br /&gt;Sayangnya, jumlah kaum mukmin tidak bertambah sedangkan jumlah kaum kafir justru bertambah. Nabi Nuh sangat sedih namun ia tidak sampai kehilangan harapan. la senantiasa mengajak kaumnya dan berdebat dengan mereka. Namun kaumnya selalu menghadapinya dengan kesombongan, kekufuran, dan penentangan. Nabi Nuh sangat bersedih terhadap kaumnya namun ia tidak sampai berputus asa. la tetap menjaga harapan selama 950 tahun. Tampak bahwa usia manusia sebelum datangnya topan cukup panjang. Dan barangkali usia panjang bagi Nabi Nuh merupakan mukjizat khusus baginya.&lt;br /&gt;Datanglah hari di mana Allah SWT mewahyukan kepada Nabi Nuh bahwa orang-orang yang beriman dari kaumnya tidak akan bertambah lagi. Allah SWT mewahyukan kepadanya agar ia tidak bersedih atas tindakan mereka. Maka pada saat itu, Nabi Nuh berdoa agar orang-orang kafir dihancurkan. la berkata:&lt;br /&gt;"Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi." (QS. Nuh: 26)&lt;br /&gt;Nabi Nuh membenarkan doanya dengan alasan:&lt;br /&gt;"Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hamba-Mu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat maksiat dan kafir. " (QS. Nuh: 27)&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman dalam surah Hud:&lt;br /&gt;"Dan diwahyukan kepada Nuh, bahwasannya sekali-kali tidak akan beriman di antara kaummu, kecuali orang-orang yang telah beriman saja, karena itu janganlah kamu bersedih hati tentang apa yang selalu mereka kerjakan. Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang lalim itu. Sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan. (QS. Hud: 36-37)&lt;br /&gt;Kemudian Allah SWT menetapkan hukum-Nya atas orang-orang kafir, yaitu datangnya angin topan. Allah SWT memberitahu Nuh, bahwa ia akan membuat perahu ini dengan "pengawasan Kami dan wahyu kami," yakni dengan ilmu Allah SWT dan pengajaran-Nya, serta sesuai dengan pengarahan-Nya dan bantuan para malaikat.&lt;br /&gt;Allah SWT menetapkan perintah-Nya kepada Nuh:&lt;br /&gt;"Dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang lalim itu. Sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan. (QS. Hud: 37)&lt;br /&gt;Allah SWT menenggelamkan orang-orang yang lalim, apa pun kedudukan mereka dan apa pun kedekatan mereka dengan Nabi. Allah SWT melarang Nabi-Nya untuk berdialog dengan mereka atau menengahi urusan mereka. Nabi Nuh mulai menanam pohon untuk membuat perahu darinya. Ia menunggu beberapa tahun, kemudian ia memotong apa yang ditanamnya dan mulai merakitnya. Akhirnya, jadilah perahu yang besar, yang tinggi, dan kuat.&lt;br /&gt;Para mufasir berbeda pendapat tentang besarnya perahu itu, bentuknya, masa pembuatannya, tempat pembuatannya dan lain-lain. Berkenaan dengan hal tersebut Fakhrur Razi berkata: "Ketahuilah bahwa pembahasan ini tidak menarik bagiku karena ia merupakan hal-hal yang tidak perlu diketahuinya. Saya kira mengetahui hal tersebut hanya mendatangkan manfaat yang sedikit." Mudah-mudahan Allah SWT merahmati Fakhrur Razi yang menyatakan kebenaran dengan kalimatnya itu. Kita tidak mengetahui hakikat perahu ini, kecuali apa yang telah Allah SWT ceritakan kepada kita tentang hal itu. Misalnya, kita tidak mengetahui dimana ia dibuat, berapa panjangnya atau lebarnya, dan kita secara pasti tidak mengetahui selain tempat yang ditujunya setelah ia berlabuh.&lt;br /&gt;Allah SWT tidak memberikan keterangan secara detail berkenaan dengan hal tersebut yang tidak memberikan kepentingan pada kandungan cerita dan tujuannya yang penting. Nabi Nuh mulai membangun perahu, lalu orang-orang kafir lewat di depannya saat ia dalam keadaan serius membuat perahu. Saat itu, cuaca atau udara sangat kering, dan di sana tidak terdapat sungai atau laut yang dekat. Bagaimana perahu ini akan berlayar wahai Nuh? Apakah ia akan berlayar di atas tanah? Di manakah air yang memungkinkan bagi perahumu untuk belayar? Sungguh Nuh telah gila! Orang-orang kafir semakin tertawa terbahak-bahak dan semakin mengejek Nabi Nuh.&lt;br /&gt;Puncak pertentangan dalam kisah Nabi Nuh tampak dalam masa ini. Kebatilan mengejek kebenaran dan cukup lama menertawakan kebenaran. Mereka menganggap bahwa dunia adalah milik mereka dan bahwa mereka akan selalu mendapatkan keamanan dan bahwa siksa tidak akan terjadi. Namun anggapan mereka itu tidak terbukti. Datangnya angin topan menjungkirbalikkan semua perkiraan mereka. Saat itu, orang-orang mukmin mengejek balik orang-orang kafir dan ejekan mereka adalah kebenaran. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Dan mulailah Nuh membuat bahtera itu. Dan setiap kali pemimpin kaumnya berjalan metewati Nuh, mereka mengejeknya. Berkatalah Nuh: 'Jika kamu mengejek kami, maka sesungguhnya kami (pun) akan mengejekmu sebagaimana kamu sekalian mengejek kami. Kelak kamu akan mengetahui siapa yang akan ditimpa oleh azab yang menghinakan dan yang akan ditimpa azab yang kekal." (QS. Hud: 38-39)&lt;br /&gt;Selesailah pembuatan perahu dan duduk menunggu perintah Allah SWT. Allah SWT mewahyukan kepada Nabi Nuh bahwa jika ada yang mempunyai dapur, maka ini sebagai tanda dimulainya angin topan. Di sebutkan bahwa tafsiran dari at-Tannur ialah oven (alat untuk memanggang roti) yang ada di dalam rumah Nabi Nuh. Jika keluar darinya air dan ia lari maka itu merupakan perintah bagi Nabi Nuh untuk bergerak. Maka pada suatu hari tannur itu mulai menunjukkan tanda-tandanya dari dalam rumah Nabi Nuh, lalu Nabi Nuh segera membuka perahunya dan mengajak orang-orang mukmin untuk menaikinya. Jibril turun ke bumi. Nabi Nuh membawa burung, binatang buas, binatang yang berpasang-pasangan, sapi, gajah, semut, dan lain-lain. Dalam perahu itu, Nabi Nuh telah membuat kandang binatang buas.&lt;br /&gt;Jibril menggiring setiap dua binatang yang berpasangan agar setiap spesies binatang tidak punah dari muka bumi. Ini berarti bahwa angin topan telah menenggelamkan bumi semuanya, kalau tidak demikian maka buat apa ia harus mengangkut jenis binatang-binatang itu. Binatang-binatang mulai menaiki perahu itu beserta orang-orang yang beriman dari kaumnya. Jumlah orang-orang mukmin sangat sedikit. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Hingga apabila perintah Kami datang dan tannur telah memancarkan air, Kami berfirman: 'Muatkanlah ke dalam bahtera itu dari masing-masing binatang sepasang (jantan dan betina), dan keluargamu kecuali orang yang terdahulu ketetapan terhadapnya dan (muatkanlah pula) orang-orang yang beriman.' Dan tidak beriman bersama Nuh itu kecuali sedikit. " (QS. Hud: 40)&lt;br /&gt;Istri Nabi Nuh tidak beriman kepadanya sehingga ia tidak ikut menaiki perahu, dan salah satu anaknya menyembunyikan kekafirannya dengan menampakkan keimanan di depan Nabi Nuh, dan ia pun tidak ikut menaikinya. Mayoritas manusia saat itu tidak ber¬iman sehingga mereka tidak turut berlayar. Hanya orang-orang mukmin yang mengarungi lautan bersamanya. Ibnu Abbas berkata: "Terdapat delapan puluh orang dari kaum Nabi Nuh yang beriman kepadanya."&lt;br /&gt;Air mulai meninggi yang keluar dari celah-celah bumi. Tiada satu celah pun di bumi kecuali keluar air darinya. Sementara dari langit turunlah hujan yang sangat deras yang belum pernah turun hujan dengan curah seperti itu di bumi, dan tidak akan ada hujan seperti itu sesudahnya. Lautan semakin bergolak dan ombaknya menerpa apa saja dan menyapu bumi. Perut bumi bergerak dengan gerakan yang tidak wajar sehingga bola bumi untuk pertama kalinya tenggelam dalam air sehingga ia menjadi bola air. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan (menurunkan) air yang tercurah. Dan Kami jadikan bumi memancarkan mata air-mata air maka bertemulah air-air itu untuk satu urusan yang sungguh telah ditetapkan. Dan Kami angkut Nuh ke atas (bahtera) yang terbuat dari papan dan paku. (QS. al-Qamar: 11-13)&lt;br /&gt;Air meninggi di atas kepala manusia, dan ia melampaui ketinggian pohon, bahkan puncak gunung. Akhirnya, permukaan bumi diselimuti dengan air. Ketika mula-mula datang topan, Nabi Nuh memanggil-manggil putranya. Putranya itu berdiri agak jauh dari¬nya. Nabi Nuh memanggilnya dan berkata:&lt;br /&gt;"Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama orang-orang yang kafir." (QS. Hud: 42)&lt;br /&gt;Anak itu menjawab ajakan ayahnya:&lt;br /&gt;"Aku akan mencari perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah." (QS. Hud: 43)&lt;br /&gt;Nabi Nuh kembali menyerunya:&lt;br /&gt;"Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain orang yang dirahmati-Nya. " (QS. Hud: 43)&lt;br /&gt;Selesailah dialog antara Nabi Nuh dan anaknya.&lt;br /&gt;"Dan gelombang menjadi penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang yang ditenggelamkan. " (QS. Hud: 43)&lt;br /&gt;Perhatikanlah ungkapan AI-Qur'an al-Karim: Dan gelombang men¬jadi penghalang antara keduanya. Ombak tiba-tiba mengakhiri dia¬log mereka. Nabi Nuh mencari, namun ia tidak mendapati anak¬nya. Ia tidak menemukan selain gunung ombak yang semakin meninggi dan meninggi bersama perahu itu. Nabi Nuh tidak dapat melihat segala sesuatu selain air. Allah SWT berkehendak—sebagai rahmat dari-Nya—untuk menenggelamkan si anak jauh dari penglihatan si ayah. Inilah kasih sayang Allah SWT terhadap si ayah. Anak Nabi Nuh mengira bahwa gunung akan mencegahnya dari kejaran air namun ia pun terkejar dan tenggelam. Angin topan terus berlanjut dan terus membawa perahu Nabi Nuh. Setelah berlalu beberapa saat, pemandangan tertuju kepada bumi yang telah musnah sehingga tiada kehidupan kecuali sebagian kayu yang darinya Nabi Nuh membuat perahu di mana ia menyelamatkan orang-orang mukmin, begitu juga berbagai binatang yang ikut bersama mereka. Adalah hal yang sulit bagi kita untuk membayangkan kedahsyatan topan itu. Yang jelas, ia menunjukkan kekuasaan Pencipta. Perahu itu berlayar dengan mereka dalam ombak yang laksana gunung. Sebagian ilmuwan meyakini bahwa terpisahnya beberapa benua dan terbentuknya bumi dalam rupa seperti sekarang adalah sebagai akibat dari topan yang dahulu.&lt;br /&gt;Topan yang dialami oleh Nabi Nuh terus berlanjut dalam beber¬apa zaman di mana kita tidak dapat mengetahui batasnya. Kemudian datanglah perintah Ilahi agar langit menghentikan hujannya dan agar bumi tetap tenang dan menelan air itu, dan agar kayu-kayu perahu berlabuh di al-Judi, yaitu nama suatu tempat di zaman dahulu. Ada yang mengatakan bahwa ia adalah gunung yang terletak di Irak. Dengan datangnya perintah Ilahi, bumi kembali menjadi tenang dan air menjadi surut. Topan telah menyucikan bumi dan membasuhnya. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Dan difirmankan: 'Hai bumi telanlah airmu, dan hai langit (hujan) berhentilah,' dan air pun disurutkan, perintah pun diselesaikan dan bahtera itu pun berlabuh di atas bukitjudi. Dan dikatakan: 'Binasalah orang-orang yang lalim. " (QS. Hud: 44)&lt;br /&gt;Dan air pun disurutkan, yakni air berkurang dan kembali ke celah-celah bumi. Segala urusan telah diputuskan dan orang-orang kafir telah hancur sepenuhnya. Dikatakan bahwa Allah SWT me-mandulkan rahim-rahim wanita selama empat puluh tahun sebelum datangnya topan, karena itu tidak ada yang terbunuh seorang anak bayi atau anak kecil.&lt;br /&gt;Firman-Nya: Dan bahtera itu pun berlabuh di atas bukit judi, yakni ia berlabuh di atasnya. Di sebutkan bahwa hari itu bertepatan dengan hari Asyura' (hari kesepuluh dari bulan Muharam). Lalu Nabi Nuh berpuasa dan memerintahkan orang-orang yang bersamanya untuk berpuasa juga.&lt;br /&gt;Dikatakan: 'Binasalah orang-orang yang lalim, 'yakni kehancuran bagi mereka. Topan menyucikan bumi dari mereka dan membersihkannya. Lenyaplah peristiwa yang mengerikan dengan lenyapnya topan. Dan berpindahlah pergulatan dari ombak ke jiwa Nabi Nuh. Ia mengingat anaknya yang tenggelam. Nabi Nuh tidak mengetahui saat itu bahwa anaknya menjadi kafir. Ia menganggap bahwa anak¬nya sebagai seorang mukmin yang memilih untuk menyelamatkan diri dengan cara berlindung kepada gunung. Namun ombak telah mengakhiri percakapan keduanya sebelum mereka menyelesaikannya. Nabi Nuh tidak mengetahui seberapa jauh bagian keimanan yang ada pada anaknya. Lalu bergeraklah naluri kasih sayang dalam hati sang ayah. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Dan Nuh berseru kepada Tuhannya sambil berkata: 'Ya Tuhanku, sesungguhnya anakku termasuk keluargaku, dan sesungguhnya janji Engkau itulah yang benar. Dan Engkau adalah Hakim yang seadil-adilnya. " (QS. Hud: 45)&lt;br /&gt;Nuh ingin berkata kepada Allah SWT bahwa anaknya termasuk dari keluarganya yang beriman dan Dia menjanjikan untuk menye¬lamatkan keluarganya yang beriman. Allah SWT berkata dan menjelaskan kepada Nuh keadaan sebenarnya yang ada pada anaknya:&lt;br /&gt;"Hai Nuh, sesungguhnya dia bukanlah termasuk keluargamu (yang dijanjikan akan diselamatkan). Sesungguhnya perbuatannya tidak baik. Sebab itu, janganlah kamu memohon kepada-Ku sesuatu yang kamu tidak mengetahui (hakikatnya). Aku memperingatkan kepa-damu supaya kamu jangan termasuk orang-orang yang tidak berpengetahuan.'" (QS. Hud: 46)&lt;br /&gt;Al-Qurthubi berkata—menukil dari guru-gurunya dari kalangan ulama—ini adalah pendapat yang kami dukung: "Anaknya berada di sisinya (yakni bersama Nabi Nuh dan dalam dugaannya ia seorang mukmin). Nabi Nuh tidak berkata kepada Tuhannya: "Sesungguhnya anakku termasuk keluargaku," kecuali karena ia memang menampakkan hal yang demikian kepadanya. Sebab, mustahil ia meminta kehancuran orang-orang kafir kemudian ia meminta agar sebagian mereka diselamatkan."&lt;br /&gt;Anaknya menyembunyikan kekufuran dan menampakkan keimanan. Lalu Allah SWT memberitahukan kepada Nuh ilmu gaib yang khusus dimiliki-Nya. Yakni Allah SWT memberitahunya keadaan sebenarnya dari anaknya. Allah SWT ketika menasihatinya agar jangan sampai ia menjadi orang-orang yang tidak mengerti. Dia ingin menghilangkan darinya anggapan bahwa anaknya beriman kemudian mati bersama orang-orang kafir.&lt;br /&gt;Di sana terdapat pelajaran penting yang terkandung dalam ayat-ayat yang mulia itu, yang menceritakan kisah Nabi Nuh bersama anaknya. Allah SWT ingin berkata kepada Nabi-Nya yang mulia bahwa anaknya bukan termasuk keluarganya karena ia tidak beriman kepada Allah SWT. Hubungan darah bukanlah hubungan hakiki di antara manusia. Anak seorang nabi adalah anaknya yang meyakini akidah, yaitu mengikuti Allah SWT dan nabi, dan bukan anaknya yang menentangnya, meskipun berasal dari sulbinya. Jika demikian seorang mukmin harus menghindar dari kekufuran. Dan di sini juga harus di teguhkan hubungan sesama akidah di antara orang-orang mukmin. Adalah tidak benar jika hubungan sesama mereka dibangun berdasarkan darah, ras, warna kulit, atau tempat tinggal.&lt;br /&gt;Nabi Nuh memohon ampun kepada Tuhannya dan bertaubat kepada-Nya. Kemudian Allah SWT merahmatinya dan memerintahkannya untuk turun dari perahu dalam keadaan dipenuhi dengan keberkahan dari Allah SWT dan penjagaan-Nya:&lt;br /&gt;"Nuh berkata: 'Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakikatnya). Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh mbelas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi. " (QS. Hud: 47) "Difirmankan: 'Hai Nuh, turunlah dengan selamat dan penuh keberkatan dari Kami atasmu dan atas umat-umat (yang beriman) dari orang-orang yang bersamamu.'" (QS. Hud: 48)&lt;br /&gt;Nabi Nuh turun dari perahunya dan ia melepaskan burung-burung dan binatang-binatang buas sehingga mereka menyebar ke bumi. Setelah itu, orangorang mukmin juga turun. Nabi Nuh meletakkan dahinya ke atas tanah dan bersujud. Saat itu bumi masih basah karena pengaruh topan. Nabi Nuh bangkit setelah salatnya dan menggali pondasi untuk membangun tempat ibadah yang agung bagi Allah SWT. Orang-orang yang selamat menyalakan api dan duduk-duduk di sekelilinginya. Menyalakan api sebelumnya di larang di dalam perahu karena dikhawatirkan api akan menyentuh kayu-kayunya dan membakarnya. Tak seorang pun di antara mereka yang memakan makanan yang hangat selama masa topan.&lt;br /&gt;Berlalulah hari puasa sebagai tanda syukur kepada Allah SWT. Al-Qur'an tidak lagi menceritakan kisah Nabi Nuh setelah topan sehingga kita tidak mengetahui bagaimana peristiwa yang dialami Nabi Nuh bersama kaumnya. Yang kita ketahui atau yang perlu kita tegaskan bahwa Nabi Nuh mewasiatkan kepada putra-putranya saat ia meninggal agar mereka hanya menyembah Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-4040481768213933551?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/4040481768213933551/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/05/kisah-riwayat-nabi-nuh-as.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/4040481768213933551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/4040481768213933551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/05/kisah-riwayat-nabi-nuh-as.html' title='Kisah / riwayat nabi NUH as'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-8956145447622759305</id><published>2010-05-11T06:14:00.000-07:00</published><updated>2010-05-11T06:16:58.111-07:00</updated><title type='text'>Kisah / riwayat nabi ADAM as</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Allah SWT berkehendak untuk menciptakan Nabi Adam. Allah SWT berfirman kepada para malaikat:&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Aku hendak menjadikan khalifah di bumi. " (QS. al-Baqarah: 30)&lt;br /&gt;Terdapat perbedaan pendapat berkenaan dengan makna khilafah (perihal menjadi khalifah) Nabi Adam. Ada yang mengatakan, bahwa ia sebagai khalifah dari kelompok manusia yang pertama-tama datang ke bumi di mana kelompok ini membuat kerusakan dan menumpahkan darah di dalamnya. Ada yang mengatakan, bahwa ia adalah khalifatullah, dengan pengertian bahwa ia sebagai khalifah (utusan Allah) dalam melaksanakan perintah-perintah-Nya dan hukum-hukum-Nya, karena ia adalah utusan Allah yang pertama. Demikianlah yang kami yakini.&lt;br /&gt;Abu Dzar bertanya kepada Rasulullah saw tentang Nabi Adam: "Apakah ia sebagai nabi yang diutus?" Beliau menjawab: "Benar." Beliau ditanya: "Ia menjadi rasul bagi siapa? Sementara di bumi tidak ada seorang pun?" Beliau menjawab: "Ia menjadi rasul bagi anak-anaknya."&lt;br /&gt;Tabir penciptaan disingkap di tengah-tengah para malaikat-Nya. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: 'Sesung¬guhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.' Mereka berkata: 'Mengapa Engkau hendak menjadikan khalifah di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menum-pahkan darah, padahal Kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau ?' Tuhan berfirman: 'Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.'" (QS. al-Baqarah: 30)&lt;br /&gt;Berkenaan dengan ayat tersebut, para mufasir memberikan komentar yang beragam. Dalam tafsir al-Manar disebutkan: "Sesungguhnya ayat-ayat ini termasuk ayat-ayat mutasyabihat yang tidak dapat ditafsirkan zahirnya. Sebab, dilihat dari ketentuan dialog (at-Takhathub) ia mengandung konsultasi dari Allah SWT. Tentu yang demikian itu mustahil bagi-Nya. Di samping itu, ia juga mengan¬dung pemberitahuan dari-Nya kepada para malaikat yang kemudian diikuti dengan penentangan dan perdebatan dari mereka. Hal seperti ini tidak layak bagi Allah SWT dan bagi para malaikat-Nya. Saya lebih setuju untuk mengalihkan makna cerita tersebut pada sesuatu yang lain."&lt;br /&gt;Sedangkan dalam tafsir al-Jami' li Ahkamil Qur'an disebutkan: "Sesungguhnya Allah telah memberitahukan kepada para malaikat-Nya, bahwa jika Dia menjadikan ciptaan di muka bumi maka mereka akan membuat kerusakan dan menumpahkan darah." Ketika Allah berfirman:&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi, " (QS. al-Baqarah: 30)&lt;br /&gt;Mereka bertanya: "Apakah ini adalah khalifah yang Engkau ceritakan kepada kami bahwa mereka akan membuat kerusakan di muka bumi dan menumpahkan darah, ataukah khalifah selainnya?" Dalam tafsir Fi Zhilalil Qur'an disebutkan: "Sesungguhnya para malaikat melalui fitrah mereka yang suci yang tidak membayangkan kecuali kebaikan dan kesucian, mereka mengira bahwa tasbih dan mengultuskan Allah adalah puncak dari segala wujud. Puncak ini terwujud dengan adanya mereka, sedangkan pertanyaan mereka hanya menggambarkan keheranan mereka, bukan berasal dari penentangan atau apa pun juga."&lt;br /&gt;Kita melihat bagaimana para mufasir berijtihad untuk menyingkap hakikat, lalu Allah SWT menyingkapkan kedalaman dari Al-Qur'an pada masing-masing dari mereka. Kedalaman Al-Qur'an sangat mengagumkan. Kisah tersebut disampaikan dalam gaya dialogis, suatu gaya yang memiliki pengaruh yang kuat. Tidakkah Anda melihat bahwa Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia berkata kepadanya dan kepada bumi: Datanglah kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau terpaksa.' Keduanya menjawab: 'Kami datang dengan suka hati.'" (QS. Fushshilat: 11)&lt;br /&gt;Apakah seseorang membayangkan bahwa Allah SWT berbicara dengan langit dan bumi, dan bumi dan langit pun menjawabnya sehingga terjadi dialog ini di antara mereka? Sesungguhnya Allah SWT memerintahkan langit dan bumi sehingga keduanya taat. Allah SWT menggambarkan apa yang terjadi dengan gaya dialogis hanya untuk meneguhkan dalam pikiran dan menegaskan maknanya serta penjelasannya. Penggunaan gaya dramatis dalam kisah Nabi Adam mengisyaratkan makna yang dalam.&lt;br /&gt;Kita membayangkan bahwa Allah SWT ketika menetapkan penciptaan Nabi Adam, Dia memberitahukan kepada malaikat-Nya dengan tujuan agar mereka bersujud kepadanya, bukan dengan tujuan mengambil pendapat mereka atau bermusyawarah dengan mereka. Maha Suci Allah SWT dari hal yang demikian itu. Allah SWT memberitahukan mereka bahwa Dia akan menjadikan seorang hamba di muka bumi, dan bahwa khalifah ini akan mempunyai keturunan dan cucu-cucu, di mana mereka akan membuat kerusakkan di muka bumi dan menumpahkan darah di dalamnya. Lalu para malaikat yang suci mengalami kebingungan. Bukankah mereka selalu bertasbih kepada Allah dan mensucikan-Nya, namun mengapa khalifah yang terpilih itu bukan termasuk dari mereka? Apa rahasia hal tersebut, dan apa hikmah Allah dalam masalah ini? Kebingungan melaikat dan keinginan mereka untuk mendapatkan kemuliaan sebagai khalifah di muka bumi, dan keheranan mereka tentang penghormatan Adam dengannya, dan masih banyak segudang pertanyaan yang tersimpan dalam diri mereka. Namun Allah SWT segera menepis keraguan mereka dan kebingungan mereka, dan membawa mereka menjadi yakin dan berserah diri. Firman-Nya:&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui." (QS. al-Baqarah: 30)&lt;br /&gt;Ayat tersebut menunjukan keluasan ilmu Allah SWT dan keterbatasan ilmu para malaikat, yang karenanya mereka dapat berserah diri dan meyakini kebenaran kehendak Allah. Kita tidak memba¬yangkan terjadinya dialog antara Allah SWT dan para malaikat sebagai bentuk pengultusan terhadap Allah dan penghormatan terhadap para malaikat-Nya. Dan kita meyakini bahwa dialog terjadi dalam diri malaikat sendiri berkenaan dengan keinginan mereka untuk mengemban khilafah di muka bumi, kemudian Allah SWT memberitahu mereka bahwa tabiat mereka bukan disiapkan untuk hal tersebut.&lt;br /&gt;Sesungguhnya tasbih pada Allah SWT dan menyucikan-Nya adalah hal yang sangat mulia di alam wujud, namun khilafah di muka bumi bukan hanya dilakukan dengan hal itu. Ia membutuhkan karakter yang lain, suatu karakter yang haus akan pengetahuan dan lumrah baginya kesalahan. Kebingungan atau keheranan ini, dia¬log yang terjadi dalam jiwa para malaikat setelah diberitahu tentang penciptaan Nabi Adam, semua ini layak bagi para malaikat dan tidak mengurangi kedudukan mereka sedikit pun. Sebab, meskipun kedekatan mereka dengan Allah SWT dan penyembahan mereka terhadap-Nya serta penghormatan-Nya kepada mereka, semua itu tidak menghilangkan kedudukan mereka sebagai hamba Allah SWT di mana mereka tidak mengetahui ilmu Allah SWT dan hikmah-Nya yang tersembunyi, serta alam gaibnya yang samar. Mereka tidak mengetahui hikmah-Nya yang tinggi dan sebab-sebab perwujudannya pada sesuatu.&lt;br /&gt;Setelah beberapa saat para malaikat akan memahami bahwa Nabi Adam adalah ciptaan baru, di mana dia berbeda dengan mereka yang hanya bertasbih dan menyucikan Allah, dan dia pun berbeda dengan hewan-hewan bumi dan makhluk-makhluk yang ada di dalamnya yang hanya menumpahkan darah dan membuat kerusakkan. Sesungguhnya Nabi Adam akan menjadi ciptaan baru dan keberadaannya disertai dengan hikmah yang tinggi yang tidak ada seorang pun mengetahuinya kecuali Allah SWT.&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah kepada-Ku." (QS. adz-Dzariyat: 56)&lt;br /&gt;Ibnu Abbas membaca ayat tersebut: "Liya'rifuun" (agar mereka mengenal Aku). Pengetahuan merupakan tujuan dari penciptaan manusia. Dan barangkali pendekatan yang terbaik berkenaan dengan tafsir ayat tersebut adalah apa yang disampaikan oleh Syekh Muhammad Abduh: "Dialog yang terdapat dalam ayat tersebut adalah urusan Allah SWT dengan para malaikat-Nya di mana Dia menggambarkan kepada kita dalam kisah ini dengan ucapan, pertanyaan, dan jawaban. Kita tidak mengetahui hakikat hal tersebut. Tetapi kita mengetahui bahwa dialog tersebut tidak terjadi sebagaimana lazimnya yang dilakukan oleh sesama kita, manusia."&lt;br /&gt;Para malaikat mengetahui bahwa Allah SWT akan menciptakan khalifah di muka bumi. Allah SWT menyampaikan perintah-Nya kepada mereka secara terperinci. Dia memberitahukan bahwa Dia akan menciptakan manusia dari tanah. Maka ketika Dia menyempurnakannya dan meniupkan roh di dalamnya, para malaikat harus bersujud kepadanya. Yang harus dipahami bahwa sujud tersebut adalah sujud penghormatan, bukan sujud ibadah, karena sujud ibadah hanya diperuntukkan kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: 'Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah.' Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; hendaklah kamu bersyukur dengan bersujud kepada¬nya. ' Lalu seluruh malikat itu bersujud semuanya, kecuali Iblis. Dia menyombongkan diri dan dia termasuk orang-orang yang kafir. " (QS. Shad: 71-74)&lt;br /&gt;Allah SWT mengumpulkan segenggam tanah dari bumi; di dalamnya terdapat yang berwarna putih, hitam, kuning, coklat dan merah. Oleh karena itu, manusia memiliki beragam warna kulit. Allah SWT mencampur tanah dengan air sehingga menjadi tanah liat kering yang berasal dari lumpur hitam yang diberi bentuk. Dari tanah inilah Allah menciptakan Nabi Adam. Allah SWT menyempurnakannya dengan kekuasaan-Nya lalu meniupkan roh-Nya di dalamnya, kemudian bergeraklah tubuh Nabi Adam dan tanda kehidupan mulai ada di dalamnya.&lt;br /&gt;Selanjutnya, Nabi Adam membuka kedua matanya dan ia melihat para malaikat semuanya bersujud kepadanya, kecuali satu makhluk yang berdiri di sana. Nabi Adam tidak tahu siapakah makhluk yang tidak mau bersujud itu. Ia tidak mengenal namanya. Iblis berdiri bersama para malaikat tetapi ia bukan berasal dari golongan mereka. Iblis berasal dari kelompok jin. Allah SWT menceritakan kisah penolakan Iblis untuk sujud kepada Nabi Adam pada beberapa surah. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Allah berfirman: 'Hai Mis, apa yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu merasa termasuk orang-orang yang lebih tinggi? 'Iblis berkata: 'Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah.' Allah berfirman: 'Maka keluarlah kamu dari surga; sesungguhnya kamu adalah orang yang terkutuk. Sesungguhnya kutukan-Ku tetap atasmu sampai hari pembalasan.' Mis berkata: 'Ya Tuhanku, ben tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan.' Allah berfirman: 'Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya (hari kiamat).' Iblis menjawab: 'Demi kekuasaan-Mu, aku akan menyesatkan mereka semua, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka.'" (QS. Shad: 75-83)&lt;br /&gt;Nabi Adam mengikuti peristiwa yang terjadi di depannya. Ia merasakan suasana cinta, rasa takut, dan kebingungan. Nabi Adam sangat cinta kepada Allah SWT yang telah menciptakannya dan memuliakannya dengan memerintahkan para malaikat-Nya untuk sujud kepadanya. Adam juga merasa takut saat melihat Allah SWT marah terhadap iblis dan mengusirnya dari pintu rahmat-Nya. Ia merasakan kebingungan ketika melihat makhluk ini yang membencinya, padahal ia belum mengenalnya. Makhluk itu membayangkan bahwa ia lebih baik dari Nabi Adam, padahal tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa salah satu dari mereka lebih baik dibandingkan dengan yang lain.&lt;br /&gt;Kemudian alangkah anehnya alasan iblis. Ia membayangkan bahwa api lebih baik dari tanah. Dari mana ia mendapatkan ilmu ini? Seharusnya ilmu ini berasal dari Allah SWT karena Dialah yang menciptakan api dan tanah dan mengetahui mana di antara keduanya yang paling utama.&lt;br /&gt;Dari dialog tersebut, Nabi Adam mengetahui bahwa iblis adalah makhluk yang memakai atribut keburukan dan sifat yang tercela. Ia meminta kepada Allah SWT agar mengekalkannya sampai hari kebangkitan. Iblis tidak ingin mad. Namun Allah SWT mengetahui bahwa ia akan tetap hidup sampai hari yang diten¬tukan. Ia akan hidup sampai menjemput ajalnya dan kemudian mati. Nabi Adam mengetahui bahwa Allah SWT telah melaknat iblis dan telah mengusirnya dari rahmat-Nya. Akhirnya, Nabi Adam mengetahui musuh abadinya. Nabi Adam bingung dengan kenekatan musuhnya dan kasih sayang Allah SWT.&lt;br /&gt;Barangkali ada seseorang yang bertanya kepada saya: "Mengapa Anda tidak meyakini terjadi dialog antara Allah SWT dan para malaikat-Nya dan Anda cenderung menakwilkan ayat-ayat tersebut, sedangkan Anda menerima adanya dialog antara Allah dan iblis." Saya jawab: "Sesungguhnya akal menunjukkan kita kepada kesimpulan tersebut. Terjadinya dialog antara Allah SWT dan para malaikat-Nya adalah hal yang mustahil karena para malaikat suci dari kesalahan dan dosa dan keinginan-keinginan manusiawi yang selalu mencari ilmu. Sesuai dengan karakter penciptaan mereka, mereka adalah pasukan yang setia dan mulia. Adapun iblis ia terikat dan tunduk terhadap ketentuan agama, dan karakternya sebagai jin mendekati karakter jenis ciptaan Nabi Adam. Dengan kata lain, bahwa jin dapat beriman dan dapat juga menjadi kafir. Sesungguhnya kecenderungan agama mereka dapat saja tidak berfungsi ketika mereka tertipu oleh kesombongan yang palsu sehingga mereka mempunyai gambaran yang salah. Maka dari sisi inilah terjadi dialog. Dialog di sini berarti kebebasan. Tabiat manusia dan jin cenderung untuk menggunakan kebebasannya, sedangkan tabiat para malaikat tidak dapat menggunakan kebebasan. Nabi Adam menyaksikan secara langsung—setelah penciptaannya— kadar kebebasan yang Allah SWT berikan kepada makhluk-Nya yang terkena tanggung jawab. Terjadinya pelajaran ini di depan Nabi Adam mengandung maksud yang dalam.&lt;br /&gt;Allah SWT tidak pernah mencabut kebebasan yang diberikan-Nya kepada iblis. Namun pada akhirnya, iblis tetap sebagai hamba yang kafir. Iblis benar-benar menolak untuk sujud kepada Nabi Adam. Allah SWT mengetahui bahwa ia akan menolak untuk sujud kepada Nabi Adam dan akan menentang-Nya. Bisa saja Allah SWT menghancurkannya atau mengubahnya menjadi tanah namun Allah memberikan kebebasan kepada makhluk-makhluk-Nya yang dibebani tanggung jawab. Dia memberikan kepada mereka kebebasan mutlak sehingga mereka bisa saja menolak perintah-Nya. Tetapi yang perlu diperhatikan bahwa keingkaran orang-orang kafir dan orang-orang yang bermaksiat kepada-Nya tidak berarti meng-urangi kebesaran kerajaan-Nya dan sebaliknya, keimanan orang-orang mukmin dan kepatuhan orang-orang yang taat tidak berarti menambah kebesaran kekuasaan-Nya. Semua itu kembali kepada mereka.&lt;br /&gt;Adam menyadari bahwa kebebasan di alam wujud adalah merupakan karunia yang Allah SWT berikan kepada makhluk-Nya. Allah SWT memberikan balasan yang setimpal atas penggunaan kebebasan itu. Setelah mempelajari pelajaran kebebasan, Nabi Adam mempelajari pelajaran kedua dari Allah SWT, yaitu ilmu. Nabi Adam mengetahui bahwa iblis adalah simbol kejahatan di alam wujud. Sebagaimana ia mengetahui bahwa para malaikat adalah simbol kebaikan, sementara ia belum mengenal dirinya saat itu. Kemudian Allah SWT memberitahukan kepadanya tentang hakikatnya, hikrnah penciptaannya, dan rahasia penghormatannya. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya. " (QS. al-Baqarah: 31)&lt;br /&gt;Allah SWT memberinya rahasia kemampuan untuk meringkas sesuatu dalam simbol-simbol dan nama-nama. Allah SWT mengajarinya untuk menamakan benda-benda: ini burung, ini bintang, ini pohon, ini awan, dan seterusnya. Nabi Adam mempelajari semua nama-nama tersebut. Yang dimaksud dengan nama-nama di sini adalah ilmu dan pengetahuan. Allah SWT menanamkan pengetahuan yang luas dalam jiwa Nabi Adam dan keinginan yang terus mendorongnya untuk mengetahui sesuatu. Hasrat untuk menggali ilmu dan belajar juga diwariskan kepada anak-anaknya Nabi Adam. Inilah tujuan dari penciptaan Nabi Adam dan inilah rahasia di balik penghormatan para malaikat kepadanya. Setelah Nabi Adam mempelajari nama benda-benda; kekhususannya dan kemanfaatannya, Allah SWT menunjukkan benda-benda tersebut atas para malaikat-Nya dan berkata:&lt;br /&gt;"Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itujika kamu memang orang-orangyang benar. " (QS. al-Baqarah: 31)&lt;br /&gt;Yang dimaksud adalah kebenaran mereka untuk menginginkan khilafah. Para malaikat memperhatikan sesuatu yang ditunjukkan oleh Allah SWT kepada mereka, namun mereka tidak mengenali nama-namanya. Mereka mengakui di hadapan Allah SWT tentang kelemahan mereka untuk menamai benda-benda tersebut atau memakai simbol-simbol untuk mengungkapkannya. Para malaikat berkata sebagai bentuk pengakuan terhadap ketidakmampuan mereka:&lt;br /&gt;"Maha Suci Engkau." (QS. al-Baqarah: 32)&lt;br /&gt;Yakni, kami menyucikan-Mu dan mengagungkan-Mu.&lt;br /&gt;"Tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada Kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Menge¬tahui lagi Maha Bijaksana." (QS. al-Baqarah: 32)&lt;br /&gt;Yakni, mereka mengembalikan semua ilmu kepada Allah SWT. Allah SWT berkata kepada Adam:&lt;br /&gt;"Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini." (QS. al-Baqarah: 33)&lt;br /&gt;Kemudian Nabi Adam memberitahu mereka setiap benda yang Allah SWT tunjukkan kepada mereka dan mereka tidak mengenali nama-namanya:&lt;br /&gt;"Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para malaikat itu lalu berfirman: 'Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang orang-orang yang benar.' Mereka menjawab: 'Maha Suci Engkau. Tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada Kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. Allah berfirman: 'Hai Adam, beritahukanlah kepada mereka nama-nama benda ini.' Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama benda-benda itu, Allah berfirman: 'Bukankah sudah Kukatakan kepadamu, bahwa sesungguhnya Aku mengetahui rahasia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu nyatakan dan apa yang kamu sembunyikan?'"(QS. al-Baqarah: 31-33)&lt;br /&gt;Allah SWT ingin berkata kepada para malaikat, bahwa Dia mengetahui keheranan yang mereka tunjukkan, ketika Dia mem¬beritahu mereka tentang penciptaan Nabi Adam sebagaimana Dia mengetahui kebingungan yang mereka sembunyikan dan sebagai¬mana juga Dia mengetahui kemaksiatan dan pengingkaran yang disembunyikan oleh iblis.&lt;br /&gt;Para malaikat menyadari bahwa Nabi Adam adalah makhluk yang mengetahui sesuatu yang tidak mereka ketahui. Ini adalah hal yang sangat mulia. Dan para malaikat mengetahui, mengapa Allah memerintahkan mereka untuk bersujud kepadanya sebagaimana mereka memahami rahasia penciptaannya sebagai khalifah di muka bumi, di mana ia akan menguasainya dan memimpin di dalamnya dengan ilmu dan pengetahuan. Yaitu, pengetahuan terhadap Sang Pencipta yang kemudian dinamakan dengan Islam atau iman. Para malaikat pun mengetahui sebab-sebab kemakmuran bumi dan pengubahannya dan penguasaanya, serta semua hal yang berkenaan dengan ilmu-ilmu mated di muka bumi.&lt;br /&gt;Adalah hal yang maklum bahwa kesempurnaan manusia tidak akan terwujud kecuali dengan pencapaian ilmu yang dengannya manusia dapat mengenal Sang Pencipta, dan ilmu-ilmu yang berkenaan dengan alam. Jika manusia berhasil di satu sisi, namun gagal di sisi yang lain maka ia laksana burung yang terbang dengan sayap satu di mana setiap kali ia terbang sayap yang lain mencegahnya.&lt;br /&gt;Nabi Adam mengetahui semua nama-nama dan terkadang ia berbicara bersama para malaikat, namun para malaikat disibukkan dengan ibadah kepada Allah SWT. Oleh karena itu, Adam merasa kesepian. Kemudian Adam tidur dan tatkala ia bangun ia mendapati seorang perempuan yang memiliki mata yang indah, dan tampak penuh dengan kasih sayang. Kemudian terjadilah dialog di antara mereka:&lt;br /&gt;Adam berkata: "Mengapa kamu berada di sini sebelum saya tidur." Perempuan itu menjawab: "Ya." Adam berkata: "Kalau begitu, kamu datang di tengah-tengah tidurku?" Ia menjawab: 'Ya." Adam bertanya: "Dari mana kamu datang?" Ia menjawab: "Aku datang dari dirimu. Allah SWT menciptakan aku darimu saat kamu tidur." Adam bertanya: "Mengapa Allah menciptakan kamu?" Ia menjawab: "Agar engkau merasa tenteram denganku." Adam ber¬kata: "Segala puji bagi Allah. Aku memang merasakan kesepian."&lt;br /&gt;Para malaikat bertanya kepada Adam tentang namanya. Nabi Adam menjawab: "Namanya Hawa." Mereka bertanya: "Mengapa engkau menamakannya Hawa, wahai Adam?" Adam berkata: "Karena ia diciptakan dariku saat aku dalam keadaan hidup."&lt;br /&gt;Nabi Adam adalah makhluk yang suka kepada pengetahuan. Ia membagi pengetahuannya kepada Hawa, di mana ia menceritakan apa yang diketahuinya kepada pasangannya itu, sehingga Hawa mencintainya. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Dan Kami berfirman: 'Hai Adam, tinggallah kamu dan istrimu di surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang lalim.'" (QS. al-Baqarah: 35)&lt;br /&gt;Kita tidak mengetahui tempat surga ini. Al-Qur'an tidak membicarakan tempatnya, dan para mufasir berbeda pendapat tentang hal itu. Sebagian mereka berkata: "Itu adalah surga yang bakal dihuni oleh manusia (jannah al-Ma'wa) dan tempatnya di langit." Namun sebagian lagi menolak pendapat tersebut. Sebab jika ia adalah jannah al-Ma'wa maka iblis tidak dapat memasukinya dan tidak akan terjadi kemaksiatan di dalamnya. Sebagian lagi mengatakan: "Ia adalah surga yang lain, yang Allah ciptakan untuk Nabi Adam dan Hawa." Bahkan ada juga yang berpendapat bahwa ia adalah surga (taman) dari taman-taman bumi yang terletak di tem¬pat yang tinggi. Dan sekelompok mufasir yang lain menganjurkan agar kita menerima ayat tersebut apa adanya dan menghentikan usaha untuk mencari hakikatnya. Kami sendiri sependapat dengan hal ini. Sesungguhnya pelajaran yang dapat kita ambil berkenaan dengan penentuan tempatnya tidak sedikit pun menyamai pelajaran yang dapat kita ambil dari apa yang terjadi di dalamnya.&lt;br /&gt;Nabi Adam dam Hawa memasuki surga dan di sana mereka berdua merasakan kenikmatan manusiawi semuanya. Di sana mereka juga mengalami pengalaman-pengalaman yang berharga. Kehidupan Nabi Adam dan Hawa di surga dipenuhi dengan kebebasan yang tak terbatas. Dan Nabi Adam mengetahui makna kebahagiaan yang ia rasakan pada saat ia berada di surga bersama Hawa. Ia tidak lagi mengalami kesepian. Ia banyak menjalin komunikasi dengan Hawa. Mereka menikmati nyanyian makhluk, tasbih sungai-sungai, dan musik alam sebelum ia mengenal bahwa alam akan disertai dengan penderitaan dan kesedihan. Allah SWT telah mengizinkan bagi mereka untuk mendekati segala sesuatu dan menik¬mati segala sesuatu selain satu pohon, yang barangkali ia adalah pohon penderitaan atau pohon pengetahuan. Allah SWT berkata kepada mereka sebelum memasuki surga:&lt;br /&gt;"Dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang lalim.'" (QS. al-Baqarah: 35)&lt;br /&gt;Nabi Adam dan Hawa mengerti bahwa mereka dilarang untuk memakan sesuatu dari pohon ini, namun Nabi Adam adalah manusia biasa, dan sebagai manusia ia lupa dan hatinya berbolak-balik serta tekadnya melemah. Maka iblis memanfaatkan kemanusiaan Nabi Adam dan mengumpulkan segala kedengkiannya yang disembunyikan dalam dadanya. Iblis terus berusaha membangkitkan waswas dalam diri Nabi Adam. Apakah aku akan menunjukkan kepadamu pohon keabadian dan kekuasaan yang tidak akan sirna? Nabi Adam bertanya-tanya dalam dirinya. Apa yang akan terjadi seandainya ia memakan buah tersebut, barangkali itu benar-benar pohon keabadian. Nabi Adam memang memimpikan untuk kekal dalam kenikmatan dan kebebasan yang dirasakannya dalam surga.&lt;br /&gt;Berlalulah waktu di mana Nabi Adam dan Hawa sibuk memikirkan pohon itu. Kemudian pada suatu hari mereka menetapkan untuk memakan pohon itu. Mereka lupa bahwa Alllah SWT telah mengingatkan mereka agar tidak mendekatinya. Mereka lupa bahwa iblis adalah musuh mereka sejak dahulu. Nabi Adam mengulurkan tangannya ke pohon itu dan memetik salah satu buahnya dan kemudian memberikannya kepada Hawa. Akhirnya mereka berdua memakan buah terlarang itu.&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Dan durhakalah Adam kepada Tuhan dan sesatlah ia." (QS. Thaha: 121)&lt;br /&gt;Tidak benar apa yang disebutkan oleh kitab-kitab kaum Yahudi bahwa Hawa menggoda Nabi Adam yang karenanya ia bertanggung jawab terhadap pemakanan buah itu. Nas Al-Qur'an tidak menyebut Hawa, namun ia menyebut Nabi Adam sebagai orang yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi. Demikianlah setan disalahkan dan Nabi Adam juga disalahkan karena kesombongan. Salah seorang dari mereka menghina manusia, dan yang lain ingin menjadi tandingan bagi Allah SWT dalam hal kekekalan.&lt;br /&gt;Belum selesai Nabi Adam memakan buah tersebut sehingga ia merasakan penderitaan, kesedihan, dan rasa malu. Berubahlah keadaan di sekitamya dan berhentilah musik indah yang memancar dari dalam dirinya. Ia mengetahui bahwa ia tak berbusana, demikian juga istrinya. Akhirnya, ia mengetahui bahwa ia seorang lelaki dan bahwa istrinya seorang wanita. Ia dan istrinya mulai memetik daun-daun pohon untuk menutup tubuh mereka yang terbuka. Kemudian Allah SWT mengeluarkan perintah agar mereka turun dari surga.&lt;br /&gt;Nabi Adam dan Hawa turun ke bumi. Mereka keluar dari surga. Nabi Adam dalam keadaan sedih sementara Hawa tidak henti-hentinya menangis. Karena ketulusan taubat mereka, akhirnya Allah SWT menerima taubat mereka dan Allah SWT memberitahukan kepada mereka bahwa bumi adalah tempat mereka yang asli, di mana mereka akan hidup di dalamnya, mati di atasnya, dan akan dibangkitkan darinya pada hari kebangkitan. Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan. " (QS. al-A'raf: 25)&lt;br /&gt;Kemudian Allah SWT menceritakan kisah tentang pelajaran ketiga yang diperoleh Nabi Adam selama keberadaannya di surga dan setelah keluarnya ia darinya dan turunnya ia ke bumi.&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman:&lt;br /&gt;"Dan Sesungguhnya telah Kami perintahkan kepada Adam dahulu, maka ia lupa (akan perintah itu), dan tidak Kami dapati padanya kemauan yang kuat. Dan (ingatlah) ketika Kami berkata kepada malaikat: 'Sujudlah kamu kepada Adam,' maka mereka sujud kecuali Mis. la membangkang. Maka Kami berkata: "Hai Adam, sesungguhnya ini (Iblis) adalah musuh bagimu dan bagi istrimu, maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka. Sesungguhnya kamu tidak akan kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang, dan sesungguhnya kamu tidak akan merasa dahaga dan tidak pula akan ditimpa panas matahari di dalamnya.' Kemudian setan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata: 'Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa ?' Maka keduanya memakan dari buah pohon itu, lalu tampaklah bagi keduanya aurat-auratnya dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun (yang ada di) surga, dan durhakalah Adam dan sesatlah ia. Kemudian Tuhannya memilihnya maka Dia menerima taubatnya dan memberinya petunjuk. Allah berfirman: 'Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk dari-Ku, lalu barangsiapa yang mengikuti petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.'" (QS. Thaha: 115-123)&lt;br /&gt;Sebagian orang menganggap bahwa Nabi Adam keluar dari surga karena kesalahannya dan kemaksiatannya. Ini adalah anggapan yang tidak benar karena Allah SWT berkehendak menciptakan Nabi Adam di mana Dia berkata kepada malaikat: "Sesungguh¬nya aku akan menjadikan seorang khalifah di muka bumi." Dan Dia tidak mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya aku akan menjadi¬kan khalifah di surga."&lt;br /&gt;Tidaklah turunnya Nabi Adam ke bumi sebagai penurunan penghinaan tetapi ia merupakan penurunan kemuliaan sebagaimana dikatakan oleh kaum sufi. Allah SWT mengetahui bahwa Nabi Adam dan Hawa akan memakan buah itu, dan selanjutnya mereka akan turun ke bumi. Allah SWT juga mengetahui bahwa setan akan merampas kebebasan mereka. Pengalaman merupakan dasar penting dari proses menjadi khalifah di muka bumi agar Nabi Adam dan Hawa mengetahui—begitu juga keturunan mereka— bahwa setan telah mengusir kedua orang tua mereka dari surga, dan bahwa jalan menuju surga dapat dilewati dengan ketaatan kepada Allah SWT dan permusuhan pada setan.&lt;br /&gt;Apakah dikatakan kepada kita bahwa manusia adalah makhluk yang terpaksa, dan bahwa Nabi Adam terpaksa atau dipaksa untuk berbuat kesalahan sehingga ia keluar dari surga dan kemudian turun ke bumi? Sebenarnya anggapan ini tidak kalah bodohnya dari anggapan pertama. Sebab, Nabi Adam merasakan kebebasan sepenuhnya, yang karenanya ia mengemban tanggung jawab dari perbuatannya. Ia durhaka dan memakan buah tersebut sehingga Allah SWT mengeluarkannya dari surga. Maksiat yang dilakukannya tidak berlawanan dengan kebebasannya, bahkan keberadaannya yang asli bersandar kepada kebebasannya. Alhasil, Allah SWT mengetahui apa yang bakal terjadi. Dia mengetahui sesuatu sebelum terjadinya sesuatu itu. Pengetahuan-Nya itu berarti cahaya yang menyingkap, bukan kekuatan yang memaksa. Dengan kata lain, Allah SWT mengetahui apa yang akan terjadi, tetapi Dia tidak men-cegahnya atau mendorongnya agar terjadi. Allah SWT memberikan kebebasan kepada hamba-hamba-Nya dan semua makhluk-Nya. Yang demikian itu berkenaan dengan hikmah-Nya yang tinggi dalam memakmurkan bumi dan mengangkat khalifah di dalamnya.&lt;br /&gt;Nabi Adam memahami pelajaran ketiga. Ia memahami bahwa iblis adalah musuhnya. Secara pasti ia mengerti bahwa iblis adalah penyebab ia kehilangan nikmat dan penyebab kehancurannya. Ia mengerti bahwa Allah SWT akan menyiksa seseorang jika ia berbuat maksiat, dan bahwa jalan menuju ke surga dapat dilewati dengan ketaatan kepada Allah SWT. Ia memahami bahwa Allah SWT menerima taubat, memaafkan, menyayangi, dan memilih. Allah SWT mengajari mereka agar beristigfar dan mengucapkan:&lt;br /&gt;"Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscayalah pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi." (QS. al-A'raf: 23)&lt;br /&gt;Allah SWT menerima taubatnya dan memaafkannya serta mengirimnya ke bumi. Nabi Adam adalah Rasul pertama bagi manusia. Mulailah kehidupan Nabi Adam di bumi. Ia keluar dari surga dan berhijrah ke bumi, dan kemudian ia menganjurkan hal tersebut (hijrah) kepada anak-anaknya dan cucu-cucunya dari kalangan nabi. Sehingga setiap nabi memulai dakwahnya dan menyuruh kaumnya dengan cara keluar dari negerinya atau berhijrah. Di sana Nabi Adam keluar dari surga sebelum kenabiannya, sedangkan di sini (di bumi) para nabi biasanya keluar (hijrah) setelah pengangkatan kenabian mereka.&lt;br /&gt;Nabi Adam mengetahui bahwa ia meninggalkan kedamaian ketika keluar dari surga. Di bumi ia harus menghadapi penderitaan dan pergulatan, di mana ia harus menanggung kesulitan agar dapat makan, dan ia harus melindungi dirinya dengan pakaian dan senjata, serta melindungi istrinya dan anak-anaknya dari serangan binatang buas yang hidup di bumi. Sebelum semua itu dan sesudahnya, ia harus meneruskan pertempurannya dengan pangkal kejahatan yang menyebabkannya keluar dari surga, yaitu setan. Di bumi, setan membuat waswas kepadanya dan kepada anak-anaknya sehingga mereka masuk dalam neraka Jahim. Pertempuran antara pasukan kebaikan dan pasukan kejahatan di bumi tidak akan pernah berhenti. Maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk Allah SWT, ia tidak akan merasakan ketakutan dan kesedihan, dan barangsiapa yang bermaksiat kepada Allah SWT dan mengikuti makhluk api, iblis, maka ia akan bersamanya di neraka.&lt;br /&gt;Nabi Adam mengerti semua ini. Ia menyadari bahwa penderitaan akan menyertai kehidupannya di atas bumi. Satu-satunya yang dapat meringankan kesedihannya adalah, bahwa ia menjadi penguasa di bumi, yang karenanya ia harus menundukkannya, memakmurkannya, dan membangunnya serta melahirkan keturunan yang baik di dalamnya, sehingga mereka dapat mengubah kehidupan dan membuatnya lebih baik. Hawa melahirkan dalam satu perut seorang lelaki dan seorang perempuan, dan pada perut berikutnya seorang lelaki dan seorang perempuan, maka dihalalkan perkawinan antara anak lelaki dari perut pertama dengan anak perempuan dari perut kedua. Akhirnya, anak-anak Nabi Adam menjadi besar dan menikah serta memenuhi bumi dengan keturunannya.&lt;br /&gt;Nabi Adam mengajak mereka untuk menyembah Allah SWT. Nabi Adam menyaksikan kecenderungan pertama dari anaknya terhadap pangkal kejahatan, yaitu iblis sehingga terjadilah kejahatan pembunuhan yang pertama kali di muka bumi. Salah seorang anak Nabi Adam membunuh saudara kandungnya sendiri. Anak yang jahat itu membunuh saudaranya yang baik. Allah berfirman:&lt;br /&gt;"Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putra Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka diterimalah dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). (QS. al-Maidah: 27)&lt;br /&gt;Dikatakan bahwa pembunuh ingin merebut istri saudara kandungannya untuk dirinya sendiri. Nabi Adam memerintahkan mereka berdua untuk menghadirkan kurban lalu setiap dari mereka menghadirkan kurban yang dimaksud. Allah SWT menerima kurban dari salah satu dari mereka dan menolak kurban yang lain:&lt;br /&gt;"Ia (Qabil) berkata: 'Aku pasti membunuhmu.' Berkata Habil: 'Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa. Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan sekalian alam. (QS. al-Maidah: 27-28)&lt;br /&gt;Perhatikanlah bagaimana Allah SWT menyampaikan kepada kita kalimat-kalimat yang diucapkan oleh anak Nabi Adam yang terbunuh sebagai syahid, dan ia menyembunyikan kalimat-kalimat yang diucapkan oleh si pembunuh. Si pembunuh mengangkat tangannya sambil mengancam, namun calon korban pembunuhan itu berkata dengan tenang:&lt;br /&gt;Sesungguhnya aku ingin agar kamu kembali dengan membawa dosa membunuhku dan dosamu sendiri, maka kamu akan menjadi penghuni neraka, dan yang demikian itulah pembalasan bagi orang-orang yang lalim. " (QS. al-Maidah: 29)&lt;br /&gt;Selesailah percakapan antara mereka berdua dan anak yang jahat itu membiarkan anak yang baik beberapa saat. Setelah beberapa hari, saudara yang baik itu tidur di tengah-tengah hutan yang penuh dengan pohon. Di hutan itu, keledai tua mati dan dagingnya dimakan oleh burung Nasar dan darahnya ditelan oleh bumi. Yang tersisa hanya tulang belulang berserakan di tanah. Kemudian saudaranya yang jahat membawanya menuju saudara kandungnya yang sedang tidur, lalu ia mengangkat tangannya dan menjatuhkan dengan keras dan cepat. Anak laki-laki baik itu tampak pucat wajahnya ketika melihat darah mengucur darinya, lalu ia bangun. Ia bermimpi saat tidur. Lalu si pembunuh menghantam saudaranya sehingga tidak tampak lagi gerakan dari tubuhnya. Si pembunuh puas bahwa saudara kandungnya benar-benar mati. Pembunuh itu berdiri di depan korban dengan tenang dan tampak pucat wajahnya.&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda: "Setiap orang yang membunuh jiwa yang tak berdosa maka anak Adam yang pertama akan juga menanggung dosanya karena ia yang pertama kali mengajarkan pembunuhan." Si pembunuh terduduk di depan saudaranya dalam keadaan berlumuran darah. Apa yang akan dikatakannya terhadap Nabi Adam, ayahnya, jika ia bertanya kepadanya tentang hal itu. Nabi Adam mengetahui bahwa mereka berdua keluar bersama-sama lalu mengapa ia kembali sendinan. Seandainya ia mengingkari pembunuhan terhadap saudaranya itu di depan ayahnya, maka di manakah ia dapat menyembunyikan jasadnya, dan di mana ia dapat membuangnya? Saudaranya yang terbunuh itu merupakan manusia yang pertama kali mad di muka bumi sehingga tidak diketahui bagaimana cara menguburkan orang yang mati. Pembunuh itu membawa jasad saudara kandungnya dan memikulnya. Tiba-tiba keheningan itu dipecah dengan suara burung yang berteriak sehingga ia merasa ketakutan. Pembunuh itu menoleh dan menemukan seekor burung gagak yang berteriak di atas bangkai burung gagak yang mati. Burung gagak yang hidup meletakkan bangkai burung gagak yang mad di atas tanah lalu ia mulai menggali tanah dengan paruhnya dan kedua kakinya. Kemudian ia mengangkatnya dengan paruhnya dan meletakkannya dengan lembut dalam kuburan. Lalu ia menimbunkannya di atas tanah. Setelah itu, ia terbang di udara dan kembali berteriak. Si pembunuh berdiri dan ia mundur untuk meraih jasad saudara kandungnya dan kemudian berteriak:&lt;br /&gt;"Berkata Qabil: 'Aduhai, celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, lalu aku dapat menguburkan saudaraku ini?" (QS. al-Maidah: 31)&lt;br /&gt;Ia mulai merasakan kesedihan yang sangat dalam atas apa yang telah dilakukannya terhadap saudaranya. Ia segera menyadari bahwa ia adalah orang yang paling buruk dan paling lemah. Ia telah membunuh orang yang paling utama dan paling kuat. Anak Nabi Adam berkurang satu dan iblis berhasil "mencuri" seorang anak Nabi Adam. Bergetarlah tubuh si pembunuh dan ia mulai menangis dengan keras, lalu ia menggali kuburan saudara kandungnya. Ketika mendengar kisah tersebut Nabi Adam berkata:&lt;br /&gt;"Ini adalah perbuatan setan. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang menyesatkan lagi nyata." (QS. al-Qashash: 15)&lt;br /&gt;Nabi Adam merasakan kesedihan mendalam atas hilangnya salah satu anaknya. Salah seorang dari mereka mad dan yang lain dikuasai oleh setan. Nabi Adam salat untuk anaknya yang mati, dan kemudian ia kembali menjalani kehidupannya di muka bumi. Beliau adalah manusia yang bekerja dan mengalami penderitaan. Seorang Nabi yang menasihati anak-anaknya dan cucu-cucunya, serta mengajak mereka untuk menyembah Allah SWT. Beliau menceritakan kejahatan iblis kepada mereka, dan meminta kepada mereka agar berhati-hati darinya. Beliau menceritakan pengalaman pribadinya bersama iblis kepada mereka, dan menceritakan kehidupan¬nya bersama anaknya yang tega membunuh saudara kandungnya sendiri.&lt;br /&gt;Nabi Adam telah menjadi dewasa, lalu tahun demi tahun datang silih berganti sehingga anak-anaknya tersebar di bumi, lalu datanglah waktu malam di atas bumi. Angin bertiup sangat kencang. Dan bergoncanglah daun-daun pohon tua yang ditanam oleh Nabi Adam, di mana dahan-dahannya mendekati danau sehingga buahnya menyentuh air danau. Dan ketika pohon itu menjadi tegak setelah berlalunya angin, air mulai berjatuhan di antara cabang-cabangnya dan tampak dari jauh bahwa pohon itu sedang menarik dirinya (memisahkan diri) dari air dan menangis. Pohon itu sedih dan dahan-dahannya berguncang. Sementara itu, di langit tampak bahwa bintang-bintang juga berguncang. Cahaya bulan menerobos kamar Nabi Adam sehingga cahaya itu menerpa wajah Nabi Adam. Wajah Nabi Adam tampak lebih pucat dan lebih muram dari wajah bulan. Bulan mengetahui bahwa Nabi Adam akan mati.&lt;br /&gt;Kamar yang sederhana, kamarnya Nabi Adam. Nabi Adam tertidur dengan jenggotnya yang putih dan wajahnya yang bersinar di atas tempat ddur dari dahan-dahan pohon dan bunga-bunga. Anak-anaknya semua berdiri di sekelilingnya dan menunggu wasiatnya. Nabi Adam berbicara dan memahamkan anak-anaknya bahwa hanya ada satu perahu keselamatan bagi manusia, dan hanya ada satu senjata baginya yang dapat menenangkannya. Perahu itu adalah petunjuk Allah SWT dan senjata itu adalah kalimat-kalimat Allah SWT.&lt;br /&gt;Nabi Adam menenangkan anak-anaknya, bahwa Allah SWT tidak akan membiarkan manusia sendirian di muka bumi. Sesungguhnya Dia akan mengutus para nabi untuk membimbing mereka dan menyelamatkan mereka. Para nabi itu memiliki nama-nama, sifat-sifat, dan mukjizat-mukjizat yang berbeda-beda. Tetapi mereka dipertemukan dengan satu hal, yaitu mengajak untuk menyembah Allah SWT semata.&lt;br /&gt;Demikianlah wasiat Nabi Adam kepada anak-anaknya. Akhirnya, Nabi Adam menutup kedua matanya, dan para malaikat memasuki kamarnya dan mengelilinginya. Had Nabi Adam tersenyum ketika mendapatkan kata salam yang dalam, dan rohnya mencium bau bunga surga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-8956145447622759305?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/8956145447622759305/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/05/kisah-riwayat-nabi-adam-as.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/8956145447622759305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/8956145447622759305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/05/kisah-riwayat-nabi-adam-as.html' title='Kisah / riwayat nabi ADAM as'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-1054084584322167254</id><published>2010-05-11T05:54:00.000-07:00</published><updated>2010-05-11T06:01:14.329-07:00</updated><title type='text'>Hari akhir dan AL MAHDI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Akhir mungkin bukanlah istilah yang akrab bagi kebanyakan orang. Oleh karena itu, pertama-tama penulis akan memberikan penjelasan singkat atas masalah ini. Hari Akhir berarti ‘masa terakhir.’ Menurut kitab-kitab Islam, hal ini berarti sebuah periode waktu yang dekat dengan Hari Kiamat.&lt;br /&gt;Berbagai tanda-tanda di dalam Al Qur’an dan tambahan penjelasan tentang Hari Akhir dalam kitab hadits memungkinkan kita sampai pada sebuah kesimpulan yang sangat penting. Ayat-ayat Al Qur’an dan berbagai hadits mengungkapkan adanya dua tahap Hari Akhir. Tahap pertama adalah sebuah periode ketika seluruh manusia mengalami berbagai masalah materi dan spiritual. Setelah itu, bumi akan memasuki periode keselamatan yang disebut “Masa Keemasan” yang ditandai dengan kehidupan yang penuh rahmat dan berkah dengan tegaknya agama yang benar. Menjelang akhir Masa Keemasan, akan ada keruntuhan sosial dalam waktu singkat, dan inilah saatnya manusia menunggu Hari Kiamat.&lt;br /&gt;Dalam buku ini, kita menelaah Hari Akhir dari sudut pandang ayat-ayat Al Qur’an dan hadits. Yang jelas, tanda-tanda Hari Akhir tersebut saat ini telah mulai terlihat satu per satu, tepat seperti yang dijelaskan dalam berbagai rujukan tersebut. Munculnya tanda-tanda yang diberitakan empat belas abad yang lalu adalah kejadian besar yang meningkatkan iman dan ketaatan orang-orang beriman kepada Allah. Tentu bukan suatu kebetulan, dalam jangka waktu yang pendek seperti ini, seluruh tanda-tanda ini muncul satu demi satu. Tanda-tanda ini adalah kabar gembira bagi hamba-hamba Allah.&lt;br /&gt;Penjelasan tentang berbagai peristiwa yang dibahas di halaman-halaman berikut ini dibuat menurut petunjuk ayat Al-Qur’an, 'Dan katakanlah: ”Segala puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaran-Nya, maka kamu akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tidak lalai dari apa yang kamu kerjakan'' (QS An Naml: 93).&lt;br /&gt;Hal lain yang harus ditegaskan di sini adalah bahwa Allah Maha Mengetahui tentang segala sesuatu. Seperti di setiap persoalan lainnya, kita tidak mempunyai pengetahuan sama sekali selain yang telah Dia beritahukan kepada kita:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TANDA-TANDA HARI AKHIR&lt;br /&gt;DI DALAM AL QUR’AN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda-tanda hari akhir di dalam Al Qur’an&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu, melainkan hari kiamat (yaitu) yang datang kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila hari Kiamat sudah datang? (QS Muhammad: 18).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ayat ini kita ketahui bahwa Al Qur’an telah menjelaskan tanda-tanda yang mengumumkan datangnya Hari Akhir. Agar dapat memahami tanda-tanda ‘pengumuman besar’ ini, kita harus merenungkan ayat ini. Sebaliknya, seperti yang ditunjukkan dalam ayat ini, pemikiran kita tidak akan berguna sama sekali ketika Hari Akhir tiba-tiba datang kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Akhir itu dekat&lt;br /&gt;Allah berfirman dalam Al Qur’an bahwa tidak diragukan lagi bahwa Hari Akhir itu sudah dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tak ada keraguan padanya ... (QS Al Hajj: 7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tidaklah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. Dan sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang, maka maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik (QS Al Hijr: 85).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada sebagian orang yang beranggapan bahwa pesan Al Qur’an tentang Hari Akhir difirmankan lebih dari 1400 tahun lalu, dan masa itu sudah lama, jika dibandingkan dengan panjang usia seorang manusia. Padahal, di sini tersirat persoalan akhir dunia ini, matahari dan bintang-bintang, singkatnya, alam semesta. Ketika kita menganggap bahwa alam semesta berusia miliaran tahun, maka empat belas abad adalah suatu jangka waktu yang sangat pendek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan akhlakul Islam di dunia&lt;br /&gt;Allah menyatakan bahwa orang-orang yang menyembah-Nya secara murni, tanpa menyekutukan-Nya dengan makhluk-Nya sebagai tuhan-tuhan lain selain-Nya dan beramal saleh untuk meraih ridha-Nya, akan dianugerahi kekuasaan dan pengaruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tidak mempersekutukan apa pun dengan-Ku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik (QS An Nuur: 55).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sejumlah ayat, juga dikatakan bahwa adalah sunnatullah, bahwa hamba-hamba Allah yang beriman dan hidup dalam agama yang benar dalam hati mereka akan menjadi pewaris dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sungguh telah Kami tulis di dalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam Lauhul Mahfuzh), bahwasanya bumi ini dipusakai (oleh) hamba-hamba-Ku yang saleh (Surat Al Anbiya’: 105).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Kami pasti akan menempatkan kamu di negeri-negeri itu sesudah mereka. Yang demikian itu (adalah untuk) orang-orang yang takut (akan menghadap) ke hadirat-Ku dan yang takut kepada ancaman-Ku (Surat Ibrahim: 14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah pasti akan menepati janji-janji-Nya. Tingkat akhlak yang tinggi yang akan menaklukkan ajaran yang sesat, paham-paham yang menyimpang, dan pemahaman agama yang salah adalah akhlak Islam. Orang-orang kafir dan musyrik tidak dapat mencegah hal ini terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbelahnya bulan&lt;br /&gt;Surat ke-54 di dalam Al Qur’an disebut 'Surat Al Qamar.' Dalam bahasa Inggris, qamar berarti bulan. Dalam beberapa hal, surat ini menjelaskan kehancuran yang menimpa kaum Nuh, ‘Aad, Tsamud, Luth dan Fir’aun, karena mereka menolak peringatan para nabi. Bersamaan dengan itu, ada sebuah pesan yang sangat khusus disampaikan di ayat pertama berkenaan dengan Hari Akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan. (QS Al Qamar: 1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata 'terbelah' yang digunakan di ayat ini berasal dari kata dalam bahasa Arab, syaqqa, yang mempunyai berbagai makna. Dalam sejumlah tafsir atas ayat Al Qur’an ini, makna 'terbelah' lebih tepat. Tetapi kata syaqqa dalam bahasa Arab dapat juga berarti 'membajak’ atau 'mencangkul' tanah.&lt;br /&gt;Untuk contoh pertama, kita dapat merujuk ayat ke-26 Surat Abasa:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya, lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, anggur dan sayur-sayuran. (QS ‘Abasa: 25-29)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelas terlihat bahwa makna syaqqa di sini bukanlah 'membelah.' Kata ini berarti membajak tanah untuk menumbuhkan berbagai tanaman.&lt;br /&gt;Apabila kita kembali ke tahun 1969, kita dapat melihat salah satu keajaiban Al Qur’an. Berbagai eksperimen yang dilakukan di permukaan bulan pada 20 Juli 1969 mungkin mengisyaratkan terbuktinya berita yang disampaikan 1.400 tahun lalu dalam Surat Al Qamar. Pada tanggal itu, para astronot Amerika menjejakkan kakinya di bulan. Setelah menggali tanah di bulan, mereka melakukan berbagai percobaan ilmiah dan mengumpulkan contoh batu-batuan dan tanah. Tentu sangat menarik bahwa berbagai kejadian ini sesuai sepenuhnya dengan pernyataan dalam ayat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda-tanda yang dijelaskan oleh Nabi SAW terjadi satu demi satu&lt;br /&gt;Di berbagai hadits yang sampai kepada kita dari Rasulullah SAW, disampaikan berita mengenai Hari Akhir dan Masa Keemasan Islam. Ketika kita membandingkan tanda-tanda ini dengan berbagai peristiwa yang terjadi di masa kita, kita dapat melihat berbagai petunjuk bahwa kita tengah hidup dalam Hari Akhir. Kita juga dapat melihat petunjuk yang mengabarkan datangnya Masa Keemasan Islam.&lt;br /&gt;Berbagai hadits yang digunakan di bagian lain buku ini nanti akan berisi informasi yang disampaikan oleh Rasulullah SAW berkenaan dengan hal ini.&lt;br /&gt;Di sini, mungkin akan muncul keraguan di benak pembaca dalam hal kebenaran dan kesahihan hadits-hadits mengenai Hari Akhir ini. Ada sebuah cara untuk membedakan hadits yang sahih dengan hadits yang palsu. Seperti kita ketahui, hadits mengenai Hari Kiamat berkaitan dengan berbagai peristiwa yang akan terjadi di masa depan. Karena alasan itu, ketika sebuah hadits memang terbukti dengan berjalannya waktu, semua keraguan tentang sumber pernyataan itu menjadi sirna.&lt;br /&gt;Sejumlah ilmuwan Islam yang melakukan penelitian tentang masalah Hari Akhir dan tanda-tanda Hari Kiamat telah menggunakan syarat ini. Seorang ahli tentang masalah ini, Bediuzzaman Said Nursi, berkata bahwa hadits tentang Hari Akhir yang berkaitan dengan peristiwa-peristiwa yang telah bisa diamati pada masa kita menunjukkan kebenaran hadits tersebut.1&lt;br /&gt;Sebagian tanda-tanda yang diberitakan dengan hadits ini dapat diamati di beberapa tempat di dunia dalam jangka waktu 1400 tahun sejarah Islam. Akan tetapi hal ini belum membuktikan bahwa jangka waktu itu adalah Hari Akhir. Untuk jangka waktu tertentu yang dapat disebut Hari Akhir, seluruh tanda-tanda Hari Akhir harus telah dapat dilihat kejadiannya pada jangka waktu yang sama. Hal ini dinyatakan dalam sebuah hadits:&lt;br /&gt;Tanda-tanda yang terjadi setelah tanda yang lain seperti butiran manik-manik sebuah kalung yang jatuh satu per satu ketika talinya putus. (HR Tirmidzi)&lt;br /&gt;Dalam hadits-hadits ini, permulaan Hari Akhir digambarkan sebagai waktu ketika silang pendapat berkembang, serta perang dan konflik semakin meningkat, ketika ada kekacauan dan kehancuran moral mencuat dan manusia menjauh dari akhlak agama. Pada waktu tersebut, berbagai bencana alam akan terjadi di seluruh dunia, kemiskinan akan mencapai tingkat yang belum terlihat sebelumnya, ada peningkatan besar dalam angka kejahatan, pembunuhan dan kekejaman di berbagai tempat. Tetapi, hal ini hanyalah tahap pertama. Selama tahap kedua, Allah akan menyelamatkan manusia dari kekacauan ini dan menggantikannya dengan keadaan yang penuh berkah dan ridha-Nya dengan berlimpahnya materi, perdamaian, dan keamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peperangan dan kekacauan&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda, “Al Harj (akan meningkat)”’ Mereka bertanya, “Apakah Al Harj itu?” Beliau menjawab, “(Yaitu) pembunuhan (saling membunuh), (yaitu) saling membunuh (pembunuhan).” (HR Bukhari)&lt;br /&gt;Hari Kiamat (As Sa’ah) akan tiba ketika kekerasan, pertumpahan darah, dan kekacauan akan menjadi suatu yang lazim (HR Al-Muttaqi al-Hindi, Muntakhab Kanzul Ummaal)&lt;br /&gt;Dunia ini tidak akan menemui akhirnya, hingga suatu hari akan datang pada manusia, pada hari itu akan ada pembunuhan massal dan pertumpahan darah. (Muslim)&lt;br /&gt;Apabila kita melihat empat belas abad lalu, kita melihat berbagai peperangan di wilayah tertentu sebelum abad kedua puluh. Akan tetapi, peperangan yang mempengaruhi setiap orang di dunia, sistem politik, seluruh perekonomian, dan struktur sosial, hanya terjadi pada masa kini saja, dalam dua perang dunia. Di Perang Dunia I, lebih dari 20 juta jiwa meninggal. Pada Perang Dunia II, jumlah yang mati lebih dari 50 juta jiwa. Di samping itu, Perang Dunia II diakui sebagai perang yang paling berdarah, paling besar, dan paling menghancurkan dalam sejarah.&lt;br /&gt;Berbagai pertentangan yang terjadi setelah Perang Dunia II (Perang Dingin, Perang Korea, Perang Vietnam, konflik Arab-Israel dan Perang Teluk) adalah contoh di antara berbagai peristiwa yang paling gawat di zaman modern ini. Selain itu, berbagai perang, pertentangan, dan perang saudara di tingkat wilayah telah menyebabkan kehancuran di berbagai belahan dunia. Di berbagai tempat seperti Bosnia, Palestina, Chechnya, Afghanistan, Kashmir, dan banyak lagi lainnya, berbagai masalah terus merongrong kemanusiaan.&lt;br /&gt;Contoh lain bentuk ‘kekacauan’ yang menghantui umat manusia yang setara dengan peperangan adalah teror terorganisir tingkat internasional. Seperti yang juga disepakati oleh pihak berwenang dalam masalah ini, berbagai tindakan teror telah berlipat ganda jumlahnya di paruh kedua abad kedua puluh.2 Bahkan dapat dikatakan bahwa teror adalah sebuah ciri khas abad kedua puluh.2 Berbagai organisasi yang bercirikan rasisme, komunisme, dan berbagai paham serupa, atau dengan tujuan kebangsaan, telah melakukan berbagai tindakan kejam dengan bantuan teknologi yang semakin maju. Di dalam sejarah dunia yang lebih terkini, berbagai tindakan teror berulang-ulang telah menyebabkan kekacauan. Banyak darah telah tertumpah dan orang-orang tak bersalah yang tak terhitung jumlahnya telah telah dibantai atau terbunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehancuran kota-kota besar: peperangan dan bencana&lt;br /&gt;Berbagai kota besar akan dihancurkan dan hal ini akan terjadi seolah-olah kota-kota itu tidak pernah ada sebelumnya. (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-Zaman)&lt;br /&gt;Kehancuran kota-kota yang dimaksudkan dalam hadits ini mengingatkan pada kehancuran yang sekarang muncul karena perang dan berbagai bencana alam. Belum lama ini, senjata nuklir, pesawat tempur, bom, rudal, dan senjata modern yang canggih lainnya telah menyebabkan kehancuran yang belum pernah terbayangkan sebelumnya. Berbagai senjata mengerikan ini telah menyebabkan tingkat kehancuran yang belum pernah terlihat sebelumnya. Jelas, kota-kota besar yang menjadi sasaran adalah yang paling menderita karena kehancuran ini. Kehancuran karena Perang Dunia II yang belum ada bandingannya adalah salah satu contohnya. Dengan penggunaan bom atom di perang terbesar di dunia itu, Hiroshima dan Nagasaki hancur total. Akibat pemboman hebat, berbagai ibu kota Eropa dan kota-kota penting lainnya menderita berbagai kerusakan.&lt;br /&gt;Pada beberapa tahun terakhir, angin topan, badai, angin puyuh, dan berbagai bencana lainnya menimbulkan akibat merusak atas benua Amerika dan juga beberapa tempat lain di dunia. Selain itu, banjir telah menyebabkan timbunan lumpur yang menutupi berbagai pusat pemukiman penduduk. Kemudian, gempa bumi, letusan gunung, dan gelombang pasang air laut juga telah menyebabkan kehancuran yang besar. Oleh karena itu, seluruh kehancuran yang terjadi pada kota-kota besar karean bencana-bencana ini adalah suatu tanda penting dalam setiap peristiwanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gempa Bumi&lt;br /&gt;As Sa’ah (Hari Akhir) tidak akan terjadi hingga ... gempa bumi akan sangat sering terjadi (HR Bukhari).&lt;br /&gt;Ada dua hadits besar sebelum hari hisab ... dan kemudian tahun-tahun penuh gempa bumi (Diriwayatkan oleh Ummu Salamah RA.)&lt;br /&gt;Dalam beberapa tahun terakhir, gempa bumi besar telah terjadi berulang-ulang, dan termasuk bencana yang menakutkan bagi masyarakat di seluruh dunia. Apabila kita melihat data yang dikumpulkan oleh American National Earthquake Information Center (Pusat Informasi Gempa Bumi Nasional Amerka, ANEI) selama tahun 1999, kita menemukan 20.832 gempa bumi telah terjadi di berbagai tempat di dunia. Akibatnya, 22.711 orang diperkirakan kehilangan jiwanya.3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemiskinan&lt;br /&gt;Orang-orang miskin akan meningkat jumlahnya. (Amal Al-Din Al-Qazwini, Mufid Al-'ulum Wa-mubid Al-humum)&lt;br /&gt;Kekayaan beredar hanya di antara orang-orang kaya, tanpa manfaat bagi orang-orang miskin. (HR Tirmidzi).&lt;br /&gt;Yang jelas masa yang dimaksudkan oleh Rasulullah SAW menjelaskan keadaan pada saat ini. Apabila kita menengok abad-abad sebelumnya, kita melihat bahwa berbagai kesulitan dan kecemasan yang disebabkan oleh kekeringan, peperangan, dan berbagai bencana lain bersifat sementara dan terbatas di sebuah wilayah tertentu. Akan tetapi, saat ini, kemiskinan dan kesulitan mencari penghidupan bersifat permanen den mewabah.&lt;br /&gt;Di dunia saat ini, kemiskinan telah mencapai angka yang sangat memprihatikankan. Laporan terakhir UNICEF mengungkapkan bahwa satu dari empat penduduk dunia hidup dalam 'penderitaan dan kekurangan yang tidak terbayangkan sebelumnya'.4 Sekitar 1,3 miliar manusia di dunia bertahan hidup dengan uang kurang dari $1 (sekitar Rp8.800) sehari. Tiga miliar manusia di dunia saat ini bertahan hidup dengan $2 (sekitar Rp17.600) sehari.5 Sekitar 1,3 miliar kekurangan air bersih. Sekitar 2,6 miliar tidak mampu mendapatkan sarana kesehatan yang memadai.6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Runtuhnya nilai-nilai akhlak&lt;br /&gt;Hari Kiamat (As Sa’ah) akan datang ketika perzinaan tersebar luas (Al-Haythami, Kitab al-Fitan).&lt;br /&gt;Hari Akhir tidak akan datang hingga mereka (orang-orang jahat) melakukan perzinaan di jalan-jalan (jalan-jalan umum). (Ibn Hibban and Bazzar)&lt;br /&gt;Pria akan meniru perilaku wanita; dan wanita akan meniru perilaku pria. (Allama Jalaluddin Suyuti, Durre-Mansoor)&lt;br /&gt;Orang-orang akan menyenangi perbuatan homoseksual dan lesbianisme. (Al-Muttaqi al-Hindi, Muntakhab Kanzul Ummaal)&lt;br /&gt;Hubungan seksual tidak sah secara terbuka akan marak. (HR Bukhari)&lt;br /&gt;Hari Akhir itu tidak akan datang hingga angka pembunuhan meningkat. (HR Bukhari)&lt;br /&gt;Di masa kini, ada bahaya besar yang mengancam pola hidup masyarakat dunia. Dengan cara yang sama seperti virus membunuh tubuh manusia, bahaya ini mengakibatkan keruntuhan sosial yang sangat parah. Bahaya ini adalah keruntuhan nilai-nilai akhlak yang membantu mempertahankan masyarakat yang sehat. Homoseksualitas, pelacuran, hubungan seks pra-nikah dan di luar nikah, penyimpangan seksual, pornografi, pelecehan seksual, dan peningkatan angka penderita penyakit kelamin, adalah sejumlah petunjuk penting dari keruntuhan nilai-nilai akhlak.&lt;br /&gt;Hadits tentang penolakan agama yang benar&lt;br /&gt;dan nilai-nilai moral dalam Al Qur’an&lt;br /&gt;Menjelang datangnya Hari Akhir akan ada hari-hari ketika pengetahuan (agama) akan dicabut (lenyap) dan kejahiliyahan secara umum akan meluas.... (HR Bukhari).&lt;br /&gt;Akan ada suatu ujian kegelapan kecil yang akan menimpa setiap orang di suatu masyarakat, dan kemudian ketika orang menganggap ujian itu telah berakhir, ujian itu akan terjadi terus-menerus. Selama itu seorang manusia bisa jadi adalah seorang mukmin di pagi hari dan menjadi seorang kafir di sore hari. (HR Abu Daud).&lt;br /&gt;Akan datang suatu waktu pada umat ketika orang akan membaca Al Qur'an, tetapi tidak akan lebih jauh dari tenggorokan (tidak masuk ke dalam hati mereka) (HR Bukhari).&lt;br /&gt;Sebelum Hari Akhir akan ada kekisruhan seperti potongan malam yang gelap, ketika seorang manusia akan menjadi seorang beriman di pagi hari dan seorang kafir di sore hari, atau seorang beriman di sore hari dan kafir di pagi hari (HR Abu Daud).&lt;br /&gt;Suatu waktu akan datang, ketika seorang manusia tidak akan peduli bagaimana mereka mendapatkan sesuatu, halal atau haram. (HR Bukhari).&lt;br /&gt;Akan muncul pada hari akhir seseorang yang akan memperoleh keuntungan dunia dengan menjual agama. (HR Tirmidzi)&lt;br /&gt;Hari Akhir tidak akan datang hingga tersisa orang-orang yang tidak mengetahui kebajikan dan tidak pernah mencegah kejahatan (HR Ahmad).&lt;br /&gt;Hari Akhir tidak akan datang sebelum Allah mengambil agama-Nya dari manusia di bumi, tidak meninggalkan seorang pun di atas bumi ini selain orang-orang kafir yang tidak mengenal perbuatan yang benar atau menolak perbuatan yang salah. (Diriwayatkan oleh Abdullah ibn 'Amr bin ‘Ash)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munculnya nabi-nabi palsu&lt;br /&gt;Hari akhir tidak akan datang sebelum datangnya tiga puluh Dajjal, masing-masing mengaku dirinya sebagai seorang utusan Allah. (HR Abu Daud)&lt;br /&gt;Para ahli telah mencatat meningkatnya jumlah orang yang mengaku dirinya juru selamat, yang mulai muncul pada tahun 1970-an, dan sejak itu peningkatan jumlahnya cukup berarti. Menurut para ahli ini, ada dua alasan dasar peningkatan ini. Yang pertama adalah jatuhnya komunisme, dan sebab lainnya adalah kesempatan yang dimungkinkan oleh teknologi internet.7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Qur’an menjelaskan turunnya Isa AS ke bumi&lt;br /&gt;Allah tidak menghendaki orang-orang kafir membunuh ‘Isa AS, melainkan mengangkatnya ke sisi-Nya, dan mengumumkan kabar gembira kepada umat manusia bahwa nabi Isa akan turun ke bumi di Hari Akhir. Al Qur’an memberikan informasi mengenai turunnya ‘Isa AS dalam sejumlah ayat:&lt;br /&gt;• Salah satu ayat menyatakan bahwa orang-orang kafir yang merencanakan pembunuhan Isa AS tidak berhasil;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;… dan karena ucapan mereka, “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, ‘Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) ‘Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ‘Isa. (QS An Nisaa’: 157)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Ayat lain mengatakan bahwa ‘Isa AS tidak meninggal, melainkan diangkat dari lingkungan manusia ke kehadirat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;… tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat ‘Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Mahaperkasa lagi Mahabijaksana (QS An Nisaa’: 158).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Pada ayat ke-55 Surat Ali 'Imran, kita telah mengetahui bahwa Allah akan menempatkan orang-orang yang mengikuti 'Isa AS di atas orang-orang yang kafir hingga Hari Kebangkitan. Ini sebuah fakta sejarah bahwa 2000 tahun lalu, murid-murid 'Isa tidak mempunyai kekuasaan politik. Orang-orang Kristen yang hidup antara zaman tersebut dan masa sekarang telah meyakini sejumlah ajaran palsu, terutama doktrin Trinitas (mengakui tiga Tuhan dalam satu Tuhan). Oleh karena itu, terbukti bahwa mereka tidak bisa disebut sebagai pengikut Nabi 'Isa as, karena, seperti dikatakan di berbagai ayat di dalam Al Qur'an, mereka yang meyakini Trinitas telah tergelincir ke dalam kesesatan. Dalam hal ini, pada waktu sebelum Hari Akhir, para pengikut 'Isa AS akan mengalahkan orang-orang yang ingkar itu dan memenuhi janji ilahiyah yang termuat di dalam Surat Ali 'Imran. Yang pasti, kelompok yang diberkati ini akan diketahui ketika 'Isa AS ketika turun kembali ke bumi.&lt;br /&gt;• Selain itu, Allah berfirman di dalam Qur'an bahwa seluruh Ahli Kitab akan meyakini 'Isa AS sebelum dia meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada seorang pun dari Ahli Kitab, kecuali akan beriman kepadanya (‘Isa) sebelum kematiannya. Dan di hari kiamat nanti ‘Isa itu akan menjadi saksi terhadap mereka. (QS An Nisaa’: 159)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mengetahui dengan jelas dari ayat ini bahwa ada tiga janji yang belum terpenuhi berkenaan dengan ‘Isa as. Yang pertama, seperti setiap manusia lainnya, Nabi ‘Isa AS akan meninggal. Yang kedua, seluruh Ahli Kitab akan melihatnya dalam bentuk sosok manusia dan akan menaatinya ketika dia hidup. Tidak ada keraguan bahwa dua perkiraan ini akan terpenuhi ketika ‘Isa AS datang kembali sebelum Hari Akhir. Perkiraan ketiga mengenai kesaksian ‘Isa AS atas Ahli Kitab akan terpenuhi di Hari Akhir.&lt;br /&gt;• Ayat lain dalam Surat Maryam membahas kematian ‘Isa AS:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal, dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali. (QS Maryam: 33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita membandingkan ayat ini dengan ayat ke-55 Surat Ali ‘Imran, kita dapat memahami sebuah fakta yang sangat penting. Ayat dalam Surat Ali ‘Imran tersebut berbicara mengenai ‘Isa AS diangkat ke kehadirat Allah. Di ayat ini tidak ada informasi yang diberikan berkenaan dengan apakah ‘Isa AS meninggal atau tidak. Tetapi di ayat ke-33 Surat Maryam, disebutkan mengenai kematian ‘Isa AS. Kematian kedua ini mungkin terjadi hanya apabila ‘Isa AS turun ke bumi kembali dan meninggal setelah hidup di sini selama beberapa waktu (Allah-lah Yang Lebih Mengetahui).&lt;br /&gt;• Ayat lain yang menjelaskan turunnya ‘Isa ke bumi adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He will teach him ('Isa) the Book and Wisdom, and the Torah and the Gospel. (Surah Al 'Imran: 48)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah akan mengajarkan kepadanya Al Kitab, Hikmah, Taurat, dan Injil. (QS Ali ‘Imran: 48)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memahami rujukan atas ‘Al Kitab” yang disebutkan di ayat ini, kita harus melihat ayat-ayat lain di dalam Al Qur’an yang relevan dengan pokok permasalahan ini: apabila Al Kitab dikatakan di satu ayat bersama dengan Taurat dan Injil, itu pasti berarti Al Qur’an. Ayat ketiga dari Surat Ali ‘Imran menegaskan maksud tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah, tiada ada Tuhan melainkan Dia, Yang Hidup kekal lagi senantiasa berdiri sendiri. Dia menurunkan Al Kitab (Al Qur’an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil sebelum (Al Qur’an), menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al Furqaan. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai balasan (siksa). (QS Ali ‘Imran: 2-4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Dalam hal ini, Al Kitab yang disebut dalam ayat 48, yang akan dipelajari oleh ‘Isa AS, hanya mungkin berupa Al Qur’an. Kita mengetahui bahwa ‘Isa AS telah mengetahui Taurat dan Injil selama kehidupannya, yaitu, sekitar 2000 tahun lalu. Jelas, kitab tersebut adalah Al Qur’an yang dia akan ajarkan ketika dia turun ke bumi kembali.&lt;br /&gt;• Petunjuk yang paling menarik pada ayat ke-59 Surat Ali 'Imran adalah: Sesungguhnya misal (penciptaan) 'Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. ..." Di ayat ini kita dapat melihat ada sejumlah kesamaan antara kedua nabi tersebut. Seperti kita ketahui, Adam AS dan 'Isa AS keduanya tidak berayah, tetapi kita dapat menarik suatu kesamaan lebih lanjut dari ayat di atas, di antara turunnya Adam AS ke permukaan bumi dari surga dan turunnya 'Isa AS dari hadirat Allah pada Hari Akhir.&lt;br /&gt;• Al Qur’an mengatakan hal berikut ini tentang ‘Isa AS:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus. (QS Az Zukhruf: 61)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mengetahui bahwa ‘Isa AS hidup enam abad sebelum Al Qur’an diwahyukan. Oleh karena itu, ayat ini harus merujuk, bukan pada kehidupan pertamanya, melainkan pada kedatangannya kembali selama Hari Akhir. Baik dunia Kristen maupun Islam sangat menunggu-nunggu kedatangan ‘Isa as yang kedua kalinya itu. Kehadiran terhormat tamu yang diberkati ini di permukaan bumi akan merupakan tanda penting dari Hari Akhir.&lt;br /&gt;• Bukti lebih lanjut kedatangan kedua ‘Isa AS dapat ditemukan dalam penggunaan kata wakahlan dalam Surat Al Maidah 110 dan Surat Ali ‘Imran 46. Di kedua ayat ini, kita diwahyukan perintah berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Ingatlah), ketika Allah mengatakan, “Hai ‘Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkanmu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa...” (QS Al Ma’idah: 110)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dia berbicara dengan manusia dalam buaian dan ketika sudah dewasa dan dia adalah salah seorang di antara orang-orang yang saleh.” (QS Ali ‘Imran: 46)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-katanya hanya muncul di dua ayat ini dan hanya merujuk pada ‘Isa AS. Kata ini digunakan untuk menjelaskan usia ‘Isa AS yang cukup dewasa. Kata ini merujuk pada usia antara 30 dan 50, yaitu akhir masa pemuda dan awal usia tua. Para ilmuwan Islam setuju menerjemahkan kata ini merujuk ke periode setelah usia 35 tahun.&lt;br /&gt;Para ilmuwan Islam meyakini sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas yang mendukung bahwa ‘Isa AS diangkat ke sisi Allah ketika berusia muda, yaitu permulaan usia 30-an, dan ketika dia turun ke bumi kembali, dia akan berusia 40 tahun ketika tinggal dan hidup di permukaan bumi ini. ‘Isa AS akan berusia tua setelah dia kembali ke bumi, sehingga ayat ini dapat dikatakan merupakan sebuah bukti kedatangan kedua ‘Isa AS ke bumi.8&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW menceritakan kedatangan kedua ‘Isa AS&lt;br /&gt;Ada beberapa hadits dari Rasulullah SAW yang menyebut kedatangan kedua ‘Isa AS. Ilmuwan Islam Shawkani menyatakan ada 29 hadits mengenai kembalinya ‘Isa AS dan bahwa informasi yang terkandung di dalam hadits-hadits ini tidak dapat dipalsukan. (Ibnu Majah)&lt;br /&gt;Demi Allah Yang jiwaku ada di tangan-Nya, putra Maryam, ‘Isa, akan turun dalam waktu singkat di antara kamu orang-orang beriman (Muslimin) sebagai seorang penguasa yang adil (HR Bukhari)&lt;br /&gt;Hari Akhir tidak akan datang hingga putra Maryam (yaitu ‘Isa AS) turun di antara kamu sebagai seorang penguasa yang adil. (HR Bukhari)&lt;br /&gt;Rasulullah SAW menjelaskan apa yang dilakukan oleh ‘Isa AS ketika dia turun kembali:&lt;br /&gt;’Isa as, putra Maryam as, akan turun, berkuasa selama 40 tahun dengan Kitabullah dan sunnahku, lalu meninggal. (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-Zaman)&lt;br /&gt;Isa AS, putra Maryam AS, akan menjadi seorang hakim yang adil dan penguasa yang adil (dalam umatku), mematahkan dan meremukkan kayu salib dan membunuh babi... Bumi ini akan dipenuhi dengan kedamaian seperti sebuah bejana diisi dengan air. Seluruh dunia akan mengumandangkan dan mengikuti satu kata yang sama dan tidak satu pun akan disembah selain Allah. (Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HARI AKHIR DAN MUNCULNYA AL MAHDI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa penjelasan penting mengenai Hari Akhir adalah sebagai berikut: Selama kekacauan mengerikan di hari akhir, Allah akan memerintahkan seorang hamba yang mempunyai akhlak yang mulia, yang dikenal sebagai Al Mahdi (pemberi petunjuk ke arah kebenaran), untuk mengajak umat manusia kembali ke jalan yang benar. Tugas pertama Al Mahdi akan berupa dikobarkannya perang pemikiran di dalam dunia Islam dan mengembalikan umat Muslin yang telah jauh dari intisari Islam sejati, menuju iman dan akhlak sesungguhnya. Dalam hal ini, Al Mahdi mempunyai tiga tugas dasar:&lt;br /&gt;1. Menghancurkan seluruh sistem filsafat yang mengingkari keberadaan Allah dan mendukung ateisme.&lt;br /&gt;2. Memerangi takhayul dengan membebaskan Islam penindasan orang-orang munafik yang telah menyimpangkan agama, dan kemudian mengungkap dan melaksanakan akhlak Islam sejati yang didasarkan pada aturan Al Qur’an.&lt;br /&gt;3. Memperkuat seluruh dunia Islam, baik secara politik maupun sosial, dan kemudian mengembangkan perdamaian, keamanan, dan kesejahteraan serta memecahkan berbagai masalah kemasyarakatan.&lt;br /&gt;Menurut sejumlah besar hadits, Nabi ‘Isa AS akan turun ke bumi pada waktu bersamaan dan akan menyeru seluruh pemeluk Kristen dan Yahudi, khususnya, untuk meninggalkan berbagai kepercayaan takhayul yang diyakini oleh mereka pada saat ini dan hidup menurut Al Qur’an. Ketika pemeluk Kristen telah mendengarkannya, umat Islam dan Kristen akan bersama di bawah satu keimanan dan dunia ini akan mengalami zaman perdamaian, keamanan, kebahagian, dan kesejahteraan terbesar yang dikenal sebagai Masa Keemasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TANDA-TANDA KEDATANGAN AL-MAHDI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyimpangan mendalam&lt;br /&gt;Sementara lingkungan yang menyimpang justru dapat membuat orang-orang beriman dengan iman yang kuat meningkat keimanan dan kesabaran mereka, dan pahala mereka di Hari Akhirat, lingkungan seperti ini menyebabkan orang-orang dengan iman yang lemah dan dangkal menjadi kehilangan keimanan mereka atau semakin memperlemahnya. Al Mahdi akan datang ketika lingkungan yang menyimpang ini sudah sangat dalam dan parah.&lt;br /&gt;Al Mahdi, salah satu kaumku, muncul sebagai manusia dengan ridha Allah, saat Hari Pembalasan sudah dekat dan melemahnya hati orang-orang beriman karena kematian, kelaparan, dan hilangnya sunah, dan munculnya kemajuan teknologi dan hilangnya makna memerintahkan kebenaran dan melarang kemungkaran. Kemakmuran dan keadilannya akan memudahkan hati orang-orang yang beriman, dan persahabatan serta saling mencintai akan menyelesaikan perselisihan di antara bangsa-bangsa non-Arab dan Arab. (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-burhan fi ’Alamat al-Mahdi Akhir al-Zaman, halaman. 66)&lt;br /&gt;Kekacauan, penyimpangan, dan ketakutan akan muncul di Barat .... Penyimpangan akan meningkat pesat. (Mukhtasar Tazkirah Qurtubi)&lt;br /&gt;Sejenis penyimpangan akan muncul ke permukaan. Tidak satu pun pihak mampu melindungi dirinya dari penyimpangan itu, dan penyimpangan itu menyebar segera ke setiap penjuru. Situasi ini akan bertahan hingga seseorang datang dan berkata, “Hai umat manusia, mulai saat ini pemimpinmu adalah Al Mahdi.” (Ibnu Hajar Haytahami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi’alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 23)&lt;br /&gt;Hadits ini berbicara mengenai sebuah penyimpangan yang akan menyentuh setiap orang dan menyebar dengan cepat. Dengan kata lain, sejenis penyimpangan yang dikenal oleh setiap orang dan menjadikan orang-orang beriman sebagai sasarannya. Penyimpangan ini menentang agama dan Allah. Saat ini, filsafat materialis adalah kecenderungan utama terbesar yang dirancang untuk menolak keberadaan dan penciptaan Allah. Landasan filsafat ini adalah 'teori evolusi', yang memberikan dasar, yang oleh pencetusnya disebut sendiri sebagai hal “ilmiah”. Walaupun tidak didasarkan pada bukti ilmiah dan logika apa pun, kalangan materialis tertentu di seluruh dunia tetap berusaha agar teori ini diterima, dengan menggunakan cara-cara yang dikaitkan dengan propaganda yang kuat, kebohongan, dan bahkan penipuan.&lt;br /&gt;Pada saat ini, ketika teori ini telah merasuki hampir setiap rumah tangga melalui media massa dan televisi, maka setiap orang di dunia Islam dan di mana pun berada telah mendengarkannya. Teori ini adalah teori pertama yang dinyatakan sebagai kenyataan ketika seseorang masih kanak-kanak dengan cara kebohongan dan penipuan yang tidak terhitung banyaknya. Ketika mereka tumbuh semakin dewasa, mereka terus disesatkan oleh omong kosong lucu ini, bahwa mereka dan seluruh umat manusia muncul sebagai makhluk hidup hanya karena kebetulan dan bahwa mereka adalah keturunan monyet. Para pemuda dari semua usia dicuci otaknya di seluruh tingkatan pendidikan melalui kebohongan para evolusionis.&lt;br /&gt;Ada sebuah poin penting yang perlu digarisbawahi di sini. Sebagaimana ditekankan oleh Rasulullah SAW pada salah satu haditsnya, penyimpangan yang menyebar cepat dan merata di seluruh dunia hanya bisa mengemuka ketika perangkat teknologi yang tepat tersedia, seperti yang ada sekarang (misalnya, media massa, penerbitan, media elektronik, internet, dan komunikasi satelit). Ketika teknologi tersebut belum muncul di masa lalu, penyimpangan tidak akan menyebar ke seluruh dunia. Akibatnya, tidak ada bentuk penyimpangan lain yang telah menyatakan perang atas keberadaan, penciptaan dan agama Allah terlihat di masa lalu. Semua hal ini adalah di antara tanda-tanda penting, sehingga datangnya Al Mahdi bertepatan dengan masa sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Larangan agama yang mendapatkan penerimaan&lt;br /&gt;Gaya hidup yang marak pada masa sekarang, yang telah menyebar begitu luas dalam beberapa dekade terakhir, dan tidak membuat perbedaan yang jelas antara apa yang dilarang dan diperbolehkan oleh agama, dan justru mentolerir segala jenis penyimpangan, mencerminkan lingkungan yang digambarkan dalam hadits-hadits ini. Beberapa hadits menjelaskan lingkungan kegelapan ini, pertanda datangnya Al Mahdi, sebagai berikut:&lt;br /&gt;Al Mahdi tidak akan muncul, kecuali orang-orang kafir menyerbu ke segala tempat dan secara terbuka dilakukan di depan umum. Yang berkuasa di saat seperti itu adalah penyerbuan oleh orang-orang tak beriman.... Itulah kekuatannya. (Mektubat-i Rabbani, 2:259).&lt;br /&gt;Al Mahdi akan datang setelah berbagai penyimpangan keji (fitnah), di mana seluruh larangan dianggap sebagai hukum (Ibnu Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 23).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang Iran-Irak&lt;br /&gt;Akan ada huru hara di bulan Syawal (bulan kesepuluh dalam kalender Hijriyah), pembicaraan tentang perang di bulan Dzulqa’dah (bulan kesebelas dalam kalender Hijriyah) dan pecahnya perang di bulan Dzulhijjah (bulan kedua belas). (Allamah Muhaqqiq Ash-Sharif Muhammad ibn 'Abd al-Rasul, Al-Isaatu li Asrat'is-saat, hal. 166)&lt;br /&gt;Tiga bulan yang dimaksudkan dalam hadits ini kebetulan bertepatan dengan bulan-bulan berkecamuknya Perang Iran Irak. Pemberontakan pertama atas Shah Iran berlangsung pada 5 Syawal 1398 (8 September 1976), seperti yang ditunjukkan oleh hadits ini, dan perang meletus antara Iran dan Irak pada bulan Dzulhijjah 1400 (Oktober 1980).&lt;br /&gt;Hadits lain menjelaskan keterangan perang ini sebagai berikut:&lt;br /&gt;Sebuah bangsa/suku akan datang dari arah Persia, dengan menyeru, “Kamu bangsa Arab! Kamu begitu bersemangat! Apabila Kamu tidak memberi hak mereka yang sebenarnya, tidak satu pun akan bersekutu denganmu ... Hak itu harus diberikan kepada mereka satu hari dan kepadamu pada hari berikutnya, dan janji-janji kerja sama harus ditepati...! Mereka akan berangkat ke Mutekh; umat Islam akan turun ke lembah itu ... Orang-orang musyrik akan berdiri di sana di tepi sebuah sungai hitam (Rakabeh) di sisi lain. Akan ada perang di antara mereka. Allah akan mencabut kedua pasukan itu dari kemenangan ... (Al Barzeenji, Signs of the Judgment Day, p. 179)&lt;br /&gt;- Bangsa yang datang dari arah Persia: bangsa yang datang dari wilayah Iran&lt;br /&gt;- Persia: Iran, orang-orang Iran&lt;br /&gt;- Turun ke lembah: Lembah, Lembah Iran&lt;br /&gt;- Mutekh: Nama sebuah gunung di wilayah itu&lt;br /&gt;- Rakabeh: Wilayah tempat sumur-sumur minyak terpusat&lt;br /&gt;Hadits ini menarik perhatian karena pecahnya perselisihan rasial yang akan menyebabkan kedua belah pihak turun ke lembah (Lembah Iran) dan terjadinya perang. Kemudian, seperti yang dicatat di hadits ini, Perang Iran Irak berlangsung selama 8 tahun, dan walaupun ribuan korban telah berjatuhan, tetapi tidak satu pun pihak dapat menyatakan kemenangan atau keunggulan yang mutlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendudukan Afghanistan&lt;br /&gt;Taliqan yang sangat miskin (sebuah wilayah di Afghanistan), yang di tempat itu berada harta Allah, tetapi bukan emas dan perak, tetapi terdiri dari orang-orang yang mengenal Allah seperti mereka seharusnya mengenalnya. (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, hal. 59)&lt;br /&gt;Ada suatu petunjuk bahwa Afghanistan akan diduduki selama Hari Akhir. Invasi Rusia ke Afghanistan berlangsung pada tahun 1979 (1400, menurut kalender Hijriyah). Selain itu, hadits ini mengajak kita memperhatikan kekayaan alam Afghanistan. Saat ini, kandungan minyak bumi yang besar, tambang besi dan tambang batu bara yang belum digali secara komersial telah ditemukan di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhentinya aliran sungai Eufrat&lt;br /&gt;Berhentinya dan terganggunya aliran sungai Eufrat merupakan salah satu tanda kedatangan Al Mahdi.&lt;br /&gt;Segera sungai Eufrat akan memperlihatkan kekayaan (gunung) emas, maka siapa pun yang berada pada waktu itu tidak akan dapat mengambil apa pun darinya. (HR Bukhari)&lt;br /&gt;Sungai itu (Eufrat) akan memperlihatkan sebuah gunung emas (di bawah sungai itu). (Abu Daud)&lt;br /&gt;Berbagai buku hadits menyebutkan kedua peristiwa ini. Al-Suyuti menyebutkan hadits ini sebagai ‘berhentinya air.’ Sebenarnya Bendungan Keban telah menghentikan aliran air sungai ini. Tanah sekitarnya telah menjadi sama nilainya dengan emas karena berbagai alasan, seperti dihasilkannya aliran listrik dan begitu suburnya tanah pertanian melalui fasilitas irigasi dan transportasi sejak bendungan itu dibuat. Bendungan ini menyerupai gunung betun, dan kekayaannya senilai emas yang keluar dari sungai itu. Oleh karena itu, dam ini menyerupai sifat-sifat ‘gunung emas’ (Allah-lah Yang Maha Tahu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerhana bulan dan matahari di bulan Ramadhan&lt;br /&gt;Ada dua tanda untuk kedatangan Al Mahdi ... Yang pertama adalah gerhana bulan di malam pertama Ramadhan, dan kedua adalah gerhana matahari di pertengahan bulan ini. (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 47)&lt;br /&gt;Akan ada dua gerhana matahari di bulan Ramadhan sebelum kedatangan Al Mahdi. (Mukhtasar Tazkirah Qurtubi)&lt;br /&gt;... Gerhana matahari di pertengahan bulan Ramadhan dan gerhana bulan di akhirnya .... (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, h. 37)&lt;br /&gt;Telah sampai kepadaku bahwa sebelum Al Mahdi datang bulan akan gerhana dua kali di bulan Ramadhan (Diriwayatkan oleh by Abu Nu'aym in al-Fitan)&lt;br /&gt;Yang menarik di sini adalah, tidak mungkin akan ada dua gerhana matahari dan gerhana bulan dalam satu bulan. Hal ini tidak dapat terjadi pada keadaan biasa. Akan tetapi, sebagian besar tanda-tanda Hari Akhir merupakan peristiwa-peristiwa yang dapat dijangkau dan diwujudkan oleh pikiran manusia, dan tergantung pada alasan tertentu.&lt;br /&gt;Apabila peristiwa-peristiwa ini dianalisis lebih lanjut, sejumlah perbedaan menjadi jelas. Yang terbaik dilakukan dalam keadaan seperti ini adalah menentukan hal-hal yang menjadi kesepakatan. Dugaan yang ada adalah sebagai berikut: akan ada gerhana matahari dan bulan selama bulan Ramadhan. Keduanya akan berjarak sekitar 14-15 hari dan gerhana-gerhana ini akan berulang dua kali.&lt;br /&gt;Sejalan dengan perhitungan ini, ada sebuah gerhana bulan pada tahun 1981 (tahun Hijriyah 1401) pada hari ke-15 bulan Ramadhan dan gerhana bulan pada hari ke-29 pada bulan tersebut. Ada pula sebuah gerhana bulan “kedua” pada tahun 1982 (tahun Hijriyah 1402) pada hari ke-14 bulan Ramadhan dan gerhana matahari pada hari ke-28 pada bulan tersebut.&lt;br /&gt;Ini juga penting, terutama karena dalam contoh khusus ini, akan ada sebuah gerhana bulan penuh di pertengahan bulan Ramadhan, sebuah ramalan yang paling mendekati kebenaran.&lt;br /&gt;Kejadian peristiwa-peristiwa ini selama kurun waktu yang sama bertepatan dengan tanda-tanda kedatangan Al Mahdi. Hal tersebut, beserta kejadian ulangannya yang menakjubkan di permulaan abad keempat belas Hijriah selama dua tahun berturut-turut (1401-02), menjadikan kejadian-kejadian ini mungkin adalah tanda-tanda yang disebutkan oleh hadits.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Munculnya sebuah komet&lt;br /&gt;Sebuah bintang dengan ekor bercahaya akan muncul dari Timur sebelum munculnya Al Mahdi. (Ka’b al-Ahbar)&lt;br /&gt;Sebuah komet akan muncul di Timur dengan mengeluarkan cahaya sebelum tiba. (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 53)&lt;br /&gt;Munculnya bintang itu akan terjadi setelah gerhana matahari dan bulan. (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, hal. 32).&lt;br /&gt;Seperti yang disebutkan oleh sejumlah hadits,&lt;br /&gt;Pada tahun 1986 (1406 Hijriyah), komet Halley melintasi bumi. Komet ini merupakan sebuah bintang terang bersinar yang melintas dari Timur ke Barat. Ini terjadi setelah gerhana matahari dan bulan pada tahun 1981 dan 1982 (1401-1402 Hijriyah).&lt;br /&gt;Kejadian munculnya bintang ini dengan tanda-tanda lain kemunculan Al Mahdi menunjukkan bahwa komet Halley adalah bintang seperti yang dimaksudkan di hadits ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyerbuan Ka’bah dan akibat pertumpahan darah&lt;br /&gt;Orang-orang akan menunaikan ibadah haji bersama-sama dan berkumpul tanpa seorang Imam. Orang-orang yang naik haji akan dilempari dan akan ada sebuah peperangan di Mina yang menyebabkan banyak orang terbunuh dan darah akan mengalir sampai Jumratul Aqabah. (Jamra: sebuah pilar batu yang menjadi simbol Setan dan dilempari dengan batu jumrah selama ibadah haji.) (Diriwayatkan oleh 'Amr ibn Shu'ayb, al-Hakim and Nu'aym ibn Hammad)&lt;br /&gt;Orang-orang akan menunaikan ibadah haji tanpa seorang imam yang memimpin mereka. Peperangan besar akan pecah ketika sampai ke Mina dan mereka dilempari seperti anjing dilempari dan suku-suku saling menyerang satu dengan lainnya. Perselisihan ini meluas sehingga kedua kaki terkubur di genangan darah. (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, h. 35)&lt;br /&gt;Kata “pada tahun ketika dia akan muncul” menarik perhatian kita pada sebuah pembantaian yang akan terjadi pada tanggal kemunculan Al Mahdi. Pada tahun 1979, sebuah pembantaian yang sangat mirip dengan ini terjadi selama penyerbuan Ka’bah, yang terjadi selama bulan haji. Yang sangat menarik karena penyerbuan ini terjadi pada permulaan periode selama itu tanda-tanda munculnya Al Mahdi, yaitu hari pertama 1400 Hijriyah (21 November 1979).&lt;br /&gt;Hadits-hadits ini juga menyebutkan pertumpahan darah dan pembantaian. Pembunuhan atas 30 orang selama bentrokan antara tentara Arab Saudi dan para militan yang melakukan penyerangan selama penyerbuan itu memperkuat kebenaran bagian lain dari hadits ini.&lt;br /&gt;Tujuh tahun kemudian, sebuah peristiwa yang lebih berdarah terjadi selama bulan haji. Pada peristiwa ini, 402 jamaah haji yang melakukan demonstrasi terbunuh, dan banyak menimbulkan pertumpahan darah. Baik tentara Arab Saudi maupun jemaah haji Iran telah melakukan dosa besar karena mereka saling membunuh. Insiden berdarah ini mempunyai kesesuaian yang tinggi dengan peristiwa yang dijelaskan dalam hadits ini.&lt;br /&gt;There come the cries of war in (the month of) Shawwal with the outbreak of war, massacre, and carnage in (the month of) Dhu'l-Hijja. The pilgrims are plundered in this month, the streets cannot be crossed because of the blood shed, and religious prohibitions are violated. Big sins are committed near the Magnificient House (the Ka`ba). (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, p. 37)&lt;br /&gt;Akan datang tangis peperangan di bulan Syawal dengan pecahnya perang, pembantaian, dan pembunuhan di bulan Dzulhijjah. Jamaah haji dijarah di bulan ini, jalan-jalan tidak dapat dilewati karena genangan darah, dan larangan agama dilanggar. Dosa besar telah dilakukan di sisi Rumah Penuh Berkah (Al Ka’bah). (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, h. 37)&lt;br /&gt;Hadits ini menarik perhatian kita pada insiden yang akan terjadi di dekat Ka’bah. Insiden selama tahun 1407 Hijriyah sebenarnya terjadi dekat Ka’bah, dan bukan di dalamnya, yang berbeda dengan peristiwa tahun 1400 Hijriyah. Kedua insiden ini terjadi tepat seperti yang dimaksudkan oleh hadits-hadits tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlihatnya api di Timur&lt;br /&gt;Di bagian lain dari tanda-tanda munculnya Al Mahdi,, buku Ikdidduerer menyatakan: ”Munculnya sebuah kebakaran besar yang terlihat di Timur hingga mencapai langit selama tiga malam. Terlihatnya warna merah yang besar tidak semerah warna fajar lazimnya, dan merebak di atas horison. (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, h. 32)&lt;br /&gt;Sebuah kebakaran besar akan terjadi di Timur selama 3 atau 7 hari dalam sebuah rentetan yang diikuti dengan kegelapan di langit dan warna kemerahan baru yang tidak seperti warna merah biasa yang menyebar di atas langit. Sebuah pernyataan akan didengar dalam sebuah bahasa yang dapat dipahami bumi. (Allamah Muhaqqiq Ash-Sharif Muhammad ibn 'Abd al-Rasul, Al-Isaatu li Asrat'is-saat, h. 166)&lt;br /&gt;Aku bersumpah bahwa sebuah api besar akan mengurungmu. Api itu sekarang dalam keadaan padam di lembah yang disebut Berehut. Api itu menelan orang-orang dengan rasa sakit yang pedih di dalamnya, membakarnya, dan menghancurkan jiwa dan harta, dan menyebar ke seluruh dunia dengan terbang seperti awan melalui bantuan angin. Panasnya di malam hari lebih tinggi daripada suhu siang hari. Dengan berjalan hingga sedalam pusat bumi dari kepala-kepala manusia, api itu menjadi sebuah keributan besar, tepat seperti kilat antara bumi dan langit, demikian beliau bersabda. (Mukhtasar Tazkirah Qurtubi)&lt;br /&gt;Penjelasan singkat tentang api ini, sebuah tanda kedatangan Al Mahdi adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Pada bulan Juli 1991, setelah invasi Irak ke Kuwait, sebuah kebakaran besar menyebar melintasi Kuwait dan Teluk Persia setelah pasukan Irak membakar sumur-sumur minyak Kuwait.&lt;br /&gt;Selain itu, bagian pertama hadits ini mengatakan bahwa api itu berada ‘dalam keadaan padam.’ Oleh karena itu, api itu disebabkan oleh dibakarnya suatu zat yang mudah terbakar. Yang menunggu dalam keadaan padam bukanlah api itu sendiri, melainkan bahan yang akan dibakar oleh api tersebut.&lt;br /&gt;Dalam hal ini, zat tersebut berarti minyak bumi di bawah tanah. Berehut adalah nama sebuah sumur – sebuah sumur minyak bumi. Ketika waktu itu datang, minyak bumi yang dikeluarkan dari sumur-sumur itu akan menjadi api yang siap untuk dibakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah tanda dari matahari&lt;br /&gt;Dia (Al Mahdi) tidak akan datang, kecuali ada sebuah tanda muncul dari matahari. (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, h. 47)&lt;br /&gt;Al Mahdi tidak akan datang, kecuali terbitnya matahari sebagai suatu pertanda. (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, h. 33)&lt;br /&gt;Ledakan besar yang terdeteksi di matahari selama abad kedua puluh dapat merupakan tanda ini.&lt;br /&gt;Selain itu, pada tanggal 11 Agustus 1999, gerhana matahari adalah gerhana terakhir abad kedua puluh. Gerhana ini adalah gerhana pertama yang dapat dilihat oleh begitu banyak orang dan dapat dipelajari dalam jangka waktu yang begitu panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membangun Kembali Tempat-tempat yang Telah Hancur&lt;br /&gt;Pembangunan kembali tempat-tempat yang hancur di dunia dan reruntuhan bangunan-bangunan adalah tanda dan petunjuk penting Hari Kiamat (Ismail Mutlu, Kıyamet Alametleri, (Signs of the Last Day), Mutlu Publications, Istanbul, 1999, hal.138).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai hadits meriwayatkan bahwa Al Qur’an&lt;br /&gt;berbicara tentang Al Mahdi&lt;br /&gt;Al Mahdi akan memerintah bumi, tepat seperti Dzulqarnain dan Sulaiman (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi ‘Alamat al-Mahdi al-Muntazar, h. 29).&lt;br /&gt;Ashabul Kahfi akan menjadi para penolong Al Mahdi (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, hal. 59).&lt;br /&gt;Jumlah penolong Al Mahdi akan sama banyaknya seperti orang yang melintasi sungai bersama Thalut (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-Zaman, hal. 57).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MASA KEEMASAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW menggambarkan Hari Akhir&lt;br /&gt;dengan sifat-sifat surgawinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak hadits menunjukkan adanya sebuah kurun waktu ketika nilai-nilai Al Qur'an akan meliputi bumi ini. Periode ini yang dikenal sebagai Masa Keemasan, akan berlangsung selama lebih dari setengah abad, dan dalam banyak hal akan menyerupai 'Masa yang Penuh Berkah” selama masa Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;Menurut satu hadits, manusia akan begitu puas sehingga mereka akan menghabiskan hari-hari mereka tanpa sadar bahwa waktu terus berlalu dan hari berganti hari. Mereka akan berdoa kepada Allah untuk memperpanjang hidup mereka agar dapat menerima lebih banyak berkah dari kemuliaan ini. Hadits Nabi lainnya menyatakan bahwa:&lt;br /&gt;Orang muda berkeinginan agar mereka cepat dewasa, sementara orang dewasa berkeinginan akan tetap muda ... Kebaikan bahkan akan menjadi semakin baik, dan bahkan orang-orang jahat pun diperlakukan dengan baik (Al-Mutaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-Zaman, hal. 59).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlimpah materi&lt;br /&gt;Banyak hadits mengungkapkan bahwa akan ada hasil panen tanaman dan barang-barang akan melimpah secara tak terduga, dan semuanya didistribusikan tanpa diukur.&lt;br /&gt;Selama kurun waktu ini, umatku akan menuju kehidupan yang tenteram dan nyaman, yang tidak pernah dikenal sebelumnya. (Tanah ini) akan mengeluarkan hasil panen dan tidak akan menariknya kembali... (HR Ibnu Majah)&lt;br /&gt;Pada hari akhir akan ada seorang khalifah yang akan menyalurkan kekayaan tanpa menghitungnya (HR Muslim).&lt;br /&gt;Penduduk langit dan bumi akan puas dengan pemerintahannya dan semacam tanaman akan ditumbuhkan oleh bumi, sehingga yang hidup akan menginginkan agar yang mati dapat kembali dihidupkan (At Tabrani dan Abu Nu’aym).&lt;br /&gt;Tanah ini akan kembali seperti nampan emas yang menumbuhkan tumbuh-tumbuhan... (Ibn Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemajuan teknologi akan memberikan kelimpahan&lt;br /&gt;materi di Masa Keemasan&lt;br /&gt;Manusia akan menuai 700 takaran gandum untuk setiap kali mereka menabur.... Manusia akan menyebar beberapa genggam bibit dan menuai 700 genggaman (hasil panen).... Walaupun banyak hujan turun, tidak satu pun akan sia-sia. (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 24)&lt;br /&gt;Maksud hadits adalah peningkatan produksi pertanian yang akan terjadi di Hari Akhir dengan beralih menuju pertanian modern, berkembangnya teknik pertanian baru, yang memperbaiki persediaan bibit pertanian dan yang menggunakan air hujan secara lebih efisien dengan membangun bangunan-bangunan dan danau-danau buatan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya hidup yang tinggi dan kemiskinan akan berakhir&lt;br /&gt;Karena Masa Keemasan akan merupakan sebuah masa kemakmuran dan kekayaan melimpah, seluruh manusia akan menerima lebih daripada yang mereka minta. Tidak ada yang akan diukur atau dihitung.&lt;br /&gt;Rasulullah SAW berkata bahwa umatnya akan hidup dalam berkah, khususnya selama Hari-hari Akhir:&lt;br /&gt;Suatu masa akan datang ketika seorang manusia dengan kekayaan emas di tangannya berjalan dan tidak menemukan seorang pun yang mau menerima sedekah itu (Mukhtasar Tazkirah Qurtubi).&lt;br /&gt;Kemudian umatku akan dirahmati, jumlah binatang akan meningkat dan tanah, akan menghasilkan berbagai buah-buahan (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 26).&lt;br /&gt;Pasti, harta benda akan melimpah, mengalir seperti air. Tetapi tidak seorang pun akan (membungkuk) untuk mengambilnya. (Mukhtasar Tazkirah Qurtubi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama akan dikembalikan ke keadaan semula&lt;br /&gt;Berita lain yang diungkapkan melalui kitab hadits berkenaan dengan Hari akhir adalah bahwa agama sejati tidak lagi disalahpahami. Di Masa Keemasan, seluruh salah paham bid'ah yang memasuki Islam setelah Rasulullah SAW akan dihancurkan, dan agama ini akan diperbarui. Tepat seperti di masa Rasulullah SAW, ketentuan-ketentuan agama akan dipenuhi.&lt;br /&gt;Setelah wafatnya Rasulullah SAW dan sahabat-Nya, sejarah mencatat bahwa berbagai bid’ah dan bentuk ibadah yang tidak pernah disampaikan telah memasuki agama Islam, dan tidak terhitung hadits dan pendapat, sebagian besar sampai kepada kita saat ini, dipalsukan dan disebut sebagai berasal dari Rasulullah SAW. Walaupun upaya terbaik Muslimin sejati telah dilakukan untuk menghapus pemalsuan itu, masih banyak perbuatan yang dilakukan atas nama Islam saat ini justru tidak didasarkan pada Al Qur’an.&lt;br /&gt;Karena Al Qur’an adalah satu-satunya sumber yang dapat membedakan antara perbuatan yang benar dan yang salah, hanya petunjuknya saja yang dapat memperlihatkan dan menghapus bid’ah ini. Dengan cara ini, agama yang benar akan muncul kembali.&lt;br /&gt;Di Hari Akhir, Allah akan mengembalikan agama ini ke keadaan semula dan menjadikan akhlak Al Qur’an mengemuka. Ketika masa ini datang, Dia akan mencabut seluruh penyimpangan yang menghalangi orang-orang dari hidup berdasarkan agama-Nya dan akan menjernihkan Islam dari seluruh bid’ah, kepercayaan yang palsu, dan bentuk peribadatan yang tidak benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TANDA-TANDA HARI AKHIR&lt;br /&gt;DARI SURAT AL KAHFI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad SAW menggarisbawahi surat ini.&lt;br /&gt;Banyak hadits nabi menghubungkan Surat Al Kahfi dengan Hari Akhir. Sebagian hal ini disampaikan di bawah ini:&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh An-Nawwas ibn Sam’an:&lt;br /&gt;‘Dia, yang hidup dan melihatnya (Dajjal) harus membacakan di depannya ayat-ayat pembukaan Surat Al Kahfi. (HR Muslim)&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Abu Umamah al-Bahili:&lt;br /&gt;Barangsiapa memasuki nerakanya (Dajjal), mintalah pertolongan Allah dan bacakan ayat pembukaan Surat Al Kahfi, dan hal ini akan mendinginkan dan mendamaikannya, seperti api menjadi dingin terhadap Ibrahim. (HR Ibnu Katsir)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda-tanda dan rahasia Hari Akhir&lt;br /&gt;Satu alasan mengapa Rasulullah SAW menganjurkan orang-orang beriman membaca Surat Al Kahfi adalah karena surat ini berisi isyarat penting mengenai Hari Akhir, seperti berbagai hal yang dibutuhkan untuk bertahan dan memerangi Dajjal, dan gerakan-gerakan anti-agama yang menimbulkan berbagai kejahatan atas kemanusiaan, yang ingin disebarkan oleh Dajjal ke seluruh dunia. Surat Al Kahfi ini juga berisi berbagai pelajaran bagi kaum Muslimin. Anjuran Rasulullah SAW untuk menghapalkan dan membaca surat ini dengan penuh perhatian adalah suatu isyarat kuat tentang hal ini. Seperti kita akan lihat di seluruh bab ini, pengalaman Ashabul Kahfi yang tinggal di sebuah masyarakat yang kafir, pelajaran bahwa Musa AS belajar dari Khidr, dan pemerintahan di atas dunia yang didirikan oleh Dzulqarnain AS agar dapat menyebarkan nilai-nilai Islam, adalah perkara-perkara yang perlu direnungkan oleh orang-orang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan Ashabul Kahfi yang luar biasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau kamu mengira bahwa orang-orang yang mendiami gua dan (yang mempunyai) raqim itu, mereka termasuk tanda-tanda kekuasaan Kami yang mengherankan? (Ingatlah) tatkala pemuda-pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua lalu, mereka berdoa, “Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)” (QS Al Kahfi: 9-10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua ayat ini menyinggung keadaan para pemuda yang luar biasa itu. Dari cerita tersebut, kita melihat pengalaman mereka sebagai sesuatu yang gaib dan tidak lazim. Seluruh kehidupan mereka penuh dengan kejadian yang menakjubkan. Keadaan ini merupakan pokok permasalahan hadits Nabi SAW yang menghubungkan antara tanda-tanda ini dengan Hari Akhir. Ini mengisyaratkan bahwa orang-orang yang hidup di Masa Akhir dapat mengalami berbagai pengalaman supernatural.&lt;br /&gt;Ayat kesepuluh menjelaskan kepada kita bahwa para pemuda tersebut mencari tempat perlindungan di gua dari pemerintahan zalim yang tengah berkuasa. Pemerintahan tersebut menyebabkan mereka tidak mungkin mengungkapkan pandangan mereka, menjelaskan kebenaran, dan menyerukan agama Allah. Oleh karena itu, mereka menjauhkan diri mereka dari masyarakat.&lt;br /&gt;Akan tetapi, hal ini seharusnya tidak dipahami sebagai kurun waktu tanpa kerja yang jauh dari masyarakat, karena mereka mengungsi ke sana sambil memohon rahmat dan bantuan Allah. Mereka juga berupaya memperbaiki dan mengembangkan diri mereka sendiri. Kaum Muslimin di Hari Akhir yang berada di bawah rezim yang menindas akan menyembunyikan diri dan berharap kepada Allah untuk memberikan rahmat-Nya atas mereka, dan juga memudahkan kehidupan dan perjuangan mereka atas gerakan-gerakan anti-agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersembunyinya mereka selama beberapa waktu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu, kemudian Kami bangunkan mereka, agar Kami mengetahui manakah di antara kedua golongan itu yang lebih tepat dalam menghitung berapa lamanya mereka tinggal (dalam gua itu) (QS Al Kahfi: 11-12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan ditidurkannya Ashabul Kahfi adalah penyerahan diri terhadap takdir dan kedamaian, karena Allah, Yang telah menciptakan alam semesta tanpa sia-sia, mengatur segala sesuatu de,o kemaslahatan umat Islam. Di masa kini, sebagian umat Islam telah mengambil pendirian yang sama secara spiritual. Dengan cara ini, mereka tidak disimpangkan oleh paham materialis yang berupaya menjauhkan masyarakat dari iman mereka, dan juga tidak tersentuh oleh kekerasan yang diarahkan oleh paham-paham ini. Oleh karena itu, mereka dapat terus hidup menurut Al Qur'an tanpa dipengaruhi oleh kehancuran akhlak, kekejaman, dan kekacauan yang ada di sekitarnya. Ashabul Kahfi tetap tersembunyi selama beberapa waktu dan Allah membangkitkan mereka pada waktu yang ditentukan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka memproklamirkan agama Allah kepada masyarakat&lt;br /&gt;Kaum kami ini telah menjadikan selain Dia sebagai tuhan-tuhan (untuk disembah). Mengapa mereka tidak mengemukakan alasan yang terang (tentang kepercayaan mereka?) Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah?&lt;br /&gt;Seperti yang dinyatakan oleh ayat ini, kelompok ini menyeru orang-orang musyrik agar kembali ke agama yang benar, mengajak mereka menuju agama Allah, meminta mereka agar berhenti mempersekutukan Allah dengan yang lain, dan meminta mereka mengajukan bukti-bukti atas penolakan mereka tersebut. Ketika mereka tidak dapat melakukan ini, Ashabul Kahfi menyatakan bahwa orang-orang musyrik dari masyarakat mereka sebagai para pembohong dan pemfitnah.&lt;br /&gt;Saat ini, kaum Muslimin juga menuntut pembuktian dari mereka yang menyembah selain Allah. Di Hari Akhir, akan ada kepercayaan yang mendewakan materi dan kesempatan: Darwinisme.&lt;br /&gt;Darwinisme menyatakan bahwa alam semesta tidak bertujuan, terjadi begitu saja, dan hanya anggota-anggota alam yang paling menyesuaikan dirilah yang dapat bertahan hidup. Sistem anti-agama ini didasarkan pada konflik dan kekerasan. Jelas, “pernyataan kebetulan acak” yang bertanggung jawab atas segala sesuatu ini tidak lebih dari tindakan fitnah oleh para pengikut Darwinis atas Allah Yang Maha Kuasa yang telah menciptakan segala sesuatu yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menjauh sepenuhnya dari pandangan&lt;br /&gt;musyrik di sekitar mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan apabila kamu meninggalkan mereka dan apa yang mereka sembah selain Allah, maka carilah tempat berlindung ke dalam gua itu, niscaya Tuhanmu akan melimpahkan sebagian rahmat-Nya kepadamu dan menyediakan sesuatu yang berguna bagimu dalam urusanmu (QS Al Kahfi: 16).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena penindasan orang-orang musyrik, Ashabul Kahfi merasakan perlunya pemisahan secara menyeluruh. Oleh karena itu, mereka memutuskan seluruh hubungan dengan orang-orang musyrik dengan mengungsi ke gua. Selama masa itu, rahmat Allah turun kepada mereka dan Dia memudahkan segala sesuatu bagi mereka. Hal yang paling penting dari pertolongan dan dukungan-Nya adalah menghindarkan mereka dari pengaruh buruk orang-orang tak beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menyembunyikan diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya jika mereka dapat mengetahui tempatmu, niscaya mereka akan melemparmu dengan batu, atau memaksamu kembali kepada agama mereka, dan jika demikian niscaya kamu tidak akan beruntung selama-lamanya (QS Al Kahfi: 20).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Mereka akan melemparmu’ menjelaskan sebuah bentuk teror. Watak dasar ini dengan jelas terlihat saat ini pada orang-orang yang berada di bawah pengaruh paham-paham anti-agama. Misalnya, para teroris yang menganut paham komunisme dikendalikan oleh permusuhan mereka pada negara, dengan melempar batu-batu dan menyerang pejabatnya, maupun polisi. Serangan-serangan ini bertujuan untuk melemahkan dan melemahkan semangat mereka, sehingga kaum komunis dapat mewujudkan ide-ide anti-agama mereka dan mendirikan kekuasaan mereka di atas kekacauan dan pertentangan di negara tersebut.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, sangat mendasar bagi orang-orang yang hidup di Hari Akhir untuk melepaskan diri dari paham-paham yang berlumur darah dan kerusakan, yang tidak membawa apa pun selain kejahatan pada dunia, tidak berpihak pada orang-orang yang bersekongkol, dan tidak dipengaruhi oleh bujuk rayu paham-paham anti-agama atau hasutan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Allah dan segelintir orang yang mengetahui jumlah mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nanti (ada orang yang akan) mengatakan (jumlah mereka) adalah tiga, orang yang keempat adalah anjingnya, dan (yang lain) mengatakan, “(Jumlah mereka) adalah lima orang, yang keenam adalah anjingnya,” sebagai terkaan terhadap barang yang gaib; dan (yang lain) mengatakan, “(Jumlah mereka) tujuh orang, yang kedelapan adalah anjingnya.” Katakanlah, “Tuhanku lebih mengetahui jumlah mereka; tidak ada orang yang mengetahui (bilangan) mereka, kecuali sedikit.” Karena itu janganlah kamu (Muhammad) bertengkar tentang hal mereka, kecuali pertengkaran lahir saja, dan jangan kamu menanyakan tentang mereka (pemuda-pemuda itu) kepada seorang pun di antara mereka. (QS Al Kahfi: 22)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Yang mengetahui mereka hanya sedikit’ juga menunjukkan bahwa hanya segelintir orang yang memiliki pengetahuan ini. Misalnya, salah satunya bisa jadi Khidr, yang kemampuannya yang menakjubkan akan kita bahas secara singkat. Juga mungkin murid-muridnyalah yang memiliki pengetahuan ini, dengan kehendak dan wahyu Allah. Al Qur’an menyebutkan bahwa Allah memfirmankan sebagian hal gaib kepada Rasul-rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan Nabi Musa AS dan muridnya ke&lt;br /&gt;‘tempat bertemunya dua laut’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada muridnya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke pertemuan dua buah lautan; atau aku akan berjalan sampai bertahun-tahun.” (QS Al Kahfi: 60)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini ‘murid’ menunjukkan bahwa ketika melakukan sesuatu, kita seharusnya mencari bantuan dari orang-orang muda dan bekerja sama dengan mereka.&lt;br /&gt;Orang-orang muda harus dimotivasi untuk menggunakan energi, gairah, kekuatan, ambisi, dan semangat mereka untuk perbuatan yang terbaik untuk meraih rahmat Allah. Beberapa ayat berbicara tentang pemuda, dan ayat berikutnya menyatakan bahwa hanya beberapa pemuda dari bangsanya yang beriman kepada Musa AS:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tidak ada yang beriman kepada Musa, melainkan pemuda-pemuda dari kaumnya (Musa) dalam keadaan takut bahwa Fir’aun dan pemuka-pemuka kaumnya akan menyiksa mereka. Sesungguhnya Fir’aun itu berbuat sewenang-wenang di muka bumi. Dan sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang melampaui batas (QS Yunus: 83).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat keenam belas Surat Al Kahfi menyebutkan titik pertemuan yang menjadi tujuan perjalanan Nabi Musa AS. Musa AS mengetahui akan bertemu dengan seseorang, dan dia mengetahui akan terjadi di ‘tempat pertemuan dua laut.’ Tempat ini bisa berada di tempat mana pun di permukaan bumi yang sesuai dengan gambaran ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Musa AS bertemu Khidr AS yang diberkati dan dirahmati-Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu mereka bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berikan kepadanya rahmat dari sisi Kami, dan yang telah Kami ajarkan kepadanya ilmu dari sisi Kami. (QS Al Kahfi: 65)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah itu Maha Pengasih, Maha Pemurah, dan Maha Penyayang kepada hamba-hambat-Nya. Musa AS berangkat untuk bertemu Khidr AS, seseorang yang telah diberi rahmat oleh Allah. Oleh karena itu, sifat-sifat Maha Pengasih dan Maha Penyayang Allah tercermin padanya. Sifat Allah tersebut telah memungkinkan dirinya menerima pengetahuan yang lebih dari Allah dan menjadi salah satu hamba pilihan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dzulkarnain AS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka akan bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Dzulqarnain. Katakanlah: “Aku akan bacakan kepadamu cerita tentangnya.” (QS Al Kahfi: 83)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sepanjang sejarah, kebanyakan ilmuwan telah menafsirkan cerita Dzulkarnain dengan berbagai cara. Ayat ini mengatakan Dzulkarnain diturunkan untuk mengingatkan kaum Muslimin dan terkait dengan wahyu yang memiliki makna dan alasan tersembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dzulkarnain AS memiliki kekuasaan dan “tercerahkan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu, maka dia pun menempuh suatu jalan (QS Al Kahfi: 84-85).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ayat-ayat ini, kita memahami bahwa negara Dzulkarnain jauh dari berbagai masalah. Dengan kata lain, kekuasaannya solid, rasional, dan kuat.&lt;br /&gt;‘Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu’ mengisyaratkan bahwa Dzulkarnain AS diberikan kemampuan untuk memecahkan setiap masalah. Dengan kata lain, dia seorang Muslim yang sangat cerdas, bijak, dan cermat. Dengan semua kelebihan yang diberikan Allah ini, dia memecahkan seluruh masalah rumit dengan cepat dan memecahkan hambatan-hambatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dzulkarnain AS juga seorang dai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkata Dzulqarnain, “Adapun orang yang aniaya, maka kami kelak akan mengazabnya, kemudian dia dikembalikan kepada Tuhannya, lalu Tuhan mengazabnya dengan azab yang tidak ada taranya. Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan, dan akan kami titahkan kepadanya (perintah) yang mudah dari perintah-perintah Kami.” (QS Al Kahfi: 87-88)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Dzulqarnain as berbicara, dia mengingatkan rakyatnya tentang Allah dan hari akhirat. Dia berbicara sebagai seorang Muslim. Dari pernyataan yang digunakan di ayat ini, kita memahami dia seorang pemimpin Muslim yang memerintah sebuah bangsa Muslim.&lt;br /&gt;Dzulqarnain AS terus melanjutkan dakwah kepada orang-orang yang dia temui untuk beriman kepada Allah, taat, berbuat baik sesuai ketentuan Al Qur’an, dan menegakkan sholat serta melakukan ibadah. Dia menyeru, untuk mendorong mereka, pada balasan yang dijanjikan untuk mereka di dunia dan di akhirat, serta menyeru mereka kepada iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dzulqarnain AS membantu manusia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berkata, “Hai Dzulqarnain, sesungguhnya Ya’juj dan Ma’juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan suatu pembayaran kepadamu supaya kamu membuat dinding antara mereka?” (QS Al Kahfi: 94)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena penyimpangan Ya’juj dan Ma’juj, orang-orang yang sedang menghadapi masalah mencari bantuan Dzulqarnain AS dan menawarkan imbalan kepadanya. Dari ayat ini, kita memahami Dzulqarnain AS tidaklah mewakili seseorang; sebaliknya, dia memimpin sebuah bangsa. Tepat seperti Sulaiman as, dia memerintah sebuah bangsa dan tentara.&lt;br /&gt;Ayat ini menunjukkan bahwa dia pasti memiliki tim ahli bangunan dan insinyur sipil. Dari permohonan orang-orang tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa Dzulqarnain AS tertarik dan punya pengetahuan tentang bangunan dan teknik sipil. Dia bahkan termasyur karena keahlian dalam bidang ini. Oleh karena itu, bangsa-bangsa lain meminta bantuannya. Seluruh faktor ini memperlihatkan besar dan kekuatan bangsanya.&lt;br /&gt;Dzulqarnain AS sangat dihormati dan berpengaruh di Timur dan di Barat dapat menunjukkan bahwa dia memerintah sebuah bangsa yang kekuasaannya berpengaruh luas di dunia. Oleh karena itu, dia adalah seorang pemimpin, menyadari tanggung jawabnya untuk membawa kedamaian, keadilan dan keamanan, tidak hanya bagi bangsanya sendiri, tetapi juga bagi setiap bagian dunia.&lt;br /&gt;Cerita Dzulqarnain AS menunjukkan bahwa di Hari Akhir, tepat seperti masa kita sendiri, nilai-nilai Islam akan menguasai dunia ini.&lt;br /&gt;Kemungkinan lain adalah bahwa cerita ini mengungkapkan berbagai peristiwa yang akan terjadi di masa depan.&lt;br /&gt;Di sisi Allah, seluruh waktu adalah satu. Masa depan, masa lalu, dan masa sekarang terjadi seluruhnya sekaligus. Di sejumlah ayat, berbagai peristiwa Hari Pembalasan di neraka dan surga diceritakan seolah-olah telah terjadi. Ayat berikut ini adalah contoh seperti itu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ditiupkan sangkakala, maka matilah siapa yang di langit dan di bumi, kecuali siapa yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing). Dan terang-benderanglah bumi (Padang Mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing), dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi, dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dirugikan (QS Az Zumar: 68-69).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai peristiwa yang dijelaskan dalam ayat ini disampaikan seolah-olah hal itu sudah terjadi, walaupun bagi kita, hal itu adalah peristiwa-peristiwa di masa depan yang belum terjadi. Oleh karena itu, ada kemungkinan bahwa cerita Dzulqarnain AS berasal dari masa depan, yang diceritakan kepada kita dengan menggunakan kerangka waktu masa lalu.&lt;br /&gt;Ayat kedelapan puluh empat mengatakan: “...‘Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu’. Hal ini mungkin menunjukkan bahwa Dzulqarnain AS akan berkuasa di dunia di masa depan.&lt;br /&gt;Pada masa sekarang, seorang pemimpin atau bangsa yang mempunyai kekuasaan superpower di dunia harus memiliki teknologi komunikasi dan kekuataan umum. Karena seorang pemimpin tidak dapat mengendalikan seluruh hal sendiri, kita dapat mengangap bahwa dia berada di sebuah ibu kota dan mengendalikan wilayah lainnya melalui satelit dan alat-alat komunikasi lainnya. Seperti disebutkan dalam ayat kesembilan puluh lima, 'Dzulqarnain berkata: 'Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik," kemungkinan besar kekuasaan Dzulqarnain AS itu stabil dan kokoh. Apabila kita memperhatikan kisah ini dari sudut pandang ini, kita akan menyadari bahwa setiap ayat dapat mengungkapkan sebuah pesan yang berbeda. Misalnya, Dzulqarnaen AS pertama-tama pergi pertama ke Barat, kemudian ke Timur dan kemudian kembali lagi. Ayat-ayat ini dapat berarti bahwa dia berkomunikasi dengan wilayah yang berbeda dengan mengubah saluran komunikasi yang dipancarkan dari satelit-satelit. Ayat-ayat ini berbicara terus-menerus tentang kata 'menemukan.' Dzulqarnain AS 'menemukan' sebuah masyarakat dekat ‘laut berlumpur’, dia 'menemukan' sebuah masyarakat di Timur yang tidak memiliki pemahaman. Tindakan 'menemukan' ini terjadi melalui proses mencari dan hal ini bisa jadi merupakan sebuah hasil temuan yang didasarkan pada pengamatan saluran satelit.&lt;br /&gt;Ayat-ayat ini mengatakan bahwa orang-orang di Timur tidak memiliki perlindungan dari matahari. Apabila kita merenungkan informasi ini dari sudut pandang teknologi komunikasi, ada dua pesan yang mungkin di sini. Hal yang tersirat di sini bisa dua hal. Pertama, Dzulqarnain AS dapat menyaksikan atau mengumpulkan informasi intelijen melalui satelit dari berbagai wilayah (Allah-lah Yang Maha Tahu). Atau, dia melakukannya melalui teknologi inframerah yang digunakan di berbagai wilayah dewasa ini. Kamera-kamera inframerah digunakan dalam bidang kedokteran, patologi kriminal, meteorologi, kriminologi, intelijen, industri, dan bidang lainnya. Kamera-kamera ini juga dapat mengamati tubuh manusia secara mendalam.&lt;br /&gt;Apabila Dzulqarnain AS ingin berbicara dengan sebuah bangsa, dia dapat melakukan hal itu melalui satelit dan pemancar televisi. Ini memungkinkannya belajar tentang berbagai hal yang dibutuhkan dan dikeluhkan rakyat tanpa melihat di mana mereka tinggal, dan kemudian mengatur wilayah-wilayah itu.&lt;br /&gt;Persekongkolan Ya’juj dan Ma’juj dapat merupakan tindakan teror pada umumnya, atau kekacauan, atau bahkan dilakukan melalui pemancar komunikasi. Misalnya, persekongkolan itu dapat berupa gangguan atas pemancar-pemancar lainnya untuk menyiarkan persekongkolan tersebut. Dzulqarnain AS dapat mencegah pemancar dan persekongkolan seperti ini. Misalnya, dia dapat menggunakan tembaga dan besi yang disebutkan di ayat ini untuk menciptakan sebuah medan elektromagnetik dan mengganggu siaran radio dan televisi tersebut. Transformer yang dibuat dengan menggulung kabel-kabel tembaga di seluruh inti baja adalah salah satu sumber medan elektromagnetik. Sebuah medan elektromagnetik yang kuat dapat mengganggu siaran radio dan televisi.&lt;br /&gt;Kemungkinan lain adalah berupa sebuah piringan satelit massal raksasa. Tujuan begitu besarnya piringan satelit itu adalah mengalahkan sistem pengganggu global Ya’juj dan Ma’juj. Permukaan piringan-piringan ini biasanya terdiri dari aluminium yang lebih ringan dan murah, yang bukan merupakan bahan ideal untuk dapat bekerja baik. Tembaga adalah sebuah konduktor yang jauh lebih baik, dan mungkin lebih disukai karena alasan ini. Akan tetapi, menutupi piringan raksasa ini dengan lembaran tembaga adalah suatu hal yang mustahil. Sebaliknya, memplat piringan itu dengan tembaga campuran akan menghasilkan piringan satelit dengan permukaan yang paling halus dan kinerja yang paling tinggi.&lt;br /&gt;Dinding atau penghambat yang diciptakan melalui siaran yang saling bersaing atau menciptakan sebuah medan magnetik dapat diistilahkan sebagai sebuah ‘hambatan tidak terlihat.’ Sejumlah ilmuwan membaca kata ‘saddayn’ di ayat kesembilan puluh tiga sebagai ‘suddayn,’ dan ‘sadd’ di ayat berikutnya sebagai ‘sudd.’ Dalam kata pertama, maknanya bisa menjadi ‘hambatan terlihat’; di bagian kedua, berarti sebuah ‘hambatan tidak terlihat’ (Allah-lah Yang Maha Tahu).&lt;br /&gt;‘Maka mereka tidak bisa mendakinya dan mereka tidak bisa (pula) melubanginya,’ seperti dinyatakan di ayat sembilan puluh tujuh, bisa jadi menyebutkan ke hal ini karena Ya’juj dan Ma’juj berupaya mengatasi atau mengambat siaran pemancar ini. Secara mengesankan, bentuk arus yang digunakan stasiun pembajak yang melakukan siaran dalam bentuk gangguan atas siaran lainnya adalah ‘menangkis pancaran.’&lt;br /&gt;Tentang pernyataan ‘hampir tidak dapat memahami pembicaraan’ dalam hal ini dapat berarti bahwa siaran satelit ini kadang-kadang tidak dipahami oleh sebagian orang. Ketika siaran itu terganggu, maka orang-orang itu tidak dapat memahami; tetapi ketika siaran kembali normal, mereka dapat memahami lagi (Allah Maha Mengetahui).&lt;br /&gt;Ungkapan ‘laut berlumpur hitam’ di ayat kedelapan puluh enam juga menarik karena melihat matahari terbenam di layar televisi tepat seperti melihat matahari yang tenggelam di dalam laut. Warna-warni di layar berubah ketika matahari tenggelam di atas laut, ini terlihat berwarna keabu-abuan di layar televisi. Oleh karena itu, bagi orang-orang yang melihat hal ini, pemandangan terlihat seolah-olah tenggelam di dalam lautan berlumpur hitam. Ungkapan ‘aynin hami’e’ yang terdiri dari ‘ayn’ (mata air’ dan ‘hami’ (lumpur) dapat berarti pandangan yang kurang jelas ini.&lt;br /&gt;Selain itu, hubungannya dengan Timur dan Barat dapat menunjukkan bahwa dia berhubungan dengan berbagai belahan dunia ini. Ketika matahari terbit di satu belahan dunia, maka matahari justru terbenam di belahan dunia lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NILAI NUMERIK (ABJAD) DI SEJUMLAH&lt;br /&gt;AYAT DI SURAT AL KAHFI MENUNJUKKAN&lt;br /&gt;WAKTU YANG SANGAT DEKAT DENGAN&lt;br /&gt;MASA KITA SENDIRI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan Kami telah meneguhkan hati mereka .... (QS Al Kahfi: 14)&lt;br /&gt;1400 A.H. (Anno Hegirae, kalender Hijriyah) atau&lt;br /&gt;1979 A.D. (Anno Domini, kalendar Masehi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berkata, ‘Dzulqarnain berkata, “Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik ...’ (QS Al Kahfi: 95)&lt;br /&gt;1409 A.H., atau1988 A.D. (Tanpa shaddah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Kami telah memberi kekuasaan kepadanya di (muka) bumi, dan Kami telah memberikan kepadanya jalan (untuk mencapai) segala sesuatu .... (QS Al Kahfi: 84)&lt;br /&gt;1440 A.H., atau 2019 A.D. (Dengan shaddah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah tanda yang menunjukkan permulaan abad keempat belas hijriyah dan akhir abad kedua puluh dan permulaan abad dua puluh satu masehi adalah angka 1980 yang diperoleh dengan mengalikan jumlah Surat Al Kahfi dengan nomor urutan surat ini.&lt;br /&gt;Bediuzzaman Said Nursi juga acapkali mengisyaratkan bahwa waktu ini adalah permulaan Hari Akhir. Dia berkata, misalnya:&lt;br /&gt;Thus, unfair people who do not know this truth say: 'Why did the Companions of the Prophet with their vigilant hearts and keen sight, who had been taught all the details of the hereafter, suppose a fact that would occur one thousand four hundred years later to be close to their century, as though their ideas had deviated a thousand years from the truth?'9&lt;br /&gt;Oleh karena itu, orang-orang yang kafir yang tidak mengetahui kebenaran ini berkata, ‘Mengapa para sahabat Nabi yang memiliki hati yang senantiasa waspada dan pandangan cermat dan telah diajarkan dengan seluruh keterangan hari akhir, menganggap sebuah kenyataan yang akan terjadi seribu empat ratus tahun kemudian akan dekat dengan abad mereka, meski gagasan mereka telah menyimpang ribuan tahun dari kebenaran?’9&lt;br /&gt;Surat 18: Surat Al Kahfi (berisi 110 ayat) 18 x 100 = 1980.&lt;br /&gt;Bediuzzaman Said Nursi, dengan mengatakan ‘1400 tahun setelah’ Sahabat Nabi menunjukkan tahun-tahun sekitar tahun 1980-an sebagai hari akhir. Perlu dicatat di sini, dia mengatakan 1400, bukan 1373, 1378, dan bukan 1398. Dengan demikian, hal itu adalah abad keempat belas Hijriyah.&lt;br /&gt;Surat Al Kahfi berisi berita yang sangat baik bagi umat Islam. Berita ini, seperti yang disabdakan oleh Rasulullah SAW, mendekati kurun waktu penuh rahmat di Hari Akhir. Apabila Surat Al Kahfi dilihat dari sudut pandang ini, surat ini terlihat menunjukkan tahap-tahap yang berbeda, permulaan, perkembangan, dan kesimpulan Islam di Hari Akhir yang mencapai puncaknya dalam kekuasaan Islam dan berakhir dengan kedatangan ‘Isa AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NABI SULAIMAN AS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Sulaiman as dilimpahi kekayaan yang&lt;br /&gt;belum pernah ada sebelumnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berkata, “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang jua pun sesudahku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi (QS Shaad: 35).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menjawab do’anya dengan memberikan anugerah dan pengetahuan yang besar serta melimpahkan kekuasaan yang besar dan wewenang yang kuat atas Sulaiman AS. Dalam ayat-ayat yang menceritakan kehidupannya, berbagai perincian mengenai kekayaan, kewenangan, dan bagaimana dia menggunakan pengetahuannya telah disampaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Sulaiman AS berkomunikasi dengan burung-burung&lt;br /&gt;Allah mengajarkan Nabi Sulaiman AS bahasa burung, dan dia menggunakan pengetahuan ini untuk membentuk peringkat burung-burung dalam suatu aturan (QS An Naml: 17). Dia berkomunikasi dengan burung-burung dan mengaturnya dalam barisan yang tepat menurut pandangannya. Keadaan ini terjadi karena ridha Allah atas Sulaiman AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan dia (Sulaiman) berkata, “Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) in benar-benar suatu kurnia yang nyata” (QS An Naml: 16).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita dapat menarik kesimpulan penting dari ayat ini:&lt;br /&gt;- Burung mempunyai sebuah cara khusus untuk berkomunikasi satu sama lain secara berulang-ulang di luar jangkauan pendengaran manusia. Nabi Sulaiman AS diberikan sebuah kemampuan khusus yang memungkinkannya memahami bahasa ini. Hal ini dapat terjadi melalui suatu inovasi teknologi.&lt;br /&gt;- Dengan menggunakan kemampuan ini, dia memberikan perintah kepada burung-burung sehingga mereka dapat memenuhi keinginannya (Allah-lah Yang Maha Tahu).&lt;br /&gt;- Dia kadang-kadang menggunakan bahasa burung untuk mengirim berita dan mengumpulkan data intelijen. Metode ini sangat berhasil. Pengetahuannya memungkinkannya berkomunikasi dengan negara-negara lain dan secara efektif memungkinkan wilayah yang jauh berada di dalam jangkauannya (Allah-lah Yang Maha Tahu).&lt;br /&gt;- Ayat ini dapat mengundang kita memperhatikan kemajuan teknologi yang akan digunakan di Hari Akhir. Mungkin bukan tentang burung, melainkan tentang pesawat tanpa awak yang digunakan pada saat ini.&lt;br /&gt;- Hal ini dapat terjadi mungkin karena dia menempatkan pemancar pada burung untuk mengumpulkan data intelijen mengenai musuh-musuhnya. Dengan cara ini dia dapat memperoleh baik rekaman suara maupun gambar yang dia gunakan untuk memerintah bangsanya.&lt;br /&gt;- Dia juga dapat mengendalikan jin dan setan. Seperti pernyataan dalam Al Qur’an, Allah berfirman, ‘Dan sebagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya’ (QS Saba’: 12), dan ‘Dan Kami telah tundukkan (pula kepada Sulaiman) segolongan setan-setan yang menyelam (ke dalam laut) untuknya dan mengerjakan pekerjaan selain itu; dan adalah Kami memelihara mereka itu’ (QS Al Anbiyaa’: 82). Apabila kita berpikir mengenai hal ini, burung-burung mungkin menjadi simbol pasukan jin.&lt;br /&gt;- Kemungkinan lain adalah bahwa burung-burung tersebut dipimpin oleh jin. Nabi Sulaiman as dapat memerintahkan burung-burung untuk melaksanakan tugas-tugas tertentu dengan memanfaatkan para jin.&lt;br /&gt;- Allah menurunkan kitab suci manusia Al Qur’an berlaku hingga Hari Kiamat. Oleh karena itu, berbagai kejadian yang serupa dengan yang difirmankan tentang Nabi Sulaiman dapat terjadi di Hari Akhir. Ayat-ayat ini mungkin memperingatkan kepada kita bahwa selama masa ini Allah dapat menempatkan setan dan jin di punggung atau telinga manusia, atau bahwa manusia akan menggunakan dan sangat banyak menarik manfaat dari kemajuan teknologi pada waktu itu. (Allah Maha Tahu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sulaiman AS berbicara dengan seekor semut betina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;… maka tersenyumlah (dia) dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa, “Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh.” (QS An Naml: 19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Nabi Sulaiman as dapat mendengar pembicaraan semut-semut dan hal ini dapat menunjukkan adanya teknologi komputer yang maju di hari akhir.&lt;br /&gt;- Saat ini, Lembah Silikon California dikenal sebagai ibu kota dunia teknologi. Mereka sangat tertarik dengan informasi Nabi Sulaiman AS berbicara dengan semut di Lembah Semut. Allah mungkin menunjukkan sebuah teknologi maju yang akan muncul di Hari Akhir.&lt;br /&gt;- Kemudian, semut dan serangga lainnya digunakan secara meluas dalam teknologi maju. Proyek-proyek robot yang dikembangkan dengan mengkaji makhluk-makhluk ini sangat dekat dengan kemajuan dalam berbagai bidang, termasuk teknologi dan industri pertahanan. Ayat ini dapat mengarahkan pada kenyataan ini pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anugerah yang relevan dengan Hari Akhir&lt;br /&gt;Kekuasaan Nabi Sulaiman AS dan Dzulqarnain AS atas dunia adalah berita yang baik bagi seluruh umat Islam, karena kisah ini berisi tanda-tanda penting selama Hari Akhir. Sesungguhnya umat Islam yang memelihara ketentuan-ketentuan Allah, bekerja keras untuk menyebarkan akhlak Islam ke seluruh dunia, dan menolak untuk kalah dalam menghadapi kekerasan, akan muncul di seluruh masa dalam sejarah. Allah akan selalu berada di belakang mereka dengan bantuan dan pertolongan-Nya. Kedua utusan ini, dengan kemampuan yang disebutkan di atas (dan tentunya berbagai anugerah lainnya dari Allah), menjalankan sebuah pemerintahan yang kuat di dunia. Pemerintahan yang sama tentunya akan berlangsung selama Hari Akhir.&lt;br /&gt;Meluasnya pengaruh akhlak Islam seperti yang penulis tegaskan di awal, dibahas di hadits-hadits melalui kejadian serupa selama pemerintahan kedua Rasul Allah tersebut. Sebagian hadits ini adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Al Mahdi (orang yang paling benar diberi petunjuk) akan mengatur dunia ini seperti Nabi Dzulqarnain dan Nabi Sulaiman. (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 29)&lt;br /&gt;Ada empat raja agung di atas permukaan bumi: dua orang beriman dan dua orang kafir. Orang yang beriman adalah Dzulqarnain dan Sulaiman, dan orang kafir adalah Namrudz dan Bakhtinasr. Akan ada raja kelima dari orang-orang dari rumahku. (Ibn al-Jawzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan sebelum munculnya Al Mahdi&lt;br /&gt;• Pada akhir masa, para penguasa ini akan menyebabkan orang-orang-Ku mengalami penderita yang berat sedemikian rupa sehingga tidak akan ada ketenteraman bagi umat Islam di mana pun mereka berada. (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi `Alamat al-Mahdi Akhir az-Zaman, hal. 12)&lt;br /&gt;Hadits ini menegaskan bahwa sebelum Al Mahdi datang, mereka yang tidak mempunyai moral agama dan berperilaku jahat dan tanpa belas kasihan akan berkuasa di atas beberapa negara Islam. Sebenarnya, beberapa penguasa Muslim menindas umat Islam dan menyiksa rakyat dengan pemerintahan mereka yang kejam dan lalim. Di sejumlah negara lain, rakyat mengalami penderitaan karena para penguasa mereka tidak mempunyai kualitas untuk berkuasa. Umat Islam di sejumlah negara, khususnya Irak, Libya, Suriah, Somalia, Ethiopia, Afghanistan, Tunisia, dan Djoubiti, ditindas oleh bangsa sendiri, sehingga mengalami berbagai kekerasan dan masalah. Umat Islam dihalangi menjalankan agama dan peribadatan mereka, sedang kesulitan ekonomi membuat kehidupan semakin sulit.&lt;br /&gt;• Akan ada cobaan seperti malam yang kelam... (HR Abu Daud)&lt;br /&gt;Kata ‘cobaan’ (fitnah) berarti segala sesuatu yang menjauhkan akal dan hati rakyat dari jalan kebenaran, atau perang, hasutan, kekacauan, ketidaktertiban, dan pertentangan. Seperti kita ketahui dari hadits ini, cobaan yang dimaksudkan di dalam hadits ini akan meninggalkan asap dan debu di belakangnya.&lt;br /&gt;Kemudian, cara menjelaskan ‘kegelapan’ di dalam hadits ini, dapat dilihat sebagai suatu petunjuk bahwa asal-usul kegelapan itu belum jelas, tidak diharapkan. Dengan mengamati hal ini, kemungkinan besar hadits ini merujuk pada salah satu serangan teroris paling buruk di dunia, di kota New York dan Washington di Amerika Serikat pada 11 September 2001.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, tindakan teror yang paling menyedihkan yang menyebabkan meninggal dan luka-lukanya ribuan orang yang tidak berdosa, bisa jadi merupakan ‘cobaan seperti kelam di malam hari’ yang dikisahkan pada hadits ini sebagai tanda munculnya Al Mahdi.&lt;br /&gt;• Al Mahdi hanya akan muncul pada suatu waktu ketika orang-orang mengalami ketakutan besar dan dipengaruhi oleh gangguan dan perang saudara serta bencana lainnya. (Diriwayatkan oleh Abu Ja'far Muhammad ibn 'Ali)&lt;br /&gt;Sebagian besar hadits tentang kedatangan Al Mahdi berbicara mengenai kepastian bahwa kerusuhan, ketidakamanan, dan ketidaktertiban akan menghantui dunia ini sebelum kedatangannya. Pembantaian, peperangan, dan pertentangan adalah salah satu sifat utama kurun waktu ini. Selain itu, hadits ini mengajak kita memperhatikan kenyataan bahwa berbagai pembantaian akan terjadi di seluruh dunia.&lt;br /&gt;Selama dua perang dunia di abad kedua puluh, sekitar 65 juta orang diperkirakan terbunuh. Jumlah warga sipil yang terbantai karena alasan politik selama abad yang sama diperkirakan juga sekitar 180 juta. Hal ini angka yang sangat luar biasa bila dibandingkan dengan abad-abad sebelumnya.&lt;br /&gt;• Al Mahdi tidak akan muncul, kecuali jika orang-orang tidak bersalah dibantai, dan dia akan muncul ketika orang yang berada di bumi dan di langit tidak dapat lagi menahan pembantaian-pembantaian tersebut... (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 37)&lt;br /&gt;Walaupun hadits-hadits mengenai kemunculannya menyebutkan berbagai pembantaian itu sebagai sesuatu yang biasa terjadi, hadits-hadits itu juga menegaskan bahwa berbagai pembantaian akan menjadikan orang-orang sipil sebagai sasarannya. Seperti yang dibahas sebelumnya, hampir seluruh peperangan saat ini menjadikan rakyat sebagai sasaran. Dengan demikian, orang-orang sipil dan orang-orang yang tidak berdosa seperti anak-anak, manula, dan wanita dibantai. Menjadikan orang-orang tanpa pertahanan ini sebagai sasaran adalah sebab utama terjadinya pembantaian yang lebih menyeluruh, sementara jumlah orang yang meninggal sebagai akibatnya terus meningkat.&lt;br /&gt;Karena teror menyebarkan ketakutan dan kengerian, kelompok yang paling sering menjadi sasaran serangan itu acapkali adalah warga sipil yang tidak bersalah.&lt;br /&gt;• Penyimpangan yang tidak bisa dijauhi oleh seorang pun akan terjadi, dan berkembang luas dengan cepat ke tempat lain dari tempat penyimpangan itu berada. (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 21-22)&lt;br /&gt;Istilah ‘fitnah’ juga berarti ‘perang, ketidaktertiban, pertikaian, perselisihan.’ Oleh karena itu, perang saudara dan peperangan lainnya serta ketidaktertiban, ‘yang berkembang luas ke tempat lain dari tempat penyimpangan tersebut berada,’ terus berlanjut tanpa henti di seluruh dunia selama abad ini. Abad kedua puluh adalah yang paling utama diingat sebagai ‘abad perang.’ Dan abad baru ini dimulai dengan peperangan dan teror yang terus berlanjut.&lt;br /&gt;• Allah Yang Maha Kuasa akan mengirim Al Mahdi setelah keputusasaan telah mencapai titik di saat manusia akan berkata, “Tidak adakah Al Mahdi?” (Nu’aym ibn Hammad)&lt;br /&gt;Hadits ini memberitahu kita bahwa salah satu tanda Masa Keemasan adalah keputusasaan manusia yang memohon kedatangan Al Mahdi.&lt;br /&gt;Orang-orang yang bergulat dengan peperangan, kelaparan, ketidakadilan, wabah, dan segala bentuk kerusakan di Hari Akhir kehilangan harapan bahwa berbagai bencana itu akan berakhir. Di lain pihak, banyak kaum Muslimin mulai putus asa bahwa akhlak Islam akan tegak kembali dan yakin bahwa berbagai kejahatan akan terus berlanjut lebih jauh.&lt;br /&gt;Sesungguhnya di masa kini, kita acapkali melihat contoh orang seperti ini. Walaupun ada banyak hadits mengenai kedatangan Al Mahdi dan Masa Keemasan yang ditandai dengan anugerah yang besar, banyak orang meyakini bahwa periode ini tidak pernah akan datang.&lt;br /&gt;Anggapan ini juga suatu pertanda Hari Akhir. Di masa keputusasaan, orang-orang akan menikmati Masa Keemasan, berterima kasih pada rahmat Allah atas manusia.&lt;br /&gt;• Orang-orang akan hidup makmur hingga sembilan puluh lima tahun, yaitu usaha mereka akan berhasil. Dalam tahun kesembilan puluh tujuh dan sembilan puluh sembilan, harta milik mereka akan habis... (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, h. 54)&lt;br /&gt;Kemungkinan besar hal ini merujuk ke tahun 1995, sebuah masa ketika orang-orang mempunyai kehidupan yang relatif baik dan keadaannya tidak begitu sulit. Sesungguhnya seperti yang dijelaskan di hadits ini, pada tahun ini orang-orang akan mempunyai penghasilan yang cukup memadai untuk menunjang kehidupan dan memiliki harta benda. Akan tetapi, tahun 1997 dan 1999 adalah sebuah masa ketika ekonomi mengalami keterpurukan dan kemiskinan tersebar luas. Di masa ini, harta benda akan kehilangan nilanya. Peristiwa ini dapat terjadi dengan sangat cepat, seperti yang terlihat dalam krisis ekonomi yang berkelanjutan di Argentina.&lt;br /&gt;• Penduduk Mesir dan Syam akan membunuh penguasa mereka dan panglimanya... (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 49)&lt;br /&gt;Ketika menelaah sejarah Mesir modern, kita melihat seorang penguasa terbunuh: Anwar Sadat, yang berkuasa di Mesir selama tahun 1970-1981, dibunuh oleh lawan-lawan politiknya pada sebuah parade militer di tahun 1981. Pemimpin Mesir lainnya yang dibunuh termasuk Perdana Menteri Boutros Ghali (1910) dan Mahmoud Nukrashy Pasha (1948).&lt;br /&gt;Kata ‘Syam’ tidak hanya digunakan untuk Damaskus, karena kata ini juga berarti ‘kiri’ dan telah lama digunakan untuk menyebut negara-negara di sebelah kiri Hijaz (tempat kota Mekah dan Madinah berada). Banyak pemimpin telah terbunuh di wilayah ini, di antara mereka adalah mantan perdana menteri Suriah Salah al-Deen Beetar (1920), Droubi Pasha (1921) dan Muhsin al-Barazi (1949), Raja Abdullah dari Jordan (1951), dan pemimpin Phalangis Lebanon Bshir Gemayel (1982).&lt;br /&gt;• Orang-orang Syam akan memenjarakan suku-suku Mesir... (Ibn Hajar al-Haytahami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi'alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 49)&lt;br /&gt;Saat ini, negara-negara di wilayah yang dimaksud di sini mencakup Israel. Inilah mengapa hadits ini mungkin menunjukkan peperangan antara Negara Israel dan Mesir serta invasi ke wilayah Mesir.&lt;br /&gt;•Orang-orang akan berlomba-lomba membangun bangunan tinggi (HR Bukhari).&lt;br /&gt;Waktu akan berlalu dengan cepat (HR Bukhari).&lt;br /&gt;Jarak yang jauh akan ditempuh dalam waktu yang pendek (Musnad).&lt;br /&gt;Hari Akhir tidak akan datang sebelum waktu semakin pendek, setahun seperti sebulan, sebulan seperti seminggu, seminggu seperti sehari, sehari seperti sejam, dan sejam seperti nyala api (HR Tirmidzi).&lt;br /&gt;Abad saat kita hidup menjadi saksi kemampuan pembangunan pesawat supersonik, dan kemampuan tersebut untuk melakukan perjalanan dalam beberapa menit yang pernah ditempuh selama berbulan-bulan, dan dengan sangat nyaman, berkat kereta api dan perbaikan sarana transportasi lain. Apa yang dimaksudkan hadits ini juga terjadi dalam bentuk ini.&lt;br /&gt;Komunikasi antarbenua memerlukan waktu berminggu-minggu pada ratusan tahun yang lalu. Namun, sekarang hal itu dapat dilakukan dalam hitungan detik, berkat internet dan perbaikan dalam teknologi. Barang yang dulu perlu waktu berminggu-minggu untuk diantarkan, melalui perjalanan jauh, sekarang dapat dikirim pada waktu pemberitahuan dibuat. Miliaran buku sekarang dapat dicetak dalam waktu yang diperlukan untuk menulis sepucuk surat beberapa abad yang lalu. Seperti itu pula perkembangan teknologi yang lain, yang berarti bahwa kita tidak perlu lagi membuang waktu yang banyak untuk memasak, bersih-bersih, dan mengurus anak-anak.&lt;br /&gt;Kita dapat menyebutkan contoh-contoh serupa. Namun, yang penting di sini tentunya adalah bahwa tanda-tanda Hari Akhir seperti yang dimaksudkan oleh Rasulullah SAW pada abad ketujuh, sekarang telah terjadi satu per satu.&lt;br /&gt;• Ujung cemeti seorang manusia akan berbicara padanya.(Tirmidzi)&lt;br /&gt;Cemeti dikenal sebagai sebuah alat yang digunakan di masa dahulu ketika mengendarai binatang atau menggembalakan binatang seperti kuda atau unta. Ketika kita meninjau hadits ini lebih dekat, kita dapat melihat bahwa Rasulullah SAW melakukan perumpamaan. Mari kita tanya orang yang hidup di masa sekarang, “Adakah perangkat modern yang berbicara dan menyerupai sebuah cemeti?’&lt;br /&gt;Jawaban yang paling logis untuk pertanyaan ini adalah telepon mobil, dengan antenanya yang panjang atau peralatan komunikasi serupa. Kita tahu bahwa telepon mobil atau satelit berkembang pesat saat ini, sehingga kearifan di balik gambaran Rasulullah SAW pada 1400 tahun lalu bahkan menjadi lebih jelas. Inilah salah satu petunjuk lain bahwa kita hidup dalam Hari Akhir.&lt;br /&gt;• Suara orang itu sendiri akan berbicara dengannya. (Mukhtasar Tazkirah Qurtubi)&lt;br /&gt;Pesan di hadits ini sangat jelas: Seseorang yang mendengarkan suara dari suaranya sendiri adalah tanda lain dari Hari Akhir. Yang pasti untuk mendengar suara seseorang, orang tersebut pertama-tama harus merekamnya dan kemudian memainkannya kembali. Rekaman suara dan alat perbanyakan (reproduksi) rekaman tersebut adalah barang produksi abad kedua puluh. Perkembangan ini menandai suatu titik balik ilmiah dan mengarah kepada kelahiran industri komunikasi dan media. Reproduksi suara hampir sempurna saat ini, berkat komputer dan teknologi laser.&lt;br /&gt;Singkatnya, peralatan elektronik pada masa kini, mikrofon dan speaker, memungkinkan kita merekam suara dan memainkannya kembali dan juga merupakan perwujudan dari yang disabdakan di dalam hadits di atas.&lt;br /&gt;• Sebuah tangan akan diperpanjang dari langit dan orang-orang akan memandang dan melihatnya. (Ibn Hajar Haytahami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi'alamat al-Mahdi al-Muntazar, h. 53)&lt;br /&gt;Tanda pada waktu itu adalah sebuah tangan yang diperpanjang di langit dan orang-orang berhenti untuk memandangnya. (Al-Muttaqi al-Hindi, Al Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, h. 69)&lt;br /&gt;Kata bahasa Arab untuk ‘tangan’ di hadits di atas adalah ‘yed.’ Selain ‘tangan’, kamus bahasa Arab juga memberikan makna seperti ‘kekuasaan, kekuatan, kemampuan, alat, dan sebagainya.’ Kemungkinan besar, di hadits-hadits ini kata inilah yang digunakan dalam pengertian tersebut.&lt;br /&gt;Istilah ‘kekuasaan, kekuatan, kemampuan, atau alat’ yang memanjang dari langit dan dilihat oleh orang-orang tidak berarti banyak dalam situasi abad lalu. Akan tetapi, istilah ini memberi petunjuk kuat tentang peralatan seperti televisi, kamera, dan komputer yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari kehidupan modern seperti yang dijelaskan dalam hadits-hadits ini. Dengan kata lain, ‘tangan’ yang disebutkan dalam hadits-hadits ini digunakan dalam pengertian kekuatan. Hal ini jelas menunjukkan gambar-gambar yang turun dari langit dalam bentuk gelombang, atau dengan kata lain siaran televisi.&lt;br /&gt;• Rentang kehidupan akan lebih panjang. (Ibn Hajar Haytahami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi'alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 43)&lt;br /&gt;Abad empat belas telah lewat sejak Rasulullah menyampaikan berita-berita tersebut. Rata-rata rentang kehidupan yang diharapkan jauh lebih panjang pada saat ini daripada waktu lain dalam sejarah paling terkini. Sebuah perbedaan besar dapat dilihat, bahkan antara angka-angka selama permulaan dan akhir abad kedua puluh. Misalnya, diperkirakan bahwa seorang bayi yang dilahirkan pada tahun 1995 akan hidup sekitar 35 tahun lebih lama daripada seorang bayi yang dilahirkan di sekitar tahun 1900. Contoh lain yang lebih jelas tentang persoalan ini adalah bahwa pada beberapa tahun lalu hanya segelintir orang yang hidup hingga usia 100 tahun, sedangkan saat ini hal itu menjadi hal yang lebih lumrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESAMAAN ANTARA MASA AL MAHDI DAN&lt;br /&gt;MASA NABI SULAIMAN AS DAN DZULQARNAEN AS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al Mahdi adalah kelahiran kembali etika kenabian dari Nabi Sulaiman AS dan Dzulqarnaen AS di Hari Akhir, tetapi pada cakupan yang berbeda dan lebih besar. Perwujudan spiritual, rasional, sosial, dan mental etika kenabian mereka akan muncul kembali di Hari Akhir.&lt;br /&gt;Masa Al Mahdi dan dua nabi ini adalah masa ketika akhlak Islam yang mulia dijalankan secara meluas. Tiga masa ini secara keseluruhan diridhai oleh Allah. Al Qur’an dan hadits nabi juga menyebut masa Bakhtinasr, Namruz, dan Fir’aun yang merupakan masa kejahatan dan kekafiran. Segera setelah masa kelam itu, Allah menjadikan akhlak Islami mengemuka. Hampir mirip dengan itu, Allah akan menciptakan masa yang diatur dengan akhlak Islam di Hari Akhir: Masa Keemasan.&lt;br /&gt;Masa keemasan ini akan merupakan sebuah cerminan yang lebih agung dari masa Nabi Sulaiman AS dan Dzulqarnain AS. Mahdisme berarti adanya perdamaian, kegembiraan, cinta, persaudaraan, kemuliaan, pengorbanan, perilaku manusiawi, dan semangat kerja sama.&lt;br /&gt;Di sini ada beberapa contoh kesamaan antara masa dua nabi tersebut dan Masa Keemasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuasaan Al Mahdi di seluruh dunia&lt;br /&gt;Seperti yang dinyatakan sebelumnya, Nabi Sulaiman AS dan Dzulqarnain AS memberlakukan aturan akhlak Islam di dunia. Mereka berkuasa atas wilayah yang luas dan mempunyai angkatan bersenjata yang sangat kuat. Hal ini menunjukkan kemiripan dengan Masa Keemasan.&lt;br /&gt;Selama Masa Keemasan, akhlak Islam juga akan berkuasa di dunia. Orang-orang akan memeluk Islam dalam jumlah yang besar, sedangkan berbagai paham yang menolak keberadaan Allah akan lenyap dan Islam akan dijalankan seperti masa Rasulullah Muhammad SAW. Sebagian hadits menjelaskan Masa Keemasan sebagai berikut:&lt;br /&gt;Al Mahdi akan memiliki seluruh dunia. (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi `Alamat al-Mahdi Akhir al-Zaman, hal. 10)&lt;br /&gt;Al Mahdi akan melakukan invasi ke seluruh wilayah antara Timur dan Barat.. (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 56)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengetahuan Al Mahdi yang langka dan terhormat seperti&lt;br /&gt;yang dianugerahkan kepada Nabi Sulaiman AS dan Dzulqarnain AS&lt;br /&gt;Sebelumnya kita menyebutkan pengetahuan Allah yang dianugerahkan kepada Nabi Sulaiman AS, seperti kemampuan mengatur jin dan setan, berbicara dengan burung-burung, mendengar komunikasi antarsemut, dan mempunyai kekuasaan atas angin dan menggunakan tembaga seperti yang dikehendakinya. Masing-masing kemampuan ini menyebabkan dia berbeda daripada orang-orang pada umumnya. Tentang halnya Nabi Dzulqarnain AS, Al Qur’an mengatakan: “Demikianlah. Dan sesungguhnya ilmu Kami meliputi segala apa yang ada padanya” (QS Al Kahfi: 91). Dia adalah salah seorang yang dianugerahi pengetahuan.&lt;br /&gt;Al Mahdi juga akan mempunyai kemampuan khusus tertentu. Di bukunya Mevzuatu'l ulum (11/246), Taskopruluzade Ahmet Efendi menulis bahwa Al Mahdi akan memiliki ilmu-e-jafr (ilmu ilahiyah melalui penafisran atas angka). Informasi lain mengatakan bahwa:&lt;br /&gt;Dia disebut Al Mahdi karena dia diberikan pedoman untuk sebuah keadaan yang tidak diketahui oleh siapa pun juga. (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi `Alamat al-Mahdi Akhir al-Zaman, hal. 77)&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda bahwa Al Mahdi akan memahami bahasa binatang dan mempunyai kekuasaan atas manusia dan jin, seperti Nabi Sulaiman AS.&lt;br /&gt;Al Mahdi adalah seseorang yang berbicara dengan bahasa binatang dan hewan lainnya. Oleh karena itu, keadilannya akan terlihat dengan sendirinya atas seluruh manusia dan jin. (Allamah Muhaqqiq Ash-Sharif Muhammad ibn 'Abd al-Rasul, Al-Isaatu li Asrat'is-saat, hal. 188)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dukungan mereka atas perdamaian dan pilihan jalan diplomasi&lt;br /&gt;Kita tegaskan di awal bahwa Nabi Sulaiman SAW sangat damai, mengasihi, tenggang rasa, dan memaafkan dalam hubungannya dengan negara-negara tetangganya. Dia menyukai memecahkan berbagai masalah melalui jalan diplomasi dan menggunakan cara-cara demokratik. Nabi Sulaiman AS menciptakan sebuah budaya unggul dan memperkuat kekuasaannya melalui diplomasi, seni, dan budaya. Walaupun pasukannya begitu kuat dan berjumlah banyak, dia tidak pernah menggunakan kekuatan militer. Nabi Dzulqarnaen AS juga dikenal sebagai ‘orang yang mencegah perselisihan dan kekacauan,’ dan membawa perdamaian dan ketenangan bagi masyarakat. Oleh karena itu, masa kedua nabi itu terlihat sangat mirip dengan Masa Keemasan.&lt;br /&gt;Di Masa Keemasan, manusia akan menjadi umat Islam atas kehendak mereka sendiri, akhlak Islam akan berlaku di seluruh dunia, dan tidak akan ada peperangan. Berkenaan dengan masa ini, terdapat hadits-hadits sebagai berikut:&lt;br /&gt;Tidak satu pun akan terbangun dari tidur mereka atau mengeluarkan darah dari hidung mereka. (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 42)&lt;br /&gt;Al Mahdi akan mengikuti jalan Nabi. Dia tidak akan membangunkan seseorang yang sedang tidur atau menumpahkan darah. (Allamah Muhaqqiq Ash-Sharif Muhammad ibn 'Abd al-Rasul, Al-Isaatu li Asrat'is-saat, hal. 163)&lt;br /&gt;Seperti yang dijelaskan dalam hadits-hadits ini, Al Mahdi akan membawa akhlak Islam dan perdamaian ke seluruh dunia, sehingga mengakhiri seluruh peperangan dan kekerasan. Dia akan bekerja untuk memulai sebuah peralihan budaya dan menyebabkan orang-orang memeluk akhlak Islam. Selama masa itu, dengan izin Allah SWT, ayat berikut ini akan diwujudkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima tobat (QS An Nasr: 1-3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendorong manusia memeluk akhlak agama dan bertindak cepat&lt;br /&gt;Keputusan rasional dan cepat Nabi Sulaiman adalah contoh penting bagi seluruh kaum Muslimin. Surat-surat yang ditulisnya kepada Ratu Saba, yang berisi ajakan kepada ratu tersebut dan rakyatnya untuk mulai beriman kepada Allah, memperlihatkan kekuatan teknologi komunikasinya. Dakwahnya ke tahta Ratu Saba dengan menggunakan seseorang yang memiliki pengetahuan Al Kitab membuktikan kekuasaannya untuk mengambil keputusan yang cepat. Keputusan Nabi Dzulqarnain untuk membangun sebuah dinding yang kuat – begitu kuat sehingga hal akan berlangsung hingga Hari Kiamat – dari serangan Ya’juj dan Ma’juj menunjukkan kekuasaan dan rasionalitasnya. Masa Keemasan akan menjadi saksi berbagai peristiwa serupa.&lt;br /&gt;Selama Masa Keemasan, orang-orang akan memeluk Islam, dan akan ada berbagai aktivitas yang tersebar luas dan “sapu bersih” menuju akhir ini. Seluruh bangsa satu demi satu akan menjalankan akhlak Islam dan berbagai paham yang menentang akan disapu dengan cepat dan tuntas. Seluruh sistem jahat akan dikuburkan di dalam debu-debu waktu. Dalam kata-kata ahli teologi Islam termasyhur, Muhyiddin ibn Arabi:&lt;br /&gt;Allah akan memberikan kekuasaan begitu besar kepada Al Mahdi. Dia akan menghapus kejahatan dari dunia dalam waktu semalam, agama akan didirikan, dan Islam akan dibangkitkan. Al Mahdi akan memperbaharui nilai yang hilang ini kepadanya dan hal ini akan dihidupkan setelah kematiannya ... Orang-orang jahil, orang-orang sengsara dan orang-orang penakut akan mempunyai pengetahuan, bermurah hati dan berani .... Mereka akan menjalankan agama seperti di waktu Nabi Muhammad (saw).... (Muhyiddin Ibn Arabi, Al-Futuhat al-Makkia, hal. 66; Allamah Muhaqqiq Ash-Sharif Muhammad ibn 'Abd al-Rasul, Al-Isaatu li Asrat'is-saat, hal. 186)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diutamakannya masalah konstruksi&lt;br /&gt;Kita mengetahui bahwa Nabi Sulaiman as memusatkan perhatian pada proyek-proyek konstruksi bangunan. Dia membangun pilar-pilar lengkung yang tinggi, patung-patung, piringan besar seperti waduk, dan tong masak besar dengan mempekerjakan jin dan setan yang melakukan hal itu atas perintahnya. Setiap orang yang melihat istananya yang indah, khususnya Ratu Saba, sangat mengaguminya. Teknologi Nabi Dzulqarnain AS yang digunakan untuk membangun dinding itu begitu maju sehingga tidak dapat dihancurkan, kecuali Allah menghendaki.&lt;br /&gt;Di hadits-hadits Nabi Muhammad SAW, kita diberi tahu bahwa bidang konstruksi akan begitu penting selama Masa Keemasan itu. Selama masa itu, ketenangan dan peradaban yang sangat maju akan dibawa ke kota-kota. Misalnya:&lt;br /&gt;Al Mahdi bekerja dalam membangun kota Konstantinopal dan tempat-tempat lainnya. (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan Kekayaan dan kemegahan untuk&lt;br /&gt;Keuntungan Islam dan Ridha Ilahi&lt;br /&gt;Nabi Sulaiman AS menggunakan kekayaannya untuk mendakwahkan agama Allah dan menyebarkan akhlak Islam di seluruh dunia. Di negara-negara yang diinvasinya, pertama-pertama dia menyerukan kepada rakyat untuk beriman kepada Allah dan keselamatan. Surat yang dikirimkannya ke Ratu Saba yang isinya dia mengundang ratu itu dan rakyatnya untuk memeluk Islam, adalah kesaksian yang kuat tentang hal itu. Nabi Dzulqarnain AS juga mempunyai kekuasaan yang kuat seperti yang terlihat dalam pernyataannya, ‘Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik.’ (QS Al Kahfi: 95). Dia menggunakan kekuasaannya yang besar untuk mencegah kekacauan.&lt;br /&gt;Selama Masa Keemasan, orang-orang akan menikmati kekayaan dalam jumlah besar, kemakmuran, dan perdamaian. Al Mahdi akan menggunakan seluruh kekayaannya untuk menyebarkan agama Allah dan akan mengikuti akhlak yang agung dan perintah perdamaian di seluruh negeri yang dapat dia kuasai. Praktik yang tiada tandingannya ini akan memperlunak hati manusia dan menyebabkan mereka memeluk akhlak Islam. Oleh karena itu, dalam waktu yang sangat pendek, akhlak ini akan berkuasa di dunia ini. Beberapa hadits yang berkenaan dengan hal ini adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;Al Mahdi akan tetap berada di tengah masyarakatnya sekurang-kurangnya tujuh atau mungkin delapan atau sembilan tahun. Pada tahun-tahun itu umatku akan menikmati sebuah masa kebahagiaan yang tidak tidak pernah mereka alami sebelumnya. Langit akan menurunkan air hujan deras kepada mereka, bumi tidak akan menahan satu pun tanamannya, dan kekayaan akan tersedia bagi semua orang. (HR At Tabrani)&lt;br /&gt;Sebelum memberikan ketaatan mereka atasnya, orang-orang akan berkumpul di tempat dia berada dan setiap orang yang pergi ke sana akan menikmati berbagai kekayaan dari Tuhan. (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 25)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Al Qur'an, Allah menyatakan bahwa Dia telah memberikan berbagai mukjizat kepada nabi-nabi. Ketika Nabi Musa AS melemparkan tongkatnya, misalnya, tongkat itu berubah menjadi ular dan ketika dia memukul laut dengan tongkatnya, laut itu terbagi menjadi dua, meninggalkan sebuah jalan kering di tengahnya. Nabi ‘Isa AS datang ke dunia tanpa seorang ayah dan berbicara sewaktu dia masih berada dalam buaian. Mukjizat lainnya adalah cara dia mampu menyembuhkan orang sakit .... Seluruh mukjizat adalah dukungan dan bantuan yang diberikan kepada para nabi tersebut, atas kehendak Allah, untuk meyakinkan masyarakat dan menuntun untuk mengimani para nabi.&lt;br /&gt;Allah menolong Nabi Muhammad SAW melalui mukjizat di dalam Al Qur’an dan dengan informasi yang diberikan kepadanya mengenai berbagai hal yang tidak diketahui. Rasulullah memberikan keterangan yang mendalam tentang apa yang akan terjadi dalam waktu dekat dan akan datang. Melihat hal ini benar-benar terjadi menjadi sarana penambah kegembiraan orang-orang beriman dan membuat panas hati orang-orang kafir atas Islam.&lt;br /&gt;Berbagai peristiwa yang tidak mungkin terjadi pada masanya sendiri, dan tidak seorang pun bahkan dapat membayangkan, dan justru terjadi saat ini satu per satu, merupakan bukti nyata bahwa Nabi SAW telah menyampaikan sabda tentang pengetahuan yang khusus.&lt;br /&gt;Kita harus tegaskan bahwa mereka yang menolak untuk dituntun ke arah jalan yang benar akan menolak untuk beriman, walaupun ada bukti yang jelas dan mukjizat Rasulullah SAW dan Al Qur’an. Allah berfirman tentang hal ini di dalam Al Qur’an:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bersumpah dengan nama Allah dengan segala kesungguhan, bahwa sungguh jika datang kepada mereka suatu mukjizat, pastilah mereka beriman kepada-Nya. Katakanlah: “Sesungguhnya mukjizat-mukjizat itu hanya berada di sisi Allah.” Dan apakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa apabila mukjizat datang mereka (masih) tidak akan beriman? (QS Al An’am: 109)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cover&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Akhir berarti “masa terakhir.” Menurut kitab-kitab Islam, ini adalah sebuah kurun waktu yang dekat dengan Hari Kiamat. Ayat-ayat Al Qur’an dan hadits-hadits menunjukkan adanya dua tahap Hari Akhir. Tahap pertama adalah sebuah kurun waktu ketika seluruh manusia akan menghadapi berbagai masalah material dan spiritual. Setelah itu, bumi akan memasuki sebuah kurun waktu keselamatan yang disebut “Masa Keemasan,” yang dicirikan dengan rahmat dan karunia-Nya karena tersebar luasnya agama yang benar. Dengan berakhirnya Masa Keemasan, akan ada sebuah keruntuhan sosial yang cepat dan manusia pun mulai menunggu Hari Kiamat.&lt;br /&gt;Buku ini menelaah Hari Akhir dari sudut pandang ayat-ayat Al Qur’an dan hadits-hadits. Jelas bahwa tanda-tanda yang tengah kita bahas ini telah mulai muncul satu per satu, tepat seperti yang dijelaskan dalam berbagai rujukan agama kita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TENTANG PENULIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis buku ini, yang dalam berbagai tulisannya menggunakan nama pena Harun Yahya, dilahirkan di Ankara pada tahun 1956. Dia belajar sastra di Universitas Mimar Sinan Istanbul dan ilmu filsafat di Universitas Istanbul. Sejak tahun 1980-an, penulis telah menerbitkan berbagai buku tentang masalah-masalah politik, agama, dan ilmiah. Karena apresiasi yang besar di seluruh dunia, karya-karya ini telah berpengaruh dalam membangunkan banyak orang untuk kembali menuju iman terhadap Allah, dan bagi banyak orang lainnya, memperoleh pandangan yang lebih mendalam tentang keimanan mereka. Buku-buku Harun Yahya menarik seluruh kelompok pembaca tanpa melihat usia, ras, atau kebangsaan mereka karena menyorot satu tujuan: memperluas sudut pandang pembaca dengan mendorong mereka memikirkan sejumlah masalah penting, seperti keberadaan Allah dan Keesaan-Nya dan hidup dengan nilai-nilai yang ditentukan-Nya untuk mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CGLOBAL%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CGLOBAL%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CGLOBAL%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"New York"; 	panose-1:2 4 5 3 6 5 6 2 3 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:3 0 0 0 1 0;} @font-face 	{font-family:"MS Mincho"; 	panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; 	mso-font-alt:"ＭＳ 明朝"; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:modern; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:-1610612033 1757936891 16 0 131231 0;} @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:"\@MS Mincho"; 	panose-1:2 2 6 9 4 2 5 8 3 4; 	mso-font-charset:128; 	mso-generic-font-family:modern; 	mso-font-pitch:fixed; 	mso-font-signature:-1610612033 1757936891 16 0 131231 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:EN-ID;} p.ANAMETN, li.ANAMETN, div.ANAMETN 	{mso-style-name:"ANA METİN"; 	mso-style-unhide:no; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	text-indent:17.0pt; 	line-height:16.0pt; 	mso-line-height-rule:exactly; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"New York","serif"; 	mso-fareast-font-family:"MS Mincho"; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-language:JA;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="ANAMETN" style="margin-right: 8.5pt; text-align: center; text-indent: 28.35pt; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:26pt;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="ANAMETN" style="margin-right: 8.5pt; text-align: center; text-indent: 28.35pt; line-height: normal;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:26pt;"  &gt;HARUN YAHYA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="ANAMETN" style="margin-right: 8.5pt; text-align: center; text-indent: 28.35pt;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="ANAMETN" style="margin-right: 8.5pt; text-align: center; text-indent: 28.35pt;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  &gt;Alih Bahasa: Rini S. Marzuki&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                                                                        &lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11pt;"  lang="EN-ID" &gt;Editor: Yelvi Andri Z.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-1054084584322167254?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/1054084584322167254/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/05/hari-akhir-dan-al-mahdi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/1054084584322167254'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/1054084584322167254'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/05/hari-akhir-dan-al-mahdi.html' title='Hari akhir dan AL MAHDI'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-4296094481704055613</id><published>2010-05-11T04:05:00.000-07:00</published><updated>2010-05-11T04:09:32.469-07:00</updated><title type='text'>Misteri tembok ya'juj ma'juj</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mereka berkata; “Hai Dzulkarnain, sesungguhnya Ya-juj dan Ma-juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu, supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS. Al-Anbiya: 96 “Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya-juj dan Ma-juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi. Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (Hari berbangkit), maka tiba-tiba terbelalaklah mata orang-orang yang kafir. (Mereka berkata); “Aduhai celakalah kami, sesungguhnya kami adalah dalam kelalaian tentang ini, bahkan kami adalah orang-orang yang zhalim.”&lt;span style="display: block;" id="formatbar_Buttons"&gt;&lt;span class="" style="display: block;" id="formatbar_JustifyFull" title="Justify Full" onmouseover="ButtonHoverOn(this);" onmouseout="ButtonHoverOff(this);" onmouseup="" onmousedown="CheckFormatting(event);FormatbarButton('richeditorframe', this, 13);ButtonMouseDown(this);"&gt;&lt;img src="img/blank.gif" alt="Justify Full" class="gl_align_full" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya-juj dan Ma-juj dalam Hadits Dari Zainab Binti Jahsh -isteri Nabi SAW, berkata; “Nabi SAW bangun dari tidurnya dengan wajah memerah, kemudian bersabda; “Tiada Tuhan selain Allah, celakalah bagi Arab dari kejahatan yang telah dekat pada hari kiamat, (yaitu) Telah dibukanya penutup Ya-juj dan Ma-juj seperti ini !” beliau melingkarkan jari tangannya. (Dalam riwayat lain tangannya membentuk isyarat 70 atau 90), Aku bertanya; “Ya Rasulullah SAW, apakah kita akan dihancurkan walaupun ada orang-orang shalih ?” Beliau menjawab; “Ya, Jika banyak kejelekan.” (HR. Ahmad, Al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis dan Asal Usul Ya-juj dan Ma-juj dalam QS. Al-Kahfi : 94 Ya-juj dan Ma-juj menurut ahli lughah ada yang menyebut isim musytaq (memiliki akar kata dari bhs. Arab) berasal dari AJAJA AN-NAR artinya jilatan api. Atau dari AL-AJJAH (bercampur/sangat panas), al-Ajju (cepat bermusuhan), Al-Ijajah (air yang memancar keras) dengan wazan MAF’UL dan YAF’UL / FA’UL. Menurut Abu Hatim, Ma-juj berasal dari MAJA yaitu kekacauan. Ma-juj berasal dari Mu-juj yaitu Malaja. Namun, menurut pendapat yang shahih, Ya-juj dan Ma-juj bukan isim musytaq tapi merupakan isim ‘Ajam dan Laqab (julukan). Para ulama sepakat, bahwa Ya-juj dan Ma-juj termasuk spesies manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berbeda dalam menentukan siapa nenek moyangnya. Ada yang menyebutkan dari sulbi Adam AS dan Hawa atau dari Adam AS saja. Ada pula yang menyebut dari sulbi Nabi Nuh AS dari keturunan Syis/At-Turk menurut hadits Ibnu Katsir. Sebagaimana dijelaskan dalam tarikh, Nabi Nuh AS mempunyai tiga anak, Sam, Ham, Syis/At-Turk. Ada lagi yang menyebut keturunan dari Yafuts Bin Nuh. Menurut Al-Maraghi, Ya-juj dan Ma-juj berasal dari satu ayah yaitu Turk, Ya-juj adalah At-Tatar (Tartar) dan Ma-juj adalah Al-Maghul (Mongol), namun keterangan ini tidak kuat. Mereka tinggal di Asia bagian Timur dan menguasai dari Tibet, China sampai Turkistan Barat dan Tamujin. Mereka dikenal sebagai Jengis Khan (berarti Raja Dunia) pada abad ke-7 H di Asia Tengah dan menaklukan Cina Timur. Ditaklukan oleh Quthbuddin Bin Armilan dari Raja Khuwarizmi yang diteruskan oleh anaknya Aqthay. “Batu” anak saudaranya menukar dengan negara Rusia tahun 723 H dan menghancurkan Babilon dan Hongaria. Kemudian digantikan Jaluk dan dijajah Romawi dengan menggantikan anak saudaranya Manju, diganti saudaranya Kilay yang menaklukan Cina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaranya Hulako menundukan negara Islam dan menjatuhkan Bagdad pada masa daulah Abasia ketika dipimpin Khalifah Al-Mu’tashim Billah pertengahan abad ke-7 H / 656 H. Ya-juj dan Ma-juj adalah kaum yang banyak keturunannya.Menurut mitos, mereka tidak mati sebelum melihat seribu anak lelakinya membawa senjata. Mereka taat pada peraturan masyarakat, adab dan pemimpinnya. Ada yang menyebut mereka berperawakan sangat tinggi sampai beberapa meter dan ada yang sangat pendek sampai beberapa centimeter. Konon, telinga mereka panjang, tapi ini tidak berdasar. Pada QS. Al-Kahfi:94, Ya-juj dan Ma-juj adalah kaum yang kasar dan biadab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mereka melewati perkampungan, membabad semua yang menghalangi dan merusak atau bila perlu membunuh penduduk. Karenya, ketika Dzulkarnain datang, mereka minta dibuatkan benteng agar mereka tidak dapat menembus dan mengusik ketenangan penduduk. Siapakah Dzulkarnain ? Menurut versi Barat, Dzulkarnain adalah Iskandar Bin Philips Al-Maqduny Al-Yunany (orang Mecedonia, Yunani). Ia berkuasa selama 330 tahun. Membangun Iskandariah dan murid Aristoteles. Memerangi Persia dan menikahi puterinya. Mengadakan ekspansi ke India dan menaklukan Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Asy-Syaukany, pendapat di atas sulit diterima, karena hal ini mengisyaratkan ia seorang kafir dan filosof. Sedangkan al-Quran menyebutkan; “Kami (Allah) mengokohkannya di bumi dan Kami memberikan kepadanya sebab segala sesuatu.” Menurut sejarawan muslim Dzulkarnain adalah julukan Abu Karb Al-Himyari atau Abu Bakar Bin Ifraiqisy dari daulah Al-Jumairiyah (115 SM – 552 M.).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerajaannya disebut At-Tababi’ah. Dijuluki Dzulkarnain (Pemilik dua tanduk), karena kekuasaannya yang sangat luas, mulai ujung tanduk matahari di Barat sampai Timur. Menurut Ibnu Abbas, ia adalah seorang raja yang shalih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia seorang pengembara dan ketika sampai di antara dua gunung antara Armenia dan Azzarbaijan. Atas permintaan penduduk, Dzulkarnain membangun benteng. Para arkeolog menemukan benteng tersebut pada awal abad ke-15 M, di belakang Jeihun dalam ekspedisi Balkh dan disebut sebagai “Babul Hadid” (Pintu Besi) di dekat Tarmidz. Timurleng pernah melewatinya, juga Syah Rukh dan ilmuwan German Slade Verger. Arkeolog Spanyol Klapigeo pada tahun 1403 H. Pernah diutus oleh Raja Qisythalah di Andalus ke sana dan bertamu pada Timurleng. “Babul Hadid” adalah jalan penghubung antara Samarqindi dan India.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BENARKAH TEMBOK CINA ADALAH TEMBOK Zulkarnain ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang menyangka itulah tembok yang dibuat oleh Zulkarnain dalam surat Al Kahfi. Dan yang disebut Ya’juj dan Ma’juj adalah bangsa Mongol dari Utara yang merusak dan menghancurkan negeri-negeri yang mereka taklukkan. Mari kita cermati kelanjutan surat Al Kahfi ayat 95-98 tentang itu.&lt;br /&gt;Zulkarnain memenuhi permintaan penduduk setempat untuk membuatkan tembok pembatas. Dia meminta bijih besi dicurahkan ke lembah antara dua bukit. Lalu minta api dinyalakan sampai besi mencair. Maka jadilah tembok logam yang licin tidak bisa dipanjat.&lt;br /&gt;Ada tiga hal yang berbeda antara Tembok Cina dan Tembok Zulkarnain. Pertama, tembok Cina terbuat dari batu-batu besar yang disusun, bukan dari besi. Kedua, tembok itu dibangun bertahap selama ratusan tahun oleh raja-raja Dinasti Han, Ming, dst. Sambung-menyambung. Ketiga, dalam Al Kahfi ayat 86, ketika bertemu dengan suatu kaum di Barat, Allah berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai Zulkarnain, terserah padamu apakah akan engkau siksa kaum itu atau engkau berikan kebaikan pada mereka.” Artinya, Zulkarnain mendapat wahyu langsung dari Tuhan, sedangkan raja-raja Cina itu tidak. Maka jelaslah bahwa tembok Cina bukan yang dimaksud dalam surat Al Kahfi. Jadi di manakan tembok Zulkarnain?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BEBERAPA PENELITIAN TEMBOK YA’JUJ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah Yusuf Ali dalam tafsir The Holy Qur’an menulis bahwa di distrik Hissar, Uzbekistan, 240 km di sebelah tenggara Bukhara, ada celah sempit di antara gunung-gunung batu. Letaknya di jalur utama antara Turkestan ke India dengan ordinat 38oN dan 67oE. Tempat itu kini bernama buzghol-khana dalam bahasa Turki, tetapi dulu nama Arabnya adalah bab al hadid. Orang Persia menyebutnya dar-i-ahani. Orang Cina menamakannya tie-men-kuan. Semuanya bermakna pintu gerbang besi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiouen Tsiang, seorang pengembara Cina pernah melewati pintu berlapis besi itu dalam perjalanannya ke India di abad ke-7. Tidak jauh dari sana ada danau yang dinamakan Iskandar Kul. Di tahun 842 Khalifah Bani Abbasiyah, al-Watsiq, mengutus sebuah tim ekspedisi ke gerbang besi tadi. Mereka masih mendapati gerbang di antara gunung selebar 137 m dengan kolom besar di kiri kanan terbuat dari balok-balok besi yang dicor dengan cairan tembaga, tempat bergantung daun pintu raksasa. Persis seperti bunyi surat Al Kahfi. Pada Perang Dunia II, konon Winston Churchill, pemimpin Inggris, mengenali gerbang besi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letak Perkiraan Tembok Besi Berada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa pun tentang keberadaan dinding penutup tersebut, ia memang terbukti ada sampai sekarang di Azerbaijan dan Armenia. Tepatnya ada di perunungan yang sangat tinggi dan sangat keras. Ia berdiri tegak seolah-olah diapit oleh dua buah tembok yang sangat tinggi. Tempat itu tercantum pada peta-peta Islam mahupun Rusia, terletak di republik Georgia.&lt;br /&gt;Al-Syarif al-Idrisi menegaskan hal itu melalui riwayat penelitian yang dilakukan Sallam, staf peneliti pada masa Khalifah al-Watsiq Billah (Abbasiah). Konon, Al-Watsiq pernah bermimpi tembok penghalang yang dibangun Iskandar Dzul Qarnain untuk memenjarakan Ya’juj-Ma’juj terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mimpi itu mendorong Khalifah untuk mengetahui perihal tembok itu saat itu, juga lokasi pastinya. Al-Watsiq menginstruksikan kepada Sallam untuk mencari tahu tentang tembok itu. Saat itu sallam ditemani 50 orang. Penelitian tersebut memakan biaya besar. Tersebut dalam Nuzhat al-Musytaq, buku geografi, karya al-Idrisi, Al-Watsiq mengeluarkan biaya 5000 dinar untuk penelitian ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rombongan Sallam berangkat ke Armenia. Di situ ia menemui Ishaq bin Ismail, penguasa Armenia. Dari Armenia ia berangkat lagi ke arah utara ke daerah-daerah Rusia. Ia membawa surat dari Ishaq ke penguasa Sarir, lalu ke Raja Lan, lalu ke penguasa Faylan (nama-nama daerah ini tidak dikenal sekarang). Penguasa Faylan mengutus lima penunjuk jalan untuk membantu Sallam sampai ke pegunungan Ya’juj-Ma’juj.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27 hari Sallam mengarungi puing-puing daerah Basjarat. Ia kemudian tiba di sebuah daerah luas bertanah hitam berbau tidak enak. Selama 10 hari, Sallam melewati daerah yang menyesakkan itu. Ia kemudian tiba di wilayah berantakan, tak berpenghuni. Penunjuk jalan mengatakan kepada Sallam bahwa daerah itu adalah daerah yang dihancurkan oleh Ya’juj-Ma’juj tempo dulu. Selama 6 hari, berjalan menuju daerah benteng. Daerah itu berpenghuni dan berada di balik gunung tempat Ya’juj-Ma’juj berada.&lt;br /&gt;Sallam kemudian pergi menuju pegunungan Ya’juj-Ma’juj. Di situ ia melihat pegunungan yang terpisah lembah. Luas lembah sekitar 150 meter. Lembah ini ditutup tembok berpintu besi sekitar 50 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Nuzhat al-Musytaq, gambaran Sallam tentang tembok dan pintu besi itu disebutkan dengan sangat detail (Anda yang ingin tahu bentuk detailnya, silakan baca: Muzhat al-Musytaq fi Ikhtiraq al-Afaq, karya al-Syarif al-Idrisi, hal. 934 -938).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Idrisi juga menceritakan bahwa menurut cerita Sallam penduduk di sekitar pegunungan biasanya memukul kunci pintu besi 3 kali dalam sehari. Setelah itu mereka menempelkan telinganya ke pintu untuk mendengarkan reaksi dari dalam pintu. Ternyata, mereka mendengar gema teriakan dari dalam. Hal itu menunjukkan bahwa di dalam pintu betul-betul ada makhluk jenis manusia yang konon Ya’juj-Ma’juj itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya’juj-Ma’juj sendiri, menurut penuturan al-Syarif al-Idrisi dalam Nuzhat al-Musytaq, adalah dua suku keturunan Sam bin Nuh. Mereka sering mengganggu, menyerbu, membunuh, suku-suku lain. Mereka pembuat onar, dan sering menghancurkan suatu daerah. Masyarakat mengadukan kelakuan suku Ya’juj dan Ma’juj kepada Iskandar Dzul Qarnain, Raja Macedonia. Iskandar kemudian menggiring (mengusir) mereka ke sebuah pegunungan, lalu menutupnya dengan tembok dan pintu besi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang Kiamat nanti, pintu itu akan jebol. Mereka keluar dan membuat onar dunia, sampai turunnya Nabi Isa al-Masih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Nuzhat al-Musytaq, al-Syarif al-Idrisi juga menuturkan bahwa Sallam pernah bertanya kepada penduduk sekitar pegunungan, apakah ada yang pernah melihat Ya’juj-Ma’juj. Mereka mengaku pernah melihat gerombolan orang di atas tembok penutup. Lalu angin badai bertiup melemparkan mereka. Penduduk di situ melihat tubuh mereka sangat kecil. Setelah itu, Sallam pulang melalui Taraz (Kazakhtan), kemudian Samarkand (Uzbekistan), lalu kota Ray (Iran), dan kembali ke istana al-Watsiq di Surra Man Ra’a, Iraq. Ia kemudian menceritakan dengan detail hasil penelitiannya kepada Khalifah.&lt;br /&gt;Kalau menurut penuturan Ibnu Bathuthah dalam kitab Rahlat Ibn Bathuthah pegunungan Ya’juj-Ma’juj berada sekitar perjalanan 6 hari dari Cina. Penuturan ini tidak bertentangan dengan al-Syarif al-Idrisi. Soalnya di sebelah Barat Laut Cina adalah daerah-daerah Rusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Az-Zuhaily, Tafsir Al-Munir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Thaha Ad-Dasuqy, ‘Aqidatuna Wa Shilatuha Bil Kaun Wal Insan Wal Hayat, Darul Huda, Kairo, 1995.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Sya’ban ‘Abdulhadi Abu Rabah, Islamiyat, Haqaiq Fi Dzilli Tauhid Al-Ara Al-Islamiyah, Muassasah Al-’Arabiyah Al-Haditsiyah, Kairo, 1991.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;source: wattpad&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-4296094481704055613?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/4296094481704055613/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/05/misteri-tembok-yajuj-majuj.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/4296094481704055613'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/4296094481704055613'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/05/misteri-tembok-yajuj-majuj.html' title='Misteri tembok ya&apos;juj ma&apos;juj'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-7168171293958038715</id><published>2010-04-14T19:36:00.000-07:00</published><updated>2010-04-14T19:57:07.571-07:00</updated><title type='text'>DOKTOR DAKWAH INTERNASIONAL "ZAKIR NAIK"</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;             &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;img class="alignnone" src="http://www.izoblog.com/wp-content/store/zakir-naik.jpg" alt="" width="450" height="299" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Berlatar belakangkan bidang kedoktoran, Dr. Zakir Abdul Karim Naik  merupakan seorang pakar dalam bidang perbandingan agama diperingkat  antarabangsa. Beliau sangat terkenal dengan teknik pidato dan debatnya  yang sangat mantap dan berkesan, menggunakan dalil-dalil daripada  al-Quran dan hadis yang sahih serta beberapa kitab-kitab agama lain  seperti kita Bible, kitab Veda, kitab Bhagwad Geeta, kitab Upandishads  dan banyak lagi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Dilahirkan pada 18 Oktober 1965 di Mumbai, India beliau juga terkenal  dengan kebolehannya mematahkan hujah pihak lawan serta memberikan  jawapan yang menyakinkan terhadap persoalan-persoalan yang dikemukakan  secara sepontan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Menjelang tahun 2002, beliau sudahpun memberikan lebih daripada 1000  ceramah di peringkat antarabangsa seperti di Amerika Syarikat, Kanada,  United Kingdom, Arab Saudi, United Arab Emirates, Kuwait, Qatar,  Bahrain, Oman, Afrika Selatan, Itali, Mauritius, Australia, Malaysia,  Singapura, Hong-Kong, Thailand, Guyana (Amerika Selatan) dan banyak lagi  termasuklah ceramah ditempat asal beliau sendiri; India.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Dr. Zakir Naik mendapat pendidikan awal di St. Peter’s High School  (I.C.S.E), Mumbai sebelum ke Kishinchand Chellaram College, Mumbai dan  Topiwala National Medical College, Nair Hospital, Mumbai. Akhirnya,  beliau mendapat Ijazah Kedoktoran dalam bidang perubatan, M.B.B.S  (Bachelor of Medicine and Bachelor of Surgery) di University of Mumbai,  India.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Beliau aktif melibatkan diri dalam aktiviti-aktiviti dialog antara  agama, dan antara yang paling berjaya adalah dialog bersama-sama  Dr.William Campbell (Amerika Syarikat) pada 1 April 2000. Beliau digelar  oleh seorang individu yang tidak asing lagi dalam dunia perbandingan  agama; Sheikh Ahmad Deedat, sebagai ‘Deedat Plus’ pada tahun 1994.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Beliau juga menerima sebuah plag pada Mei 2005 sebagai anugerah  daripada Ahmad Deedat yang terpahat padanya : “Son what you have done in  4 years had taken me 40 years to accomplish, Alhamdulillah.” Ia  bermaksud, “Wahai anak muda, kamu hanya mengambil masa selama 4 tahun  untuk mencapai apa yang saya dapat capai dalam tempoh 40 tahun.  Alhamdulillah.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Beliau sering dijemput untuk menyampaikan ceramah dibeberapa stesen  televisyen dan radio di pelbagai negara, dan kini ratusan daripada video  rakaman ceramah beliau boleh didapati dalam bentuk pita video dan  cakera padat (CD)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Beliau kini telah meninggalkan karier beliau sebagai seorang doktor  perubatan untuk menumpuhkan seluruh masa dan tenaga beliau untuk  aktiviti dakwah islamiyah. Beliau kini menjawat jawatan sebagai Presiden  Islamic Research Foundation (I.R.F), Pengerusi I.R.F. Educational  Trust, dan Presiden Islamic Dimensions, Mumbai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Antara buku-buku yang telah dikarang oleh Dr. Zakir Naik termasuklah  Replies To The Most Common Question Asked by Non-Muslim, Quran And  Modern Science – Compatible Or Incompatible, Concept Of God In Major  Religions, Islam And Terrorism, Women’s Right In Islam – Protected Or  Subjugated?, Al-Quran – Should It Be Read With Understanding?, Is The  Qur’an God’s Word? Dan banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;ISLAMIC RESEARCH FOUNDATION&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;img class="alignnone size-full wp-image-1102" title="islamic-research-foundation" src="http://www.izoblog.com/wp-content/store/islamic-research-foundation.jpg" alt="islamic-research-foundation" width="500" height="375" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Islamic Reseach Foundation yang diasaskan pada bulan Februari 1991  merupakan satu pertubuhan rasmi yang tidak berasaskan keuntungan yang  berperanan menyebarkan dakwah serta mesej Islam kepada masyarakat, sama  ada Islam mahupun bukan Islam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kerja-kerja yang dihasilkan oleh I.R.F termasuklah buku-buku,  dokumentari dan video-video ceramah telah sampai ke jutaan manusia di  serata dunia melalui saluran TV satelit antarabangsa, Internet dan media  cetak; kebanyakkan menumpukan kepada memberikan kefahaman terhadap  kebenaran dan kesempurnaan agama Islam berdasarkan ayat-ayat al-Quran,  hadis sahih dan juga logik akal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Islamic Reseach Foundation dinaungi oleh Dr. Zakir Naik Abdul Karim  Naik. IRF boleh dihubungi di alamat:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;56/58 Tandel Street ( North),&lt;br /&gt;Dongri, Mumbai – 400 009 India.&lt;br /&gt;Tel : (0091-22) 23736875 (8 lines)&lt;br /&gt;Fax : (0091-22) 23730689.&lt;br /&gt;Laman web: &lt;a href="http://www.irf.net/" target="_blank"&gt;http://www.irf.net&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;img class="size-full wp-image-1103  aligncenter" style="border: 0pt none;" title="banner" src="http://www.izoblog.com/wp-content/store/123.gif" alt="123" width="371" height="55" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Dr. Zakir Naik Vs Dr.  William Campbell&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tajuk: “Qur’an and Bible in the light of Science”&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;Sinopsis: &lt;/strong&gt;Debat Hebat ini berlangsung di Skokie,  Illinois, USA. Dr. Zakir Naik telah bertindak menerima cabaran  Dr.  William Campbell yang pernah menulis buku menghina al-Quran bertajuk  “The Qur’an and the Bible in the light of History and Science”. Dalam  buku tersebut Dr.William Campbell menghina Al-Quran dengan mengatakan  fakta-fakta di dalamnya bertentangan dengan Sains manakala ayat-ayat  Bible menunjukkan fakta sains. Beliau juga mencabar Orang Islam untuk  menjawap dakwaan beliau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Antara  kandungan menarik Debat ini ialah:…&lt;br /&gt;- Pembuktian Al-Quran firman Allah menerusi Sains dan logik akal&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://www.blogger.com/%3Cobject%20width=%22480%22%20height=%22385%22%3E%3Cparam%20name=%22movie%22%20value=%22http://www.youtube.com/v/hqkSY3VD5x4&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x006699&amp;amp;color2=0x54abd6%22%3E%3C/param%3E%3Cparam%20name=%22allowFullScreen%22%20value=%22true%22%3E%3C/param%3E%3Cparam%20name=%22allowscriptaccess%22%20value=%22always%22%3E%3C/param%3E%3Cembed%20src=%22http://www.youtube.com/v/hqkSY3VD5x4&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x006699&amp;amp;color2=0x54abd6%22%20type=%22application/x-shockwave-flash%22%20allowscriptaccess=%22always%22%20allowfullscreen=%22true%22%20width=%22480%22%20height=%22385%22%3E%3C/embed%3E%3C/object%3E"&gt;Konsep salah Holy Trinity&lt;/a&gt; (SILAKAN KLIK UNTUK DILIHAT!!!)&lt;br /&gt;- Penyimpangan ajaran Kristian daripada ajaran Nabi Isa AS&lt;br /&gt;- Kandungan Bible yang telah diubah&lt;br /&gt;- Hujah-hujah Dr. William Campbell yang mudah dipatahkan oleh Dr. Zakir  Naik&lt;br /&gt;- Pembuktian KeRasulan Nabi Muhammad SAW&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Dr Zakir Naik mematahkan hujah-hujah Dr William Campbell menerusi:…&lt;br /&gt;- Firman Allah dan Hadis Nabi SAW&lt;br /&gt;- Petikan Ayat-ayat Bible&lt;br /&gt;- Kajian Sains dan Teknologi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Lihat debat di sini:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.youtube.com/view_play_list?p=625048053B10637E" target="_blank"&gt;http://www.youtube.com/view_play_list?p=625048053B10637E&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;strong&gt;Biodata Dr. Zakir Bin  Naik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Beliau berkelulusan Doktor Perubatan adalah seorang pendakwah bebas yang  mendapat gelaran ‘walking Computer’ kerana ingatan beliau yang luar  biasa, beliau juga digelar ‘Deedat Plus’ kerana  kebolehan beliau  berhujah mengenai Islam dan Kristian sebagaimana Ahmad Deedat, tetapi  Dr. Zakir Naik memiliki lebih banyak kelebihan lagi. Di dalam  perdebatan, beliau secara bersahaja memetik kandungan Al-Quran, Hadith,  Bible serta buku dan kajian terkini sains dan teknologi. Semuanya beliau  lakukan dari ingatan luarbiasa beliau tanpa merujuk kepada sebarang  teks.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;&lt;strong&gt;Biodata Dr. William  Campbell&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;Beliau adalah seorang Missionary  Kristian yang &lt;strong&gt;berkelulusan PhD  bahagian teologi Kristian&lt;/strong&gt; dan fasih berbahasa Arab. Beliau  bertaraf ‘Ulama’ Kristian adalah seorang yang sangat kritis kepada  ajaran Islam dan Al-Quran. Berbanding Dr Zakir Naik, beliau berhujah  dengan merujuk kepada bahan-bahan bertulis yang beliau sediakan…tetapi  yang ajaibnya adalah semua rujukan beliau itu dihafal secara ‘ayat ke  ayat’ oleh Dr Zakir Naik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sesungguhnya melihat perdebatan tersebut akan membuatkan kita merasa  takjub akan kurniaan Allah terhadap Dr Zakir Naik. Debat tersebut juga  berjaya membongkar segala kesalahan ajaran Kristian secara ilmiah dan  bukti konkrit yang sukar untuk ditolak oleh Dr William Campbell sendiri.  Adalah dilaporkan, ratusan orang  yang memeluk agama Islam setelah  melihat perdebatan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Debat ini adalah &lt;strong&gt;debat terakhir&lt;/strong&gt; yang dibuat oleh  Dr.Zakir Naik kerana cabarannya kepada pendeta-pendeta agama Yahudi,  Buddha, Hindu, Atheis  malahan Kristian untuk berdebat tentang kebenaran  Islam tidak berani lagi disambut selepas itu. Mungkin mereka gentar  kepada Dr. Zakir Naik yang memperlakukan Dr. William Campbell seperti  seorang yang  ‘hilang arah’ dan hujah ketika bertemu beliau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-7168171293958038715?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/7168171293958038715/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/04/doktor-dakwah-internaional-zakir-naik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/7168171293958038715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/7168171293958038715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/04/doktor-dakwah-internaional-zakir-naik.html' title='DOKTOR DAKWAH INTERNASIONAL &quot;ZAKIR NAIK&quot;'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-3250533912323892526</id><published>2010-03-18T08:08:00.000-07:00</published><updated>2010-03-18T08:10:31.150-07:00</updated><title type='text'>Cara Muslim Sembuhkan Kista</title><content type='html'>Di awal oktober 2009 kemarin kami ke Belanda, di negeri kincir angin tersebut kami mencoba mempromosikan Konseling Islami, Alhamdulillah masyarakat muslim disana cukup antusias menerima kedatangan kami,,,tapi yang unik, saat itu datang juga kepada kami seorang gadis nasrani ia mengeluhkan satu penyakit yang sudah dideritanya sekitar 5 tahun, karena saat itu yang datang seorang non muslim kami bingung harus memberi saran apa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seumpama dia seorang muslim pasti kami akan menyarankannya untuk shalat taubat, kemudian bersedekah dan sebagainya…tapi karena dia seorang non muslim, kami hanya bisa menyarankan untuk memohon ampun pada orang tua khususnya IBU, karena dari study kasus yang kami pelajari BAHWA setiap penyakit-penyakit yang kita derita seperti kista, kangker rahim atau sulit untuk mempunyai keturunan, hal itu biasanya disebabkan oleh kedurhakaan kita pada orang tua, kalaupun ada orang yang bilang karena kita salah makan atau penyakit itu disebabkan oleh keturunan sebenarnya itu hanya sebab tapi asbab yang sebenarnya adalah karena kita durhaka pada orang tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah selang waktu 3 minggu gadis nasrani itu menghubungi kami dan menyatakan sembuh setelah dia memohon ampun pada orang tuanya, sungguh..sebenarnya kami bingung tapi inilah kekuasaan Allah, dari kisah nyata ini kita belajar bahwa menghormati orang tua itu suatu kewajiban bagi kita, apalagi sebagai seorang muslim..mudah-mudahan Allah berkenan untuk memberikannya hidayah untuk memeluk ajaran islam…Amien&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-3250533912323892526?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/3250533912323892526/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/03/cara-muslim-sembuhkan-kista.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/3250533912323892526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/3250533912323892526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/03/cara-muslim-sembuhkan-kista.html' title='Cara Muslim Sembuhkan Kista'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-4480594948821467662</id><published>2010-02-13T22:56:00.000-08:00</published><updated>2010-02-13T23:02:58.595-08:00</updated><title type='text'>ATRAKSI SEPEDA TERHEBAT!!!!!  By Danny Macaskill</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;center&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/UbJ1sseQVbY&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x006699&amp;amp;color2=0x54abd6"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/UbJ1sseQVbY&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x006699&amp;amp;color2=0x54abd6" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/mYIKfEU8yl8&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;color1=0x006699&amp;color2=0x54abd6"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/mYIKfEU8yl8&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;color1=0x006699&amp;color2=0x54abd6" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;/center&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-4480594948821467662?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/4480594948821467662/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/02/atraksi-sepeda-terhebat-by-danny.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/4480594948821467662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/4480594948821467662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/02/atraksi-sepeda-terhebat-by-danny.html' title='ATRAKSI SEPEDA TERHEBAT!!!!!  By Danny Macaskill'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-1727062023620077570</id><published>2010-01-20T05:12:00.000-08:00</published><updated>2010-01-20T05:16:18.497-08:00</updated><title type='text'>MASJID DITENGAH TSUNAMI ACEH</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;INILAH SEBUAH TANDA&lt;br /&gt;KEBESARAN DAN KEKUASAAN&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;ALLAH&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/xJmo28SXv90&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/xJmo28SXv90&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-1727062023620077570?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/1727062023620077570/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/01/masjid-ditengah-tsunami-aceh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/1727062023620077570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/1727062023620077570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/01/masjid-ditengah-tsunami-aceh.html' title='MASJID DITENGAH TSUNAMI ACEH'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-2336015129618406191</id><published>2010-01-01T01:49:00.000-08:00</published><updated>2010-01-01T01:58:09.373-08:00</updated><title type='text'>MUALLAF ILMUAN AMERIKA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mukjizat al-Quran membuat seorang ilmuwan Amerika masuk Islam, Ketika lafad Allah terdengar, getaran di atas suara berubah menjadi gelombang elektrik optik yang dapat ditangkap oleh monitor. Mukjizat ini membuat seorang ilmuwan terkenal Amerika memilih masuk Islam.Dilaporkan bahwa sebuah tim ilmuwan dari Amerika menemukan bahwa sebagian dari tumbuh-tumbuhan khatulistiwa mengeluarkan frekuensi di atas suara. Dan itu hanya dapat ditangkap oleh perangkat canggih.&lt;br /&gt;Para ilmuwan ini selama tiga tahun melakukan penelitian dan melihat fenomena seperti ini membuat mereka sangat terheran-heran. Mereka menemukan bahwa getaran di atas suara ini dapat diubah menjadi gelombang elektrik optik dan lebih dari seratus kali persekon berulang-ulang.Tim ini kemudian membuktikan penemuan mereka di hadapan sebuah tim peneliti Inggris. Kebetulan dalam tim itu ada seorang yang beragama Islam. Ia keturunan India.&lt;br /&gt;Setelah melakukan uji coba selama lima hari, ilmuwan Inggris juga menjadi terkagum-kagum dengan apa yang mereka lihat. Namun, ilmuwan muslim ini mengatakan bahwa hal ini sudah diyakini oleh kaum muslimin sejak 1400 tahun yang lalu. Mereka yang mendengar ucapan itu memintanya untuk lebih jauh menjelaskan masalah yang disebutnya. Ia kemudian membaca ayat yang berbunyi: “Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji- Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun” (Isra’: 44).&lt;br /&gt;Prof. William Brown, pimpinan tim peneliti itu akhirnya mengajak ilmuwan Islam itu untuk berbicara lebih banyak tentang Islam. Setelah dijelaskan tentang Islam dan diberi hadiah sebuah all-Quran yang dilengkapi dengan tafsirnya dalam bahasa Inggris, ia kemudian mengucapkan syahadat.   [sumber : infosyiah]&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-2336015129618406191?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/2336015129618406191/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/01/muallaf-ilmuan-amerika.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/2336015129618406191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/2336015129618406191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2010/01/muallaf-ilmuan-amerika.html' title='MUALLAF ILMUAN AMERIKA'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-4631643785383508514</id><published>2009-12-31T01:12:00.000-08:00</published><updated>2009-12-31T01:15:25.277-08:00</updated><title type='text'>BINTIK MATAHARI MULAI TERLIHAT</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_bnfnU-ZXiFQ/SzA4S96OEWI/AAAAAAAAACc/QzgRCG1Rtpk/s1600-h/images.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 131px; height: 131px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_bnfnU-ZXiFQ/SzA4S96OEWI/AAAAAAAAACc/QzgRCG1Rtpk/s400/images.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417892250234261858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Bintik matahari yang disebut &lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: arial;"&gt;sunspot&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt; 1035 mulai terlihat membesar, yaitu hingga berukuran tujuh kali planet Bumi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Seperti dilaporkan di Space Weather News, &lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: arial;"&gt;sunspot&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt; ini telah mengembang cepat sejak terlihat pertama kali pada 14 Desember lalu. Jika kecenderungan ini terus berlanjut, maka 1035 menjadi &lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: arial;"&gt;sunspot&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt; terbesar tahun ini, bahkan tahun-tahun sebelumnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="font-family: arial;" name="more"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Seperti yang diungkapkan peneliti Lapan, Clara Yono Yatini, bintik hitam menjadi pertanda tingkat keaktifan matahari. Ketika masa aktif itu mencapai puncak, matahari dapat menimbulkan ledakan (&lt;/span&gt;&lt;em style="font-family: arial;"&gt;corona mass ejection&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;) yang dapat menghujani Bumi dengan partikel yang berpotensi mengganggu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Sebelumnya, Lapan dan berbagai peneliti dunia telah memperkirakan bahwa masa puncak aktivitas matahari yang kini berada di siklus ke-24 ini akan terjadi pada rentang 2012-2013. Pada masa inilah diduga akan terjadi badai luar angkasa ekstrem akibat aktivitas matahari.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Masa puncak aktivitas di siklus terdahulu, yaitu ke-23 terjadi pada tahun 2003. Ketika itu, badai matahari dilaporkan sempat menimbulkan gangguan komunikasi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://sains.kompas.com&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-4631643785383508514?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/4631643785383508514/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/bintik-matahari-mulai-terlihat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/4631643785383508514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/4631643785383508514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/bintik-matahari-mulai-terlihat.html' title='BINTIK MATAHARI MULAI TERLIHAT'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_bnfnU-ZXiFQ/SzA4S96OEWI/AAAAAAAAACc/QzgRCG1Rtpk/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-1439171272425887478</id><published>2009-12-30T20:50:00.000-08:00</published><updated>2009-12-30T22:04:27.700-08:00</updated><title type='text'>BISNIS PAY PER CLICK</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;Bisnis pay-per-click yang biasanya disebut PPC merupakan bisnis dimana anda akan dibayar jika pengunjung mengklik poster yang anda pasang pada blog, meskipun bayaran lebih kecil dari pay-per-sale, kepunyaan blog menjadi syarat utama dalam bisnis ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Szw9t-81tQI/AAAAAAAAANs/0HjPb3ikYDk/s1600-h/adsense.PNG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 212px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Szw9t-81tQI/AAAAAAAAANs/0HjPb3ikYDk/s400/adsense.PNG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5421275911648818434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;PPC yang umum digunakan adalah bisnis google adsense, banyak kalangan yang mempercayai akan pembayaran bisnis ini selain juga anti spam (tipuan). bisnis ini sangat mudah, sudah banyak orang yang mendapat penghasilan dari program ini baik diindonesia maupun didunia, yang memperoleh penghasilan bahkan sampai puluhan juta perbulan, anda bisa membayangkan seberapa besar potensi yang ada dalam bisnis ini.&lt;br /&gt;berikut cara daftar melalui situs google adsense :&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Szw-GOR9W3I/AAAAAAAAAN0/w0iumh2nHGM/s1600-h/adsense.PNG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 257px; height: 280px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Szw-GOR9W3I/AAAAAAAAAN0/w0iumh2nHGM/s400/adsense.PNG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5421276328080792434" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol style="font-family: arial;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Buka situs google adsense, dialamat &lt;a href="http://www.google.com/adsense"&gt;www.google.com/adsense&lt;/a&gt; dan klik &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;sign up now&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Selanjutnya anda akan memasuki kolom pendaftaran google adsense, isilah dengan lengkap.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;kemudian klik &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;submit information&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;Tahap kedua, login ke email anda untuk konfirmasi, saatnya kita melakukan konfirmasi ulang, ikuti langkah langkahnya :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol style="font-family: arial;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;klik sebuah link yang muncul pada email tersebut, yang mempunyai format &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;http://www.google.com/adsense/xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;anda akan mendapatkan sebuah form. Isi form data yang muncul tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;klik tombol &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;submit information&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;selanjutnya anda akan memdapatkan halaman konfirmasi, anda dapat memeriksa sekali lagi apakah data yang anda inputkan sudah benar, jika belum anda dapat mengklik tombol &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;edit account information&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; untuk mengulang input data, jika data sudah benar klik tombol &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;created account&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;halaman selanjutnya anda akan disuguhi persyaratan yang kondisi anda harus setuju mengikuti program adsense ini, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;centang&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; check box yang ada. &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;klik tombol &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;I accept&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; untuk melanjutkan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;Anda telah berhasil mengikuti prosedur pendaftaran, Selanjutnya anda akan  menunggu konfirmasi email, kalo penulis dulu  sampe 2 hari, tapi tidak ada salahnya jika kita mengecek setiap hari bahkan setiap jam. Jika inbox kita telah masuk pesan dari google adsense, saatnya anda membaca surat keputusan dari google. dan selamat !!!!! anda telah menjalin kemitraan dengan google adsense.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-1439171272425887478?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/1439171272425887478/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/bisnis-pay-per-click.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/1439171272425887478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/1439171272425887478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/bisnis-pay-per-click.html' title='BISNIS PAY PER CLICK'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Szw9t-81tQI/AAAAAAAAANs/0HjPb3ikYDk/s72-c/adsense.PNG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-220160347295581147</id><published>2009-12-30T19:44:00.000-08:00</published><updated>2009-12-30T20:37:54.398-08:00</updated><title type='text'>BISNIS PAY PER LEAD</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Pay per lead atau yang dikenal dengan PPL adalah program afiliasi yang sitimnya merchant (pihak yang menjual produk) akan membayar kepada member yang akan mengarahkan atau mengajak pengunjung masuk kesitus merchant dan mengisi formulir pembelian atau pendaftaran online meskipun tidak terjadi transaksi penjualan. Banyak pengusaha yang biasanya menggunakan program ini, dan berharap pengunjung akan mencoba produk yang diharapkan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Meski komisi yang dibayar lebih kecil dibandingkan bisnis pay-per-sale, tetapi afiliasi PPL lebih mudah, karena hanya mengajak pengunjung mengisi aplikasi atau mencoba suatu produk, meskipun pengunjung itu urung membeli produk tersebut. Dalam rubrik ini akan diulas bisnis PPL melalui situs &lt;a href="http://www.cj.com/"&gt;Commission Junction&lt;/a&gt;, berikut tahapan pendaftarannya :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a style="font-family: arial;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzwmNH6GciI/AAAAAAAAANk/kVph6_7T4H8/s1600-h/cj.PNG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 233px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzwmNH6GciI/AAAAAAAAANk/kVph6_7T4H8/s400/cj.PNG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5421250058350129698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Buka alamat &lt;a href="http://www.cj.com/"&gt;CJ.com&lt;/a&gt;, lalu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;Sign up.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Setelah proses pendaftaran selesai, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;Login&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;, lalu pilih kategori produk yang akan dipasarkan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pilih advertiser yang akan diikuti dengan mencentan kotak, lalu klik &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;apply to program&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Akan muncul pemberitahuan apakah permintaan anda akan diterima, ditunda atau ditolak, jika diterima klik &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-size:100%;" &gt;get link&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt; untuk mendapatkan URL afiliasi.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Ambil scriptnya, promosikan afiliasi tersebut kedalam situs web atau blog anda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Selain alamat diatas, beberapa alamat yang menyediakan program yang sama, sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.away.com"&gt;away.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.clipart.com"&gt;clipart.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.callwave.com"&gt;callwave.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.directleads.com"&gt;directleads.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.valueclick.com"&gt;valueclick.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.werlive.com"&gt;werlive.com&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.websponsors.com"&gt;websponsors.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-220160347295581147?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/220160347295581147/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/bisnis-pay-per-lead.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/220160347295581147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/220160347295581147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/bisnis-pay-per-lead.html' title='BISNIS PAY PER LEAD'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzwmNH6GciI/AAAAAAAAANk/kVph6_7T4H8/s72-c/cj.PNG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-8303061330097562673</id><published>2009-12-30T19:00:00.000-08:00</published><updated>2009-12-30T19:10:43.694-08:00</updated><title type='text'>MISTERI SEGITIGA BERMUDA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Siapa yang tidak tahu misteri Segitiga Bermuda. Wilayah laut di selatan Amerika Serikat dengan titik sudut Miami (di Florida), Puerto Rico (Jamaica), dan Bermuda ini, telah berabad-abad menyimpan kisah yang tak terpecahkan. Misteri demi misteri bahkan telah dicatat oleh pengelana samudera seperti Christopher Columbus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar 1492, ketika dirinya akan mengakhiri perjalanan jauhnya menuju dunia barunya, Amerika, sempat menyaksikan fenomena aneh di wilayah ini. Di tengah suasana laut yang terasa aneh, jarum kompas di kapalnya beberapa kali berubah-ubah. Padahal cuaca saat itu begitu baik. Lebih dari itu, tak jauh dari kapal, pada suatu malam tiba-tiba para awaknya dikejutkan dengan munculnya bola-bola api yang terjun begitu saja ke dalam laut. Mereka juga menyaksikan lintasan cahaya dari arah ufuk yang kemudian menghilang begitu saja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Di wilayah ini, indera keenam memang seperti dihantui ’suasana’ yang tak biasa. Namun begitu rombonganmasih terbilang beruntung, karena hanya disuguhi ‘pertunjukkan’. Lain dengan pelintas-pelintas yang lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://apakabardunia.com/wp-content/uploads/2009/01/bermudatriangle.gif"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 467px; height: 340px;" src="http://apakabardunia.com/wp-content/uploads/2009/01/bermudatriangle.gif" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Menurut catatan kebaharian, peristiwa terbesar yang pernah terjadi di wilayah ini adalah lenyapnya sebuah kapal berbendera Inggris, Atalanta, pada 1880. Tanpa jejak secuilpun, kapal yang ditumpangi tiga ratus kadet dan perwira AL Inggris itu raib di . Selain Atalanta, Segitiga Bermuda juga telah menelan ratusan kapal lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Di lain kisah, Segitiga Bermuda juga telah membungkam puluhan pesawat yang melintasinya. Peristiwa terbesar yang kemudian terkuak sekitar 1990 lalu adalah raibnya iring-iringan AL AS yang tengah berpatroli melintas wilayah laut ini pada siang hari 5 Desember 1945. Setelah sekitar dua jam penerbangan komandan penerbangan melapor, bahwa dirinya dan anak buahnya seperti mengalami disorientasi. Beberapa menit kemudian kelima TBF Avenger ini pun raib tanpa sempat memberi sinyal SOS. Anehnya, misteri Avenger tak berujung di situ saja. Ketika sebuah pesawat SAR jenis Martin PBM-3 (Marinir) dikirim mencarinya, pesawat amfibi gembrot dengan tigabelas awak ini pun ikut-ikutan lenyap. Hilang bak ditelan udara. Keesokan harinya ketika wilayah-wilayah laut yang diduga menjadi tempat kecelakaan keenam pesawat disapu enam pesawat penyelamat pantai dengan 27 awak, tak satu pun serpihan pesawat ditemukan. Ajaib!!!!.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Tahun demi tahun berlalu. Sekitar 1990, tanpa dinyana seorang peneliti berhasil menemukan onggokan kerangka pesawat di lepas pantai Florida. Betapa terkejutnya orang-orang yang menyaksikan. Karena, ketika dicocokan onggokan metal itu ternyata bagian dari kelima TBF Avenger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-size:100%;" &gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Riyuta blog&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-8303061330097562673?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/8303061330097562673/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/misteri-segitiga-bermuda.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/8303061330097562673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/8303061330097562673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/misteri-segitiga-bermuda.html' title='MISTERI SEGITIGA BERMUDA'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-1988193969685912558</id><published>2009-12-30T18:52:00.000-08:00</published><updated>2009-12-30T18:57:36.973-08:00</updated><title type='text'>SIKAT GIGI DENGAN BATANG POHON</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://sajidine.com/image/siwak3.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 252px; height: 228px;" src="http://sajidine.com/image/siwak3.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sebelum di kenal sikat gigi., manusia menggunakan ranting atau akar pohon yang berserat untuk membersihkan gigi. Ada macam-macam tumbuhan yang di gunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Muslim di Jazirah Arab, sejak jaman dahulu sudah menggunakan siwak dari ranting atau akar pohon arak (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;salvadora persica&lt;/span&gt;) untuk membersihkan gigi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pohonnya kecil seperti belukar, batang bercabang-cabang. Ranting atau batang-batang yang lentur sangat cocok di buat siwak, akrena tidak merusak gigi. Selain membersihkan gigi dan gusi, siwak juga menyegarakan mulut, menghilangkan bau tidak sedap karena mengandung antibakteri. Meski sekarang sudah banyak sikat gigi dan pasta gigi, sebagian umat Muslim, tetap menggunakan siwak untuk mengikuti sunah Nabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;WHO&lt;/span&gt; (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;World Heath Organization&lt;/span&gt;) menjadikan siwak sebagai salah satu komoditas kesehatan yang perlu di pelihara dan di budidayakan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://abusaid.files.wordpress.com/2008/12/miswakharam.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 448px; height: 336px;" src="http://abusaid.files.wordpress.com/2008/12/miswakharam.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;sumber : orbit&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-1988193969685912558?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/1988193969685912558/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/sikat-gigi-dengan-batang-pohon.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/1988193969685912558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/1988193969685912558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/sikat-gigi-dengan-batang-pohon.html' title='SIKAT GIGI DENGAN BATANG POHON'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-8703820730570245917</id><published>2009-12-30T10:24:00.000-08:00</published><updated>2009-12-30T10:43:03.756-08:00</updated><title type='text'>MENGAPA BABI HARAM</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Babi adalah hewan yang sangat kotor, dia biasanya memakan segala sesuatu yang diberikan kepadanya, baik kotoran maupun bangkai bahkan kotorannya sendiri atau kotoran manusia akan dia makan. Babi memiliki tabiat malas, tidak suka cahaya matahari, tidak suka berjalan-jalan, sangat suka makan dan tidur, memiliki sifat paling tamak. Semakin bertambah usia, babi akan semakin bodoh dan malas, tidak memiliki kehendak dan berjuang bahkan untuk membela diri sendiri saja enggan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Oleh karena itu babi, banyak menimbulkan penyakit pada manusia. Babi dianggap hewan yang tidak layak dikonsumsi. Di antara parasit-parasit ini adalah sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;1. Cacing Taenia Solium&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Parasit ini berupa larva yang berbentuk gelembung pada daging babi atau berbentuk butiran-butiran telur pada usus babi. Jika seseorang memakan daging babi tanpa dimasak dengan baik, maka dinding-dinding gelembung ini akan dicerna oleh perut manusia, dan larva-larva itu kemudian akan tumbuh di usus manusia. Peristiwa ini akan menghalangi perkembangan tubuh dan akan membentuk cacing pita yang panjangnya bisa mencapai 10 kaki, yang menempel di dinding usus dengan cara menempelkan kepalanya lalu menyerap unsur-unsur makanan yang ada di lambung. Hal itu bisa menyebabkan seseorang kekurangan darah dan gangguan pencernaan, karena cacing ini dapat mengeluarkan racun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Apabila pada diri seseorang — khususnya anak-anak– telah diketahui terdapat cacing ini di lambungnya, maka dia akan mengalami histeria atau perasaan cemas. Terkadang larva yang ada di dalam usus manusia ini akan memasuki saluran peredaran darah dan terus menyebar ke seluruh tubuh, termasuk otak, hati, saraf tulang belakang, dan paru-paru. Dalam kondisi seperti ini cacing tersebut dapat menyebabkan penyakit yang mematikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;2. Cacing Trichinila Spiralis&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Cacing ini ada pada babi dalam bentuk gelembung-gelembung lembut. Jika seseorang mengonsumsi daging babi tanpa dimasak dengan baik, maka gelembung-gelembung — yang mengandung larva cacing ini — dapat tinggal di otot dan daging manusia, sekat antara paru dan jantung, dan di daerah-daerah lain di tubuh. Penyerangan cacing ini pada otot dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa dan menyebabkan gerakan jadi lambat, ditambah lagi sulit melakukan aktivitas. Sedang keberadaannya di sekat tersebut akan mempersempit pernafasan, yang bisa berakhir pada kematian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;3. Cacing Schistosoma Japonicum&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ini adalah cacing yang lebih berbahaya daripada cacing schistosoma yang dikenal di Mesir. Dan babi adalah satu-satunya binatang yang mengandung caciong ini. Cacing ini dapat menyerang manusia apabila mereka menyentuh atau mencuci dengan air yang mengandung larva cacing ini yang biasanya datang dari kotoran babi yang masuk ke dalamnya. Cacing ini dapat membakar kulit manusia serta dapat menyelinap ke dalam darah, paru, dan hati. Cacing ini berkembang sangat cepat, dalam sehari bisa mencapai lebih dari 20000 telur, yang dapat membakar kulit, lambung dan hati, terkadang dapat menyerang otak dan saraf tulang belakang yang bisa menyebabkan kelumpuhan dan kematian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;4. Fasciolepsis Buski&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Parasit ini hidup di usus halus babi dalam waktu yang lama. Ketika terjadi percampuran antara usus dan tinja, parasit ini akan berada dalam bentuk tertentu yang bersifat cair yang bisa memindahkan penyakit pada manusia. Kebanyakan jenis parasit ini terdapat di daerah Cina dan Asia Timur. Parasit ini bisa menyebabkan gangguan pencernaan, diare dan pembengkakan di sekujur tubuh, yang bisa menyebabkan kematian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;5. Cacing Ascaris&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Panjang cacing ini sekitar 10 inci. Cacing ini bisa menyebabkan radang paru, batang tenggorokan, dan penyumbatan lambung. Cacing ini tidak bisa dibasmi di dalam tubuh kecuali dengan operasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;6. Cacing Anklestoma&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Larva cacing ini masuk ke dalam tubuh dengan cara membakar kulit ketika seseorang berjalan, mandi atau minum air yang tercemar. Cacing ini bisa menyebabkan diare dan pendarahan di tinja, yang bisa menyebabkan terjadinya kekurangan darah, kekurangan protein dalam tubuh, pembengkakan tubuh dan menyebabkan seorang anak mengalami keterlambatan dalam pertumbuhan fisik dan mental, lemah jantung dan akhirnya bisa menyebabkan kematian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;7. Calonorchis Sinensis&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ini sejenis cacing yang menyelinap dan tinggal di dalam air empedu hati babi, yang merupakan sumber utama penularan penyakit pada manusia. Cacing ini terdapat di Cinda dan Asia Timur, karena orang-orang di sana biasa memelihara dan mengonsumsi babi. Virus ini bisa menyebabkan pembengkakan hati manusia dan penyakit kuning yang disertai diare yang parah, dan tubuh menjadi kurus dan berakhir dengan kematian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;8. Cacing Paragonimus&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Cacing ini hidup di paru-paru babi. Cacing ini tersebar luas di Cina dan Asia Tenggara tempat dimana babi banyak dipelihara dan dikonsumsi. Cacing ini bisa menyebabkan radang pada paru-paru. Sampai sekarang belum ditemukan cara membunuh cacing di dalam paru-paru. Tapi yang jelas cacing ini tidak terdapat, kecuali di tempat babi hidup. Parasit ini bisa menyebabkan pendarahan paru-paru kronis, dimana penderitanya akan merasa sakit, ludah berwarna coklat seperti karat, karena terjadi pendarahan pada kedua paru.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;9. Swine Erysipelas&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Parasit ini terdapat di kulit babi. Parasit ini selalu siap pembakaran pada klit manusia yang mencoba mendekati atau berinteraksi dengannya. Parasit ini bisa menyebabkan radang kulit manusia yang memperlihatkan warna merah dan suhu tubuh tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sedang kuman-kuman yang ada pada babi dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, antara lain:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;1. TBC&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Penyakit ini mungkin berasal dari babi yang dagingnya dimakan oleh manusia tanpa dimasak dengan baik. Bisa juga terjadi hanya dengan menyentuhnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;2. Cacar (Small Pox)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Virus ini pindah dari babi ke tubuh manusia dengan cara persentuhan atau memakan daging yang terkena penyakit ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;3. Gatal-Gatal (Scabies)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Penyakit ini bisa mengenai manusia dengan cara menyentuh kulit babi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;4. Kuman Rusiformas&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Yaitu kuman yang bisa melakukan pembusukan pada kedua kaki dan sulit untuk disembuhkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;5. Salmonella Choler Suis&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;6. Blantidium Coli&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Babi dianggap sebagai hewan utama yang menjadi tempat tumbuh suburnya parasit ini, yang menyebabkan disentri parah pada seseorang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;7. Mikroba Brocellosis&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Kotoran babi dianggap sebagai sumber utama munculnya mikroba ini. Penyakit yang ditimbulkan oleh mikroba ini sangat menular yang dapat menimbulkan penyakit di daerah sekitarnya, serta bisa menyebabkan demam malta fever pada manusia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;strong&gt;8. Mikroba Toxoplasma Gondi&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Mikroba ini banyak sekali terdapat di tempat-tempat pemeliharaan babi. Penyakit ini menyerang manusia melalui makanan yang tercemar oleh kotoran babi atau menghirup udara atau debu yang mengandung gelembung-gelembung mikroba ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Mikroba ini bisa masuk pada getah bening, limpa dan hati. Hal itu menyebabkan demam yang panjang dan menurunnya imunitas tubuh, radang otot dan jantung. Serta bisa menyebabkan gangguan pernafasan, karena mikroba ini juga menyerang paru. Bisa juga menyerang mata berupa peradangan parah pada daerah mata, yang akhirnya bisa menyebabkan kebutaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Mikroba ini pun bisa menyerang sel-sel telinga bagian dalam yang bisa menyebabkan ketulian. Terkadang menyerang wanita hamil, yang karenanya janin yang lahir akan meninggal beberapa hari atau beberapa minggu setelah kelahiran. Atau bisa juga, bayi akan lahir dalam keadaan cacat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;nah!!!penulis tambahkan contoh nyata dari penjelasan diatas melalui percobaan video dibawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;center  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/nGdluV7f-Ow&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x006699&amp;amp;color2=0x54abd6"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/nGdluV7f-Ow&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x006699&amp;amp;color2=0x54abd6" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;contoh sebagai hasil dari mengkonsumsinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;center  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/M9pONc2-vNQ&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x006699&amp;amp;color2=0x54abd6"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/M9pONc2-vNQ&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x006699&amp;amp;color2=0x54abd6" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/span&gt;&lt;/center&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Sumber: Buku Pola Makan Rasulullah oleh Prof. Dr. Abdul Basith Muhammad&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-8703820730570245917?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/8703820730570245917/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/mengapa-babi-haram.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/8703820730570245917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/8703820730570245917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/mengapa-babi-haram.html' title='MENGAPA BABI HARAM'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-3993682175256164789</id><published>2009-12-30T09:50:00.000-08:00</published><updated>2009-12-30T10:11:22.234-08:00</updated><title type='text'>JAHE</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzuXsko2dpI/AAAAAAAAANU/3wtP0LniX0M/s1600-h/jahe.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 117px; height: 118px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzuXsko2dpI/AAAAAAAAANU/3wtP0LniX0M/s400/jahe.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5421093368475580050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jahe!!! da umum terdengar ditelinga, da umum tertanam dikebun belakang, da umum rasa dan aromanya, pokoknya banyak umumnya deh....apalagi khasiatnya, wooow siip habis!!!!! makanya da bagus kita hidup dinegeri tercinta ini,banyak rempah rempah yang berharga dimata internasional. Buktinye,,, belanda jauh jauh kesini yang di kejar pasti rempah rempah,Khususnya untuk si Jahe nih!! punya nilai great tersendiri bagi penulis, sampe2 bisa masuk dalam postingan kali ini.Karena penulis setiap harinya minum jahe hangat tuk ngusir masuk angin he..he..he...yok kite mulai serius dikit ngebahas tanaman yang satu nih.Diindustri farmasi jahe merupakan komoditi bahan baku berbagai obat herbal untuk masuk angin khususnya. Jahe juga dapat merangsang kelenjar pencernaan, baik untuk membangkitkan nafsu makan dan pencernaan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jahe yang digunakan sebagai bumbu masak terutama berkhasiat untuk menambah nafsu makan, memperkuat lambung, dan memperbaiki pencernaan. Hal ini dimungkinkan karena terangsangnya selaput lendir perut besar dan usus oleh minyak asiri yang dikeluarkan rimpang jahe.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Minyak jahe gingerol yang berbau harum khas jahe, berkhasiat mencegah dan mengobati mual dan muntah, misalnya :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;- karena mabuk kendaraan atau pada wanita yang hamil muda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;- merangsang nafsu makan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;- memperkuat otot usus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;- membantu mengeluarkan gas usus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;- membantu fungsi jantung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;- mengobati selesma&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;- mengobati batuk&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;- penyakit diare&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;- penyakit radang sendi tulang seperti artritis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jahe juga dipakai untuk meningkatkan pembersihan tubuh melalui keringat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Penelitian modern telah membuktikan secara ilmiah berbagai manfaat jahe, antara lain :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;menurunkan tekanan darah.karena jahe dapat merangsang pelepasan hormon adrenalin dan memperlebar pembuluh darah, akibatnya darah mengalir lebih cepat dan lancar dan memperingan kerja jantung memompa darah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Membantu pencernaan, karena jahe mengandung enzim pencernaan yaitu protease dan lipase, yang masing - masing mencerna protein dan lemak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Gingerol pada jahe bersifat antikoagulan, yaitu mencegah penggumpalan darah. Jadi mencegah tersumbatnya pembuluh darah, penyebab utama stroke dan serangan jantung. Gingerol juga diduga membantu menurunkan kadar kolesterol.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Mencegah mual, karena jahe mampu memblok serotonin, yaitu senyawa kimia yang dapat menyebabkan perut berkontraksi, sehingga timbul rasa mual. Termasuk mual akibat mabok perjalanan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Membuat lambung menjadi nyaman, meringkankan kram perut dan membantu mengeluarkan angin&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Jahe juga mengandung antioksidan yang membantu menetralkan efek merusak yang disebabkan oleh radikal di dalam tubuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-3993682175256164789?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/3993682175256164789/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/jahe.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/3993682175256164789'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/3993682175256164789'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/jahe.html' title='JAHE'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzuXsko2dpI/AAAAAAAAANU/3wtP0LniX0M/s72-c/jahe.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-382920455526017256</id><published>2009-12-30T06:37:00.000-08:00</published><updated>2009-12-30T07:11:25.188-08:00</updated><title type='text'>SEJARAH TENGGELAMNYA KAPAL TITANIC</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sztl_D5PHGI/AAAAAAAAANE/TKUB5BvPaGs/s1600-h/1985_ship6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 310px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sztl_D5PHGI/AAAAAAAAANE/TKUB5BvPaGs/s400/1985_ship6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5421038710522059874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="ctl00_ContentPlaceHolder1_lblNews"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;p&gt;TITANIC merupakan sebuah bukti keangkuhan manusia, hampir semua orang tahu bahwa tenggelamnya kapal Titanic adalah karena menabrak gunung Es dalam perjalanan menuju kutub utara. Bagi sebagian orang yang sangat taat beragama, mereka punya pendapat bahwa tenggelamnya kapal tersebut karena hukuman Tuhan yang disebabkan lupanya orang di atas kapal pada kekuasaan Tuhan. Sang Kapten Kapal dengan pongahnya menyatakan bahwa kapal mewah dan besar tersebut tak akan pernah tenggelam di lautan (unshinkable), karena teknologi yang diterapkan benar-benar paling canggih saat itu. Perjalanan kapal mewah tersebut memang melewati wilayah yang sangat eksotik.Banyak orang menyatakan wilayah tersebut sebagai &lt;em&gt;the last frontier&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span id="ctl00_ContentPlaceHolder1_lblNews"  style="font-size:130%;"&gt;&lt;p&gt;Kapal Titanic merupakan kapal penumpang milik White Star Line, dibangun di galangan Harland and Wolff di Belfast, Irlandia Utara, didisain untuk menyaingi Lusitania dan Mauretania milik Cunard Line. Titanic, bersama kapal saudaranya kelas-Olympic, Olympic dan yang akan dibuat Britannic (pada awalnya dinamakan Gigantic, bertujuan menjadi kapal paling mewah dan terbesar yang pernah dibuat. Pembuatan RMS Titanic, dibiayai oleh hartawan Amerika, J.P. Morgan dan perusahaannya International Mercantile Marine Co., dimulai pada 31 Maret 1909. Badan kapal Titanic dilancarkan pada 31 Mei 1911, dan perlengkapan dalam disiapkan pada 31 Maret tahun berikutnya. Titanic sepanjang 269 meter (882 kaki 9 inci) dan 28 meter (92 kaki 6 inci) lebar, seberat 46.328 ton kasar, dan ketinggian dari permukaan air ke geladak setinggi 18 meter (60 kaki). Walaupun ia melitupi lebih banyak ruang dan dengan ton kasar yang lebih itu, badan kapal Titanic sama panjang dengan kapal Olympic. Titanic dilengkapi dengan dua mesin berbalasan empat silinder, tiga pembesaran, mesin uap terbalik&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt; dan sat&lt;/span&gt;u turbin Parsons bertekanan rendah yang menggerakkan tiga kipas. Terdapat 29 ketel dipanaskan oleh 159 pendiang arang batu yang mampu menghasilkan kecepatan sampai 23 knot (43 km/j). Hanya tiga dari empat cerobong kapal setinggi 19 meter (63 kaki) yang berfungsi; 4 cerobong yang digunakan sebagai pengudaraan, ditambah untuk menampakkan kehebatan kapal. Kapal Titanic mampu membawa 3.547 penumpang dan anak kapal dan, disebabkan ia membawa surat, namanya diberikan penambahan kata depan RMS dan juga sebagai kapal uap - SS (Steam Ship).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk masa itu, fasilitas dan kemewahannya tidak dapat ditandingi. Ia menawarkan fasilitas kolam renang, ruang olahraga, pemandian Turki, perpustakaan dan gelanggang squash. Bilik umum kelas pertama dihias indah dengan panel kayu meluas, perabot mahal dan hiasan indah yang lain. Ia menawarkan tiga lift untuk digunakan penumpang kelas pertama dan, satu inovasi pada masa itu, satu lift bagi penumpang kelas dua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titanic dianggap sebagai puncak arsitektur laut dan pencapaian teknologi. Ia dianggap oleh majalah Ship Builders sebagai kapal yang "hampir tidak mungkin tenggelam." Titanic terbagi atas 16 ruang kedap air dengan pintu yang dikawal oleh kunci magnetik dan akan diturunkan hanya dengan menekan satu tombol dari dek kapal; bagaimanapun, sekat kapal tidak menghalangi keseluruhan ketinggian geladak (hanya sampai Dek-E). Titanic mampu terapung dengan sembarang dua ruang tengah dipenuhi air atau empat bagian pertama dipenuhi air; apabila lebih dari itu ia akan tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keyakinan sang Kapten atas kemampuan kapal tersebut mungkin sangat berlebihan, dan dia tak menyadari sebelum akhirnya kapal tersebut menabrak gunung es yang tak mampu dilewatinya. Gunung es yang tampak dari atas kecil, sebenarnya di bawahnya tersimpan gunung juga dalam bentuk yang hampir sama namun dalam ukuran yang jauh lebih besar. Diperkirakan gunung es yang sering ditemui dan dihindari oleh kapal-kapal besar berukuran seberat 3.000.000.000 Ton. Bayangkan ....Kita menabrak truk yang seberat satu ton saja sudah kelenger, nah kalau 3 juta ton apa nggak klengernya jadi 3 juta kali..?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seorang fotografer berhasil memotret gunung es ini. Saya tak tahu apakah dia kenalan pak Mimbar atau apakah pak Mimbar juga pernah memotret hal seperti ini. Yang jelas, seorang manajer perusahaan minyak lepas pantai di GlobalSantaFe Corporation St. John's Newfoundland , Kanada, sering harus mengalihkan gunung es ini agar menjauh dari Rig nya, caranya...dengan menarik menggunakan kapal. Penarikan biasa dilakukan bila saat itu cuaca membantu, laut tenang dan matahari bersinar cerah, sehingga gunung es tersebut tak menabrak Rig .&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Fakta yang kemudian terungkap, ternyata sang fotografer, Ralph Clevenger mengakui bahwa foto tersebut tersebut ternyata adalah gabungan dari 4 gambar terpisah, yaitu langit, background, puncak gunung es yang diambil di kutub utara, dan es bawah laut yang di ambil di Alaska yang sebenarnya gambar puncak gunung es yang dibalik pada saat membuat komposisi akhir. Gambar gunung es ini didesain untuk memberikan ilustrasi &lt;em&gt;"what you see is not necessarily what you get".&lt;/em&gt; Sehingga sebagai fotografer bawah air yang benar-benar tahu betapa besarnya gunung es tersebut dia ingin membagi pandangan. Dalam kenyataan tak mungkin mengambil gambar tersebut karena pandangan bawah air sangat terbatas. Saat ini dia bekerja sebagai pengajar di Brooks Institute, Santa Barbara, California. Karya-karyanya banyak dimuat di Majalah National Geographic.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-382920455526017256?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/382920455526017256/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/sejarah-tenggelamnya-kapal-titanic.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/382920455526017256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/382920455526017256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/sejarah-tenggelamnya-kapal-titanic.html' title='SEJARAH TENGGELAMNYA KAPAL TITANIC'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sztl_D5PHGI/AAAAAAAAANE/TKUB5BvPaGs/s72-c/1985_ship6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-7967185278204151895</id><published>2009-12-30T06:27:00.000-08:00</published><updated>2009-12-30T06:30:22.622-08:00</updated><title type='text'>AZAB DUNIA YANG PEDIH</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Discotik runtuh ketika sedang berpesta&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/88dtWkrI0xE&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x006699&amp;amp;color2=0x54abd6"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/88dtWkrI0xE&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x006699&amp;amp;color2=0x54abd6" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-7967185278204151895?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/7967185278204151895/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/azab-dunia-yang-pedih.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/7967185278204151895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/7967185278204151895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/azab-dunia-yang-pedih.html' title='AZAB DUNIA YANG PEDIH'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-6737659671885285796</id><published>2009-12-30T06:04:00.000-08:00</published><updated>2009-12-30T06:23:18.577-08:00</updated><title type='text'>BOCAH 5 TAHUN HAFAL ALQURAN</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Maha suci engkau yah Allah ,,&lt;br /&gt;engkau memperlihatkan kuasamu melalui anak balita.&lt;br /&gt;subhanaallah &lt;b&gt;...&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/2PPIgidUWKs&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x006699&amp;amp;color2=0x54abd6"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/2PPIgidUWKs&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x006699&amp;amp;color2=0x54abd6" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-6737659671885285796?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/6737659671885285796/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/bocah-5-tahun-hafal-alquran.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/6737659671885285796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/6737659671885285796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/bocah-5-tahun-hafal-alquran.html' title='BOCAH 5 TAHUN HAFAL ALQURAN'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-5784466513817367052</id><published>2009-12-30T05:18:00.000-08:00</published><updated>2009-12-30T05:51:27.743-08:00</updated><title type='text'>AJAIB! KUCING MENYENTUH KA"BAH</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;Lihatlah pada detik ke 15&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;center&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/9aaBK4ClQH4&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x006699&amp;amp;color2=0x54abd6"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/9aaBK4ClQH4&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1&amp;amp;color1=0x006699&amp;amp;color2=0x54abd6" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-5784466513817367052?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/5784466513817367052/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/ajaib-kucing-menyentuh-kabah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/5784466513817367052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/5784466513817367052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/ajaib-kucing-menyentuh-kabah.html' title='AJAIB! KUCING MENYENTUH KA&quot;BAH'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-6893808635353681972</id><published>2009-12-29T23:13:00.000-08:00</published><updated>2009-12-29T23:21:15.877-08:00</updated><title type='text'>KISAH BULAN TERBELAH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Szr96rrU7GI/AAAAAAAAAM8/VvVQayw2vf4/s1600-h/bulan-terbelah-1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 282px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Szr96rrU7GI/AAAAAAAAAM8/VvVQayw2vf4/s400/bulan-terbelah-1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420924286092504162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;color:black;"  &gt;Allah berfirman: &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10pt;color:black;"   &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-family:Verdana;" &gt;“Sungguh telah dekat hari kiamat, dan bulan pun telah terbelah.” &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);font-family:Verdana;font-size:10pt;"  &gt;(Q.S. Al-Qamar: 1) &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10pt;color:black;"   &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Apakah kalian akan membenarkan ayat Al-Qur’an ini yang menyebabkan masuk Islamnya pimpinan Hizb Islami Inggris? Di bawah ini adalah kisahnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya, apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah? &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawabnya sebagai berikut: &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan hal itu di University Cardif, Inggris bagian Barat. Para peserta yang hadir ber-macam2, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari Al-Qur’an. &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, “Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah mengandung mukjizat secara ilmiah? &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Maka saya menjawabnya: Tidak, sebab kehebatan ilmiah diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa menjangkaunya. Dan tentang terbelahnya bulan, maka hal itu adalah mukjizat yang terjadi pada masa Rasul terakhir Muhammad shallallahu ‘alaihi wassalam, sebagai pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana nabi2 sebelumnya. &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Dan mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah dan hadits2 Rasulullah, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan mengimani hal itu. Akan tetapi hal itu memang benar termaktub di dalam Al-Qur’an dan hadits2 Rasulullah shallallahu alaihi wassalam. Dan memang Allah ta’alaa benar2 maha berkuasa atas segala sesuatu. &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah membelah bulan. Kisah itu adalah sebelum hijrah dari Mekah Mukarramah ke Madinah Munawarah. Orang2 musyrik berkata, “Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (dengan nada mengejek dan meng-olok2)?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bertanya, “Apa yang kalian inginkan?” Mereka menjawab, “Coba belah bulan…” Rasulullah pun berdiri dan terdiam, berdoa kepada Allah agar menolongnya. Lalu Allah memberitahu Muhammad saw agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan dan terbelahlah bulan itu dengan se-benar2-nya. Serta-merta orang2 musyrik pun berujar, “Muhammad, engkau benar2 telah menyihir kami!” &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja “menyihir” orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada di tempat itu. Lalu mereka pun menunggu orang2 yang akan pulang dari perjalanan. &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Orang2 Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, orang2 musyrik pun bertanya, “Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?” Mereka menjawab, “Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dan saling menjauh masing2-nya kemudian bersatu kembali…” &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya: “Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda2 kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, “Ini adalah sihir yang terus-menerus”, dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap… (sampai akhir surat Al-Qamar). &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Ini adalah kisah nyata, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar. Dan setelah selesainya Prof. Dr. Zaghlul menyampaikan hadits nabi tersebut, berdiri seorang muslim warga Inggris dan memperkenalkan diri seraya berkata, “Aku Daud Musa Pitkhok, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris. Wahai Tuan, bolehkah aku menambahkan?” &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab: “Dipersilahkan dengan senang hati.” Daud Musa Pitkhok berkata, “Aku pernah meneliti agama2 (sebelum menjadi muslim), maka salah seorang mahasiswa muslim menunjukiku sebuah terjemah makna2 Al-Qur’an yang mulia. Maka, aku pun berterima kasih kepadanya dan aku membawa terjemah itu pulang ke rumah. Dan ketika aku mem-buka2 terjemahan Al-Qur’an itu di rumah, maka surat yang pertama aku buka ternyata Al-Qamar. Dan aku pun membacanya: “Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah…” &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Aku bergumam: Apakah kalimat ini masuk akal? Apakah mungkin bulan bisa terbelah kemudian bersatu kembali? Andai benar, kekuatan macam apa yang bisa melakukan hal itu? Maka, aku pun berhenti membaca ayat2 selanjutnya dan aku menyibukkan diri dengan urusan kehidupan se-hari2. Akan tetapi Allah maha tahu tentang tingkat keikhlasan hamba-Nya dalam pencarian kebenaran. &lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Suatu hari aku duduk di depan televisi Inggris. Saat itu ada sebuah diskusi antara seorang presenter Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa AS. Ketiga pakar antariksa tersebut bercerita tentang dana yang begitu besar dalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa, padahal saat yang sama dunia sedang mengalami masalah kelaparan, kemiskinan, sakit dan perselisihan. &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Presenter berkata, “Andaikan dana itu digunakan untuk memakmurkan bumi, tentulah lebih banyak gunanya.” Ketiga pakar itu pun membela diri dengan proyek antariksanya dan berkata, “Proyek antariksa ini akan membawa dampak yang sangat positif pada banyak segmen kehidupan manusia, baik pada segi kedokteran, industri ataupun pertanian. Jadi pendanaan tersebut bukanlah hal yang sia2, akan tetapi hal itu dalam rangka pengembangan kehidupan manusia.” &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Dalam diskusi tersebut dibahas tentang turunnya astronot hingga menjejakkan kakinya di bulan, dimana perjalanan antariksa ke bulan tersebut telah menghabiskan dana tidak kurang dari 100 juta dollar. Mendengar hal itu, presenter terperangah kaget dan berkata, “Kebodohan macam apalagi ini, dana yang begitu besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa mendarat di bulan?” &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Mereka pun menjawab, “Tidak! Tujuannya tidak semata menancapkan ilmu pengetahuan AS di bulan, akan tetapi kami mempelajari kandungan yang ada di dalam bulan itu sendiri, maka kami pun telah mendapat hakikat tentang bulan itu, yang jika kita berikan dana lebih dari 100 juta dollar untuk kesenangan manusia, maka kami tidak akan memberikan dana itu kepada siapapun.” &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Mendengar hal itu, presenter itu pun bertanya, “Hakikat apa yang kalian telah capai hingga demikian mahal taruhannya?” Mereka menjawab, “Ternyata bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian menyatu kembali! &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Presenter pun bertanya, “Bagaimana kalian bisa yakin akan hal itu?” Mereka menjawab, “Kami mendapati secara pasti dari batu2-an yang terpisah (karena) terpotong di permukaan bulan sampai di dalam (perut) bulan. Kami meminta para pakar geologi untuk menelitinya, dan mereka mengatakan, “Hal ini tidak mungkin terjadi kecuali jika memang bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali!” &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Mendengar paparan itu, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris mengatakan, “Maka aku pun turun dari kursi dan berkata, Mukjizat (kehebatan) benar2 telah terjadi pada diri Muhammad shallallahu alaihi wassallam 1400-an tahun yang lalu. Allah benar2 telah meng-olok2 AS untuk mengeluarkan dana yang begitu besar, hingga 100 juta dollar, hanya untuk menetapkan akan kebenaran muslimin! Agama Islam ini tidak mungkin salah… Lalu aku pun kembali membuka Mushhaf Al-Qur’an dan aku baca surat Al-Qamar. Dan saat itu adalah awal aku menerima dan masuk Islam.” &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 14.4pt; text-align: justify; font-family: arial;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color:black;"&gt;Subhanallah…. &lt;/span&gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 14.4pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:130%;" &gt;&lt;span style=";color:black;" &gt;Wassalamu’alaikum Wr.Wb. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Verdana;font-size:10pt;color:black;"   &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-6893808635353681972?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/6893808635353681972/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/kisah-bulan-terbelah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/6893808635353681972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/6893808635353681972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/kisah-bulan-terbelah.html' title='KISAH BULAN TERBELAH'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Szr96rrU7GI/AAAAAAAAAM8/VvVQayw2vf4/s72-c/bulan-terbelah-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-1548435994382170486</id><published>2009-12-29T23:06:00.000-08:00</published><updated>2009-12-29T23:08:45.347-08:00</updated><title type='text'>MAKNA MUSIM HAJI BAGI MUSLIM JEPANG</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;img src="http://eramuslim.com/fckfiles/image/jepang2.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Lelaki Jepang berusia 26 tahun itu biasa dipanggil Kubo-san. Ia tinggal di distrik Saitanama sebuah kawasan pertanian tidak jauh dari ibukota Jepang, Tokyo. Kubo-san adalah segelintir dari muslim Jepang asli yang tahun ini ikut menunaikan ibadah haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubo-san adalah seorang mualaf. Sebelum mengenal Islam, pengaruh tradisi kehidupan masyarakat Jepang dan filosofi agama Shinto sangat lekat dalam kehidupan Kubo-san. Perkenalan pertama Kubo-san dengan agama Islam dimulai saat ia masih di bangku sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekolah-sekolah di Jepang memberikan mata pelajaran sejarah. Saya tahu tentang Islam dari pelajaran sejarah di sekolah. Islam mampu mengguncang jiwa saya, meski pada saat itu saya baru tahu sedikit tentang Islam," kata Kubo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minatnya pada Islam makin tinggi setelah ia banyak membaca tentang Islam. Kubo memutuskan masuk Islam setelah ia bertemu dengan seorang ekspatriat muslim. Setelah menjadi seorang muslim, Kubo sering ikut salat berjamaah di sebuah mushola kecil di distrik Saitama. Mushola itu sudah berusia 15 tahun dan didirikan oleh para tenaga kerja asal Bangladesh. Di antara jamaah mushola, Kubo menjadi satu-satunya orang Jepang asli yang muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan haji, yang baru pertama kali dilakukannya tahun ini, akan menjadi perjalanan yang tak terlupakan bagi Kubo. "Kita sebagai Muslim, salat lima waktu sehari menghadap ke arah kota Makkah. Rasulullah Saw lahir di kota itu dan memulai penyebaran Islam dari kota itu pula. Oleh sebab itu, bagi kaum Muslimin, pergi ke Makkah memiliki makna yang spesial. Saya merasa terhormat bisa mendapatkan kesempatan ini," kata Kubo.&lt;br /&gt;&lt;img src="http://eramuslim.com/fckfiles/image/jepang1.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah Taki juga merasakan hal yang sama ketika pertama kali berhaji pada tahun 2007, setahun setelah ia mengucapkan dua kalimat syahadat. "Buat saya, makna berkunjung ke Ka'bah bukan untuk melihat bangunannya tapi kunjungan ke rumah Allah, untuk bertemu Allah," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pertama kali pesawat saya mendarat di Arab Saudi, kami lebih dulu ke Madinah sebelum ke Makkah. Saya masih dalam pesawat dan tidak bisa melihat situasi kota Madinah. Tapi ketika kru pesawat mengumumkan kami sudah sampai di tanah suci, tanpa sadar air mata saya menetes. Saya sangat tersentuh dan merasakan kebahagiaan yang sulit dijelaskan," tutur Abdullah Taki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia pertama kali mengenal Islam dari komunitas Muslim yang ada di Jepang. Setelah menjadi seorang Muslim, Taki bersama-sama dengan Muslim dari Turki, Timur Tengah, Asia Tengah, China, India, Pakistan, Indonesia, Bangladesh, Malaysia dan sedikit muslim asli Jepang, menunaikan salat Jumat di Masjid Cami, Tokyo yang disain bangunannya dibuat menyerupai Masjid Biru di Turki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara jamaah haji asal Jepang, ada seorang Muslim Jepang bernama Saito yang juga baru pertama kali menunaikan haji. "Saya berusaha memulai ibadah haji dengan melakukan persiapan hati. Saya berusaha menyiapkan mental untuk melaksanakan ibadah haji dengan membaca buku-buku tentang haji, hampir setiap hari di rumah. Saya ingin menyerap sebanyak mungkin pengetahuan tentang Haji sebelum berangkat," kata Saito.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bisa jadi ini akan menjadi ibadah haji saya yang terakhir ... oleh sebab itu ketika saya tiba di tanah suci, saya ingin betul-betul merasakan kehidupan Rasulullah Saw dan para sahabatnya di masa lalu," sambungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Perjalanan Haji di Jepang&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Lima tahun yang lalu, berangkat haji satu hal yang bisa dikatakan muskil dilakukan oleh komunitas Muslim di Jepang. Tapi setelah itu, muslim Jepang bisa mengurus perjalanan haji dengan mudah. Salah satu yang berperan besar dalam pemberangkatan haji dari Negeri Matahari Terbit ini adalah Reda Kenawy, seorang pengusaha biro perjalanan asal Mesir yang pindah ke Jepang ketika masih berusia 20-an tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lewat pengalamannya bekerja di sebuah biro perjalanan, Kenawy memutuskan untuk membuka biro perjalanan khusus haji bagi komunitas Muslim di Jepang. "Semua staff saya menganggap saya gila ketika saya mengungkapkan keinginan untuk membuka layanan perjalanan haji," ujar Kenawy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari aspek bisnis, harus ada permintaan pasar yang cukup untuk menutup biaya perjalanan. Dan itu tidak akan tercapai jika tidak ada muslim di Jepang yang mau pergi haji," imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi saya katakan pada staff saya, harus ada orang yang memulai, yang mengambil langkah pertama. Meski ternyata mengurus perjalanan haji bukan hal yang mudah, terutama saat berhubungan dengan otoritas Saudi. Mereka bilang, kami belum pernah mendengar tentang muslim di Jepang dan belum pernah ada perjalanan haji yang dikordinir dari Jepang," papar Kenawy menceritakan pengamalan pertamanya mengurus jamaah haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi saya bilang pada mereka, di Jepang juga ada komunitas Muslim. Saya berkewarganegaraan Jepang, mewakili negara Jepang dan saya mau membawa rombongan haji dari Jepang. Pihak Saudi tidak percaya. Mereka mengira paspor saya palsu, apalagi wajah saya wajah Mesir," sambung Kenawy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ia tidak putus asa dan akhirnya bisa mendapatkan ijin untuk mengkordinir perjalanan haji dari Jepang. Sekarang, biro perjalanan Kenawy adalah satu dari dua biro perjalanan haji di Jepang yang mendapatkan ijin dari pemerintah Saudi. Dari tahun ke tahun, muslim Jepang yang memakai jasa perusahaan Kenawy terus bertambah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;'Sekarang, dari rombongan jamaah haji, 90 persennya masih orang asing dan cuma 10 persen yang asli orang Jepang. Mimpi saya, suatu saat nanti kondisinya berbalik, 90 persen jamaah haji adalah muslim dari kalangan orang asli Jepang," harapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini, biro perjalanan haji Kenawy memberangkatkan 120 jamaah haji. Dari jumlah jamaah itu, tujuh diantaranya adalah orang Jepang muslim yang baru pertamakali menunaikan ibadah haji. &lt;/span&gt;                      &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;/div&gt;  &lt;!-- COMMENTS NAVIGATION BAR START --&gt;   &lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-1548435994382170486?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/1548435994382170486/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/makna-musim-haji-bagi-muslim-jepang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/1548435994382170486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/1548435994382170486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/makna-musim-haji-bagi-muslim-jepang.html' title='MAKNA MUSIM HAJI BAGI MUSLIM JEPANG'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-827171945117689241</id><published>2009-12-29T22:50:00.000-08:00</published><updated>2009-12-29T22:54:15.598-08:00</updated><title type='text'>BARON OMAR ROLFVON menemukan kebenaran islam</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Islam telah memberikan rasa aman dengan cara tunduk (patuh) pada hukum yang abadi (ketentuan Allah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak masa kanak-kanak, Leopold Werner von Ehrenfels telah memperlihatkan ketertarikannya terhadap dunia Timur, khususnya dunia Islam. Demikian sepenggal kisah yang disampaikan saudara perempuannya, seorang penyair berkebangsaan Austria, Imma von Bodmershof, dalam sebuah artikel majalah sastra Islam Lahore terbitan tahun 1953, tentang Leopold Werner von Ehrenfels, yang kemudian berganti nama menjadi Baron Omar Rolf von Ehrenfels.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketertarikan Rolf, demikian biasa ia disapa, pada dunia Timur kemudian diwujudkan dengan mengunjungi negara-negara Balkan dan Turki manakala ia menginjak usia dewasa. Di setiap negara yang dikunjunginya, Rolf kerap mengikuti shalat berjamaah di masjid-masjid yang disambangi, meski pada saat itu dia masih seorang Nasrani. Apa yang dilakukan Rolf ini mendapat sambutan baik dari kaum Muslimin Turki, Albania, Yunani, dan Yugoslavia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saat itu, perhatiannya terhadap Islam semakin bertambah, hingga akhirnya dia menyatakan masuk Islam pada tahun 1927. Setelah resmi memeluk Islam, Guru Besar Antropologi University of Madras ini kemudian memutuskan untuk mengganti namanya menjadi Baron Omar Rolf von Ehrenfels.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1932, Rolf mengunjungi anak benua India dan Pakistan. Selama di sana, dia sangat tertarik mempelajari soal-soal kebudayaan dan sejarah yang berhubungan dengan kedudukan wanita dalam Islam. Sekembalinya ke Austria, Rolf mengkhususkan diri dalam mempelajari soal-soal antropologi dari Matrilineal Civilization di India. Apa-apa yang dia pelajari mengenai antropologi Matrilineal Civilization di India, kemudian dia tuangkan dalam bentuk buku yang diterbitkan oleh The Oxford University Press. Buku ini merupakan buku antropologi pertama yang ditulis oleh Rolf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu Austria diduduki oleh pasukan Nazi Jerman tahun 1938, Rolf memutuskan untuk pergi lagi ke India dan bekerja di Hyderabad atas undangan Sir Akbar Hydari. Selama bermukim di India untuk kali kedua ini, Rolf mempelajari soal-soal antropologi di wilayah India Selatan dengan mendapat bantuan dari Wenner Gern Foundation New York di Assam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun 1949, ia ditunjuk menjadi kepala bagian Antropologi pada University of Madras. Dan, pada tahun itu juga, Rolf mendapat medali emas SC Roy Golden Medal atas jasa-jasanya dalam bidang Sosial and Cultural Antropology dari Royal Asiatic Society of Bengal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara sekian banyak karangannya tentang Islam dan ilmu pengetahuan, ada dua jilid buku tentang antropologi India dan dunia, Ilm-ul-Aqwam (Anjuman Taraqqi-Delhi, 1941) dan sebuah risalah tentang suku bangsa Cochin dengan judul Kadar of Cochin (Madras, 1952).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kebenaran Islam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Menurut Rolf, seperti dikutip dari buku Mengapa Kami Memilih Islam, Islam merupakan agama besar yang sangat berpengaruh atas jiwanya. Setidaknya, kata anak laki-laki satu-satunya dari Baron Christian Ehrenfels, pembangun teori ‘Structure Psychology Modern’ di Austria, ada delapan alasan yang telah menggugah kesadaran dalam dirinya tentang kebenaran agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaran-ajaran Islam yang diwahyukan berangsur-angsur itu, ungkap Rolf, telah menunjukkan kepadanya bahwa agama-agama besar keluar dari hanya satu sumber. ”Bahwa orang-orang yang membawa kerasulan besar itu hanya membawa ajaran-ajaran Tuhan yang Satu. Dan, bahwa beriman kepada salah satu kerasulan ini berarti mencari iman dalam cinta kasih.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Rolf, Islam telah memberikan rasa aman dengan cara tunduk kepada hukum yang abadi. Sedangkan ditinjau dari sudut sejarah, ungkapnya, Islam merupakan agama besar terakhir di atas planet bumi ini. Nabi Muhammad SAW adalah rasul Islam dan mata rantai terakhir dalam rangkaian para rasul, yang membawa risalah-risalah besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam, tambah Rolf, juga menonjol dalam hal penerimaan dan cara hidup kaum Muslimin oleh penganut agama yang terdahulu. ”Berarti dia melepaskan diri dari agamanya yang dahulu,” kata dia. Hal ini sama seperti memeluk ajaran-ajaran Buddha, yang berarti melepaskan diri dari ajaran-ajaran Hindu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, agama-agama yang berbeda-beda itu, menurut dia, sebenarnya hanya buatan manusia, sedangkan kesatuan agama itu dari dan bersifat ketuhanan. ”Ajaran-ajaran Alquran-lah yang menekankan atas prinsip kesatuan ini. Dan, percaya atas kesatuan agama berarti menerima satunya fakta kejiwaan yang umum diterima oleh semua orang, pria dan wanita,” paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal menonjol lainnya adalah ajaran Islam menekankan jiwa persaudaraan kemanusiaan, yang meliputi semua hamba Allah. Ini berbeda dengan konsep rasialisme atau sukuisme yang berdasarkan perbedaan bahasa, warna kulit, sejarah tradisional, dan lain-lain dogma alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, menurut Rolf, Islam memberikan kedudukan yang mulia dan hak yang sebesar-besarnya kepada kaum perempuan. Dalam pengertian inilah, Rasulullah SAW bersabda dalam kata-katanya yang tidak bisa dilupakan oleh para pengikutnya, “Surga itu di bawah telapak kaki kaum ibu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama Islam, dinilai Rolf, sangat menghargai hasil karya umat dari agama lain dengan tidak menghancurkannya. Hal tersebut bisa kita lihat dari bangunan Gereja Aya Sophia di Istanbul, Turki, yang dialihfungsikan menjadi masjid manakala tentara Islam berhasil menguasai wilayah tersebut. Penguasa Islam saat itu hanya mengubah desain interior bekas bangunan gereja tersebut, agar mirip dengan Masjid Sultan Ahmad atau Muhammad al-Fatih (Masjid Biru) di Istanbul. Bukti sejarah ini, kata dia, telah menunjukkan bahwa umat Islam pada dasarnya mencintai perdamaian dan kasih sayang terhadap umat dari agama lain. dia/berbagai sumber [republika]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biodata:&lt;br /&gt;Nama    : Leopold Werner von Ehrenfels&lt;br /&gt;Nama Islam    : Baron Omar Rolf von Ehrenfels&lt;br /&gt;Masuk Islam    : 1927&lt;br /&gt;Tempat/Tanggal Lahir: Austria, 28 April 1901&lt;br /&gt;Wafat    : 1980&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-827171945117689241?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/827171945117689241/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/baron-omar-rolfvon-menemukan-kebenaran.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/827171945117689241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/827171945117689241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/baron-omar-rolfvon-menemukan-kebenaran.html' title='BARON OMAR ROLFVON menemukan kebenaran islam'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-918743369165696848</id><published>2009-12-29T22:11:00.000-08:00</published><updated>2009-12-29T22:43:27.800-08:00</updated><title type='text'>120 PUNCAK GUNUNG TERTINGGI DIDUNIA</title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p  style="text-align: center;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;"Buku pegangan yang cocok bagi para pecinta alam dan pendakian"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;Berikut adalah puncak tertinggi didunia, silakan ditaklukkan :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Everest, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 29,035 ft / 8,850 m.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;K2 (Godwin Austen), pegunungan Karakoram, Pakistan/China, 28,250 ft / 8,611 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kangchenjunga, pegunungan Himalaya, India/Nepal, 28,169 ft / 8,586 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lhotse I, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 27,940 ft / 8,516 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Makalu I, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 27,766 ft / 8,463 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cho Oyu, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 26,906 ft / 8,201 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dhaulagiri, pegunungan Himalaya, Nepal, 26,795 ft / 8,167 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Manaslu I, pegunungan Himalaya, Nepal, 26,781 ft / 8,163 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nanga Parbat, pegunungan Himalaya, Pakistan, 26,660 ft / 8,125 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Annapurna, pegunungan Himalaya, Nepal, 26,545 ft / 8,091 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Gasherbrum I, pegunungan Karakoram, Pakistan/China, 26,470 ft / 8,068 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Puncak Broad, pegunungan Karakoram, Pakistan/China, 26,400 ft / 8,047 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Gasherbrum II, pegunungan Karakoram, Pakistan/China, 26,360 ft / 8,035 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Shishapangma(Gosainthan), pegunungan Himalaya,Tibet, 26,289 ft / 8,013 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Annapurna II, pegunungan Himalaya, Nepal, 26,041 ft / 7,937 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Gyachung Kang, pegunungan Himalaya, Nepal, 25,910 ft / 7,897 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Distaghil Sar, pegunungan Karakoram, Pakistan, 25,858 ft / 7,882 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Himalchuli, pegunungan Himalaya, Nepal, 25,801 ft / 7,864 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nuptse, pegunungan Himalaya, Nepal, 25,726 ft / 7,841 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nanda Devi, pegunungan Himalaya, India, 25,663 ft / 7,824 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Masherbrum, pegunungan Karakoram, Kashmir, 25,660 ft / 7,821 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Rakaposhi, pegunungan Karakoram, Pakistan, 25,551 ft / 7,788 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kanjut Sar, pegunungan Karakoram, Pakistan, 25,461 ft / 7,761 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kamet, pegunungan Himalaya, India/Tibet, 25,446 ft / 7,756 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Namcha Barwa, pegunungan Himalaya, Tibet, 25,445 ft / 7,756 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Gurla Mandhata, pegunungan Himalaya, Tibet, 25,355 ft / 7,728 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ulugh Muztagh, Kunlun, Tibet, 25,340 ft / 7,723 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kungur, Muztagh Ata, China, 25,325 ft / 7,719 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tirich Mir, Hindu Kush, Pakistan, 25,230 ft / 7,690 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Saser Kangri, pegunungan Karakoram, India, 25,172 ft / 7,672 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Makalu II, pegunungan Himalaya, Nepal, 25,120 ft / 7,657 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Minya Konka(Gongga Shan), pegunungan Daxue, Cina, 24,900 ft / 7,590 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kula Kangri, pegunungan Himalaya, Bhutan, 24,783 ft / 7,554 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Chang-tzu, pegunungan Himalaya, Tibet, 24,780 ft / 7,553 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Muztagh Ata, pegununganMuztagh Ata, China, 24,757 ft / 7,546 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Skyang Kangri, pegunungan Himalaya, Kashmir, 24,750 ft / 7,544 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Puncak Ismail Samani (dulu Puncak Stalin dan Puncak Komunis), pegunungan                              Pamir Tajikistan, 24,590 ft / 7,495 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Puncak Jongsong, pegunungan Himalaya, Nepal, 24,472 ft / 7,459 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Puncak Pobeda, Tien Shan, Kyrgyzstan, 24,406 ft/ 7,439 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sia Kangri, pegunungan Himalaya, Kashmir, 24,350 ft / 7,422 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Puncak Haramosh, pegunungan Karakoram, Pakistan, 24,270 ft / 7,397 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Istoro Nal, pegunungan Hindu Kush, Pakistan, 24,240 ft / 7,388 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Puncak Tent, pegunungan Himalaya, Nepal, 24,165 ft / 7,365 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Chomo Lhari, pegunungan Himalaya, Tibet/Bhutan, 24,040 ft / 7,327 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Chamlang, pegunungan Himalaya, Nepal, 24,012 ft / 7,319 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kabru, pegunungan Himalaya, Nepal, 24,002 ft / 7,316 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Alung Gangri, pegunungan Himalaya, Tibet, 24,000 ft / 7,315 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Baltoro Kangri, pegunungan Himalaya, Kashmir, 23,990 ft / 7,312 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Muztagh Ata (K-5), pegununganKunlun, China, 23,890 ft / 7,282 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mana, pegunungan Himalaya, India, 23,860 ft / 7,273 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Baruntse, pegunungan Himalaya, Nepal, 23,688 ft / 7,220 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Puncak Nepal, pegunungan Himalaya, Nepal, 23,500 ft / 7,163 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Amne Machin, pegununganKunlun, China, 23,490 ft / 7,160 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Gauri Sankar, pegunungan Himalaya, Nepal/Tibet, 23,440 ft / 7,145 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Badrinath, pegunungan Himalaya, India, 23,420 ft / 7,138 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nunkun, pegunungan Himalaya, Kashmir, 23,410 ft / 7,135 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Puncak Lenin, pegunungan Pamir, Tajikistan/Kyrgyzstan, 23,405 ft / 7,134 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pyramid, pegunungan Himalaya, Nepal, 23,400 ft / 7,132 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Api, pegunungan Himalaya, Nepal, 23,399 ft / 7,132 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pauhunri, pegunungan Himalaya, India/China, 23,385 ft / 7,128 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Trisul, pegunungan Himalaya, India, 23,360 ft / 7,120 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Puncak Korzhenevski, pegunungan Pamir, Tajikistan, 23,310 ft / 7,105 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kangto, pegunungan Himalaya, Tibet, 23,260 ft / 7,090 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nyainqentanglha, Nyainqentanglha Shan, China, 23,255 ft / 7,088 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Trisuli, pegunungan Himalaya, India, 23,210 ft / 7,074 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Dunagiri, pegunungan Himalaya, India, 23,184 ft / 7,066 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Puncak Revolution, pegunungan Pamir, Tajikistan, 22,880 ft / 6,974 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Aconcagua, pegunungan Andes, Argentina, 22,834 ft / 6,960 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ojos del Salado, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 22,664 ft / 6,908 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bonete, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 22,546 ft / 6,872 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ama Dablam, pegunungan Himalaya, Nepal, 22,494 ft / 6,856 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tupungato, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 22,310 ft / 6,800 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Puncak Moscow, pegunungan Pamir, Tajikistan, 22,260 ft / 6,785 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pissis, pegunungan Andes, Argentina, 22,241 ft / 6,779 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mercedario, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 22,211 ft / 6,770 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Huascarán, pegunungan Andes, Peru, 22,205 ft / 6,768 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Llullaillaco, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 22,057 ft / 6,723 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;El Libertador, pegunungan Andes, Argentina, 22,047 ft / 6,720 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cachi, pegunungan Andes, Argentina, 22,047 ft / 6,720 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kailas, pegunungan Himalaya, Tibet, 22,027 ft / 6,714 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Incahuasi, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 21,720 ft / 6,620 m.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Yerupaja, pegunungan Andes, Peru, 21,709 ft / 6,617 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kurumda, pegunungan Pamir, Tajikistan, 21,686 ft / 6,610 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Galan, pegunungan Andes, Argentina, 21,654 ft / 6,600 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;El Muerto, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 21,463 ft / 6,542 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sajama, pegunungan Andes, Bolivia, 21,391 ft / 6,520 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Nacimiento, pegunungan Andes, Argentina, 21,302 ft / 6,493 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Illampu, pegunungan Andes, Bolivia, 21,276 ft / 6,485 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Illimani, pegunungan Andes, Bolivia, 21,201 ft / 6,462 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Coropuna, pegunungan Andes, Peru, 21,083 ft / 6,426 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Laudo, pegunungan Andes, Argentina, 20,997 ft / 6,400 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ancohuma, pegunungan Andes, Bolivia, 20,958 ft / 6,388 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Cuzco, pegunungan Andes, Peru, 20,945 ft / 6,384 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ausangate (Toro), pegunungan Andes, Argentina/Chili, 20,932 ft / 6,380 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tres Cruces, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 20,853 ft / 6,356 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Huandoy, pegunungan Andes, Peru, 20,852 ft / 6,356 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Parinacota, pegunungan Andes, Bolivia/Chili, 20,768 ft / 6,330 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Tortolas, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 20,745 ft / 6,323 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Chimborazo, pegunungan Andes, Ecuador, 20,702 ft / 6,310 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ampato, pegunungan Andes, Peru, 20,702 ft 6,310 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;El Condor, pegunungan Andes, Argentina, 20,669 ft / 6,300 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Salcantay, pegunungan Andes, Peru, 20,574 ft / 6,271 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Huancarhuas, pegunungan Andes, Peru, 20,531 ft / 6,258 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Famatina, pegunungan Andes, Argentina, 20,505 ft / 6,250 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pumasillo, pegunungan Andes, Peru, 20,492 ft / 6,246 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Solo, pegunungan Andes, Argentina, 20,492 ft / 6,246 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Polleras, pegunungan Andes, Argentina, 20,456 ft / 6,235 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pular, pegunungan Andes, Chili, 20,423 ft / 6,225 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Chañi, pegunungan Andes, Argentina, 20,341 ft / 6,200 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;McKinley (Denali), pegununganAlaska, Alaska, 20,320 ft / 6,194 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Aucanquilcha, pegunungan Andes, Chili, 20,295 ft / 6,186 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Juncal, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 20,276 ft / 6,180 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Negro, pegunungan Andes, Argentina, 20,184 ft / 6,152 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Quela, pegunungan Andes, Argentina, 20,128 ft / 6,135 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Condoriri, pegunungan Andes, Bolivia, 20,095 ft / 6,125 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Palermo, pegunungan Andes, Argentina, 20,079 ft / 6,120 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Solimana, pegunungan Andes, Peru, 20,068 ft / 6,117 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;San Juan, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 20,049 ft / 6,111 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sierra Nevada, pegunungan Andes, Argentina, 20,023 ft / 6,103 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Antofalla, pegunungan Andes, Argentina, 20,013 ft / 6,100 m.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Marmolejo, pegunungan Andes, Argentina/Chili, 20,013 ft / 6,100 m.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Keterangan:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: arial; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;* ft = satuan panjang feet (kaki)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; &lt;span style="font-size:130%;"&gt;* m = satuan panjang m&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;eter&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-918743369165696848?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/918743369165696848/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/120-puncak-gunung-tertinggi-didunia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/918743369165696848'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/918743369165696848'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/120-puncak-gunung-tertinggi-didunia.html' title='120 PUNCAK GUNUNG TERTINGGI DIDUNIA'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-6696299135177432194</id><published>2009-12-29T19:08:00.001-08:00</published><updated>2009-12-29T19:27:51.500-08:00</updated><title type='text'>TIPUAN MATA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="text-decoration: underline;"&gt;&lt;/span&gt;Ternyata mata sangat mudah untuk ditipu dengan berbagai trik, makanya jangan jatuh cinta dipandangan pertama, so biasanya tuh!!! banyak mengandung tipuannya, salah satunya tipuan make up dengan bedak tebal wakakaka...ka...ka...,,latihan aja disini biar kebal bedak!!!! ha..ha...ha......nih perhatikan gambar dibawah ini :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;perhatikan bulatan itu, bergerakkah itu????&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzrEpABLxNI/AAAAAAAAAMs/BIIFrk19uMs/s1600-h/tipuan-mata-19.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 299px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzrEpABLxNI/AAAAAAAAAMs/BIIFrk19uMs/s400/tipuan-mata-19.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420861310152459474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;kalo yang ini ada efek gelombang laut.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzrEoeJL8AI/AAAAAAAAAMk/EBrJVGGXRu8/s1600-h/tipuan-mata-21.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 288px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzrEoeJL8AI/AAAAAAAAAMk/EBrJVGGXRu8/s400/tipuan-mata-21.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420861301059219458" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang satu ini pasti bikin pusing!!!!7 keliling&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzrEoP1SbHI/AAAAAAAAAMc/EvZyZMqGUGY/s1600-h/tipuan+mata.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 213px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzrEoP1SbHI/AAAAAAAAAMc/EvZyZMqGUGY/s400/tipuan+mata.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420861297217662066" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pandang titik tengah yang ada dilingkaran, lalu bergeraklah maju mundur.&lt;br /&gt;Apa yang terjadi???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzrEnz7uywI/AAAAAAAAAMU/aHbeuUfSjzk/s1600-h/refleksi-mata-15.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzrEnz7uywI/AAAAAAAAAMU/aHbeuUfSjzk/s400/refleksi-mata-15.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420861289728494338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;berapakah jumlah titik hitam dan putihnya??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzrEnfejQPI/AAAAAAAAAMM/PWYE1fUytgE/s1600-h/black-dot.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 300px; height: 222px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzrEnfejQPI/AAAAAAAAAMM/PWYE1fUytgE/s400/black-dot.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420861284237394162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lihatlah, bunga ini pasti akan berputar, betull???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzrE5P56o7I/AAAAAAAAAM0/DZk_ewi5rXc/s1600-h/tipuan-mata-22.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzrE5P56o7I/AAAAAAAAAM0/DZk_ewi5rXc/s400/tipuan-mata-22.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420861589294850994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-6696299135177432194?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/6696299135177432194/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/tipuan-mata.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/6696299135177432194'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/6696299135177432194'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/tipuan-mata.html' title='TIPUAN MATA'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzrEpABLxNI/AAAAAAAAAMs/BIIFrk19uMs/s72-c/tipuan-mata-19.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-2501855619665138539</id><published>2009-12-29T18:06:00.000-08:00</published><updated>2009-12-29T19:06:16.412-08:00</updated><title type='text'>MENGANTI FAVICON BLOGGER</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Favicon merupakan ikon blogger yang muncul disamping kiri URL blog anda yang biasanya berlambang huruf "B" yang merupakan logo dari blogger, nah! supaya logo ini bisa menjadi keren!!! tentunya meletakkan logo sesuai dengan keinginan anda sebagai pemilik blogger, jadi ini akan membuat tampilan blog anda jadi berbeda dengan blog lainnya karena mempunyai cirikhas dan karakterisitk tersendiri. caranya login keblogger anda pilih "layout" dan kemudian "edit HTML" sisipkan kode berikut pada html anda setelah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&amp;lt;link href="http://www.tempatIcon.com/iconAnda.ico" rel="shortcut icon"&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;selamat mencoba!!!!!!!!!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-2501855619665138539?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/2501855619665138539/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/menganti-favicon-blogger.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/2501855619665138539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/2501855619665138539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/menganti-favicon-blogger.html' title='MENGANTI FAVICON BLOGGER'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-5350238137772770225</id><published>2009-12-29T17:47:00.000-08:00</published><updated>2009-12-29T19:05:44.008-08:00</updated><title type='text'>MEMBUANG NAVBAR BLOGGER</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;navbar!!!! lihatlah bagian atas blogspot anda yang umumnya berwarna biru, yang fungsinya memberikan fitur pencarian ke blogger, namun keberadaan navbar yang dikenal dengan navigation bar agak menganggu pemandangan selain juga menghabiskan ruang blog anda dan menyita perhatian dari pengunjung blog, OK lah lansung aja, penulis lagi males basa basi capek...!!! nih caranya sederhana kok! tambahkan kode script ini diatas kode ]]&amp;gt;&amp;lt;/b:skin&amp;gt; :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;#navbar-iframe {&lt;br /&gt;display:none !important&lt;br /&gt;}&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;caranya login keblogger.com, buka layout dan lakukan seperti cara diatas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-5350238137772770225?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/5350238137772770225/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/membuang-navbar-blogger.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/5350238137772770225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/5350238137772770225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/membuang-navbar-blogger.html' title='MEMBUANG NAVBAR BLOGGER'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-3883768539191462890</id><published>2009-12-28T06:06:00.000-08:00</published><updated>2009-12-29T18:57:10.608-08:00</updated><title type='text'>MEMOTONG POSTINGAN DENGAN READMORE</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernahkah ketika anda browsing disebuah blog yang memiliki postingan yang sangat panjang sehingga anda harus mengulung layar kebawah sejauh mungkin dan kembali keatas dengan penuh rasa kesal, cape deh………………..cukup menjadikan anda stress kan!!!!!!!.Jika anda pemilik blog yang mempunyai postingan semacam hal diatas ini sangat berpengaruh terhadap pengunjung, apalagi pengunjung tersebut adalah perdana alias tamu baru yang sememstinya dijamu secara special. Namun karena satu kesalahan diatas dengan terpaksa tamu tersebut lari tanpa membaca postingan yang termuat dengan maksimal, lantas karena konten tidak tertata dan semrawutnya halaman weblog anda jadi apa usaha anda untuk mengatasi masalah ini, nahh penulis nih!! Meskipun belum punya skill lebih tapi kan punya pengalaman he..he..he.. so sedikit sedikit bisa membantu anda dalam rubric kali ini. Potong aja postingan yang pangjang itu dengan trik kuno yang digunakan lama sebelumnya oleh web berita seperti detik.com, sehingga pengunjung bisa memilih postingan yang menarik dan meneruskan untuk membacanya. Biasanya kata singkat yang digunakan adalah judul posting dan beberapa tulisan depan konten dan diikuti kata “readmore” itupun bisa diganti dengan kata selanjutnya, info lengkap ,baca lengkap misalnya. Hanya dengan mengutak atik sedikit kode htmlnya, cukup ya???? Gak usah banyak cing cong lansung aja bagaimana caranya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buka blogger lalu masuk ke layout pilih edit HTML, Temukan kode berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&amp;lt;div  class='post-header-line-1'/&amp;gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;div  class='post-body'&amp;gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahkan kode dibawah kode HTML diatas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-family:monospace;" &gt;&amp;lt;div  class='post-header-line-1'/&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;div class='post-body'&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;b:if  cond='data:blog.pageType == "item"'&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;style&amp;gt;.fullpost{display:inline;}&amp;lt;/style&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;p&amp;gt;&amp;lt;data:post.body/&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;b:else/&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;style&amp;gt;.fullpost{display:none;}&amp;lt;/style&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;p&amp;gt;&amp;lt;data:post.body/&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;a  expr:href='data:post.url'&amp;gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Read More......&lt;/span&gt;&amp;lt;/a&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/b:if&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;div style='clear: both;'/&amp;gt; &amp;lt;!-- clear for  photos floats --&amp;gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;lt;/div&amp;gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan readmore........ diatas bisa diganti dengan tulisan lain yang lebih mendukung sesuai keinginnan&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-3883768539191462890?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/3883768539191462890/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/pernahkah-ketika-anda-browsing-disebuah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/3883768539191462890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/3883768539191462890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/pernahkah-ketika-anda-browsing-disebuah.html' title='MEMOTONG POSTINGAN DENGAN READMORE'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-2351603119269991458</id><published>2009-12-25T23:58:00.001-08:00</published><updated>2009-12-29T19:07:31.925-08:00</updated><title type='text'>BERMAIN VALAS</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Bermain valas merupakan sebuah aktifitas yang meyenangkan, duduk santai sambil melihat naik turunnya nilai tukar valas. Sayangnya mereka yang bermain ini kebanyakan orang orang berduit yang punya banyak atau bahkan kelebihan uang. Tapi………di&lt;b&gt; MAKETIVA&lt;/b&gt; merupakan salah satu tempat trading yang cocok bagi kita kita karena tidak perlu mengeluarkan modal besar cukup minimal $ 1 untuk memulai trading, Masih kurang??????......jangan khawatir, Marketiva akan memberikan real cash gratis sebanyak $ 5 cash untuk real trading dan $ 10.000 untuk demo atau virtual trading kepada member barunya, jadi jika kita belum mahir untuk bermain bisa menggunakan uang demo atau virtual untuk belajar mengenai pergarakan naik turunnya valas.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Untuk lebih mudah pengambarannya seperti kajian berikut ini, misalnya si A melihat pergerakan lemahnya USD (dollar amerika) terhadap JPY(jepang yen), setelah sekian waktu berjalan dan&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:times new roman;font-size:100%;"  &gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;dianalisa USD agaknya diperkirakan mau menguat nilai tukarnya terhadap JPY, maka saatnya si A membeli USD. Dan setelah nilai valas USD menguat menjadi sekian point sampai batas paling atas di grafik valas sesuai analisa, saatnya juga si A melepas valas USD, maka si A akan mendapatkan keuntungan dari even USD/JPY. dalam forex trading ada 6 mata uang yang dimainkan yaitu euro (EUR), poundsterling (GBP), dollar amerika (USD), dollar Canada (CAD),(CHF), new zealand(NZD)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Tidak hanya itu sebelum bermain forex trading harus memahami aturan main dari forex, sebab bermain forex trading cukup memiliki resiko, disamping menawarkan peluang untuk mudah mendapatkan uang yang sangat besar.&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt; Berikut cara bergabung di bisnis valas :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol  style="font-family:arial;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Kunjungi &lt;a href="http://www.marketiva.com/"&gt;www.marketiva.com&lt;/a&gt; setelah halaman depan money klik ”open an account”, lalu isilah kolom-kolom pendaftaran sesuai data anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Klik tab “services” kemudian download software trading marketiva, lalu instal di computer anda.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Setelah install selesai  lakukan pendaftaran dan setelah sukses dilakukan login dengan username dan password yang sudah anda pilih.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Lengkapi data diri dengan mengupload dokumen diri (foto dan KTP /paspor /SIM) yang sudah di scan. Jangan melakukan trading sebelum data diri anda diverifikasi dan disetujui, karena hal ini akan mempersulit pencairan dana.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Setelah data diri diterima, anda bisa langsung melakukan trading real maupun virtual melalui software marketiva trading yang bisa dilakukan selama 24 jam, mulai Senin 04.00 am sampai Sabtu 04.00 am (GMT+7).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;Mengenai cara memperdalam ilmu valas anda bisa mendownloadnya langsung dilink bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7892604/pengertianmarketiva.pdf.html" target="_blank"&gt;DOWNLOAD EBOOK MARKETIVA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7892605/tutorialstreamstermarketiva.pdf.html" target="_blank"&gt;DOWNLOAD EBOOK STREAMESTER&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;"  &gt;OK selamat belajar dan mencoba, jika anda berhasil kasih tau penulis, ya syukur syukur kalo dikasih bagian he..he….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-2351603119269991458?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/2351603119269991458/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/bermain-valas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/2351603119269991458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/2351603119269991458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/bermain-valas.html' title='BERMAIN VALAS'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-5265049805215565485</id><published>2009-12-19T19:19:00.000-08:00</published><updated>2009-12-24T16:05:11.641-08:00</updated><title type='text'>membuat blog dengan blogger</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} a:link, span.MsoHyperlink 	{mso-style-priority:99; 	color:blue; 	mso-themecolor:hyperlink; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed 	{mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	color:purple; 	mso-themecolor:followedhyperlink; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:.5in; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:.5in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:.5in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:.5in; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:1009942377; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1851773778 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} ol 	{margin-bottom:0in;} ul 	{margin-bottom:0in;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;div face="arial" style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CGLOBAL%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CGLOBAL%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CGLOBAL%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} a:link, span.MsoHyperlink 	{mso-style-priority:99; 	color:blue; 	mso-themecolor:hyperlink; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} a:visited, span.MsoHyperlinkFollowed 	{mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	color:purple; 	mso-themecolor:followedhyperlink; 	text-decoration:underline; 	text-underline:single;} p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:.5in; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:.5in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:0in; 	margin-left:.5in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:.5in; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;}  /* List Definitions */  @list l0 	{mso-list-id:185413245; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1386939974 761961054 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l0:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.75in; 	text-indent:-.25in;} @list l1 	{mso-list-id:1009942377; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-1851773778 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l1:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} @list l2 	{mso-list-id:1332026943; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-145966628 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l2:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	text-indent:-.25in;} @list l3 	{mso-list-id:1384256798; 	mso-list-type:hybrid; 	mso-list-template-ids:-894116748 -1110792518 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l3:level1 	{mso-level-tab-stop:none; 	mso-level-number-position:left; 	margin-left:.75in; 	text-indent:-.25in;} ol 	{margin-bottom:0in;} ul 	{margin-bottom:0in;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Bagaimana membuat blog dengan blogspot.com ??? dirubrik ini akan dibahasntentang salah satu fasilitas google yang gratis tanpa biaya apapun. Dengan blogspot andaakan langsung mendapatkan domain gratis dengan format &lt;a href="http://blogku.blogspot.com/"&gt;http://blogku.blogspot.com&lt;/a&gt;, tetapi&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;jika anda ingin mengggunakan domain sendiri, tentunya anda harud merogoh kocek yang tidakbegitu mahal. Blogspot memberikan harga $10 pertahun…..ya kira-kira sekitar&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Rp100.000,00 an. So….formatnya akan menjadi &lt;a href="http://blogku.com/"&gt;http://blogku.com&lt;/a&gt;. Ingat !!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Konten blog harus sesuai dengan topic, karena dengan begini akan memudahkan search engine menemukan blog anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Jangan mengganti-ganti alamat blog karena hal itu akan membuat anda memulai dari awal, maka anda harus sudah memikirkan baik-baik tentang memilih blog anda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Anda harus memiliki accaount google sebelumnya&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;seperti&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;e-mail, sehingga anda otomatis terhubung dengan layanan ini. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Ok, jika anda sudah mengetahui aturan formal diatas, saatnya kita untuk mendaftarkan blog anda, berikut langkah-langkahnya :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Login ke &lt;a href="http://www.blogger.com/"&gt;http://www.blogger.com&lt;/a&gt;, untuk memudahkan, anda bisa memilih setting ke bahasa Indonesia. Tetapi saya sarankan anda tetap menggunakan setting bahasa inggris sehingga akan terbiasa dengan istilah yang ada.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst"  style="text-indent: -0.25in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sy2YV5bfCfI/AAAAAAAAALc/Tlq0Hz240JI/s1600-h/untitled.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 284px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sy2YV5bfCfI/AAAAAAAAALc/Tlq0Hz240JI/s400/untitled.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417153428757350898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Klik “ created your blog now”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Anda akan memasuki halaman 1 yaitu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoListParagraphCxSpFirst"  style="text-indent: -0.25in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sy2YWR_zj-I/AAAAAAAAALs/n5nlw4YG2-U/s1600-h/untitled-3-copy4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 304px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sy2YWR_zj-I/AAAAAAAAALs/n5nlw4YG2-U/s400/untitled-3-copy4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417153435352141794" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Isi e-mail anda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Isi password dan retype password anda&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Isi user name blog&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Isi tulisan sesuai gambar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;&lt;span style=""&gt;5.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Centang acceptance of terms&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;&lt;span style=""&gt;6.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Klik “continue”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Anda akan menuju halaman kedua yaitu name blog dan isikan data-data yaitu :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle"  style="text-indent: -0.25in; text-align: justify;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzP2B_-EK0I/AAAAAAAAAL8/3B6UzqiSaVg/s1600-h/04.BeriNamaBlog.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 249px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/SzP2B_-EK0I/AAAAAAAAAL8/3B6UzqiSaVg/s400/04.BeriNamaBlog.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5418945290868894530" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Beri judul blog&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Beri alamat blog&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Isi sesuai gambar&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="margin-left: 0.75in; text-align: justify; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;&lt;span style=""&gt;4.&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Klik “continue”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Di halaman ketiga yaitu “choose template” anda tinggal pilih template yang ada merupakan fasilitas dari blogger. Centang template anda dan klik “continue”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sy2YWOJ_9WI/AAAAAAAAALk/Ol7Buckklzo/s1600-h/untitled-5-copy3.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 225px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sy2YWOJ_9WI/AAAAAAAAALk/Ol7Buckklzo/s400/untitled-5-copy3.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5417153434321155426" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Terakhir anda akan memasuki table “your blog has been created” klik “start blogging”. Selamat &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-size:130%;" &gt;         &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;anda telah memiliki sebuah blog.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Akhir kata silahkan anda menulis tentang ide-ide kreasi yang anda miliki untuk dibagikan kepada orang lain. Selamat mencoba !!!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-5265049805215565485?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/5265049805215565485/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/membuat-blog-dengan-blogger.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/5265049805215565485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/5265049805215565485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/membuat-blog-dengan-blogger.html' title='membuat blog dengan blogger'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sy2YV5bfCfI/AAAAAAAAALc/Tlq0Hz240JI/s72-c/untitled.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-3212312441167467682</id><published>2009-12-18T06:30:00.000-08:00</published><updated>2010-05-16T14:11:55.523-07:00</updated><title type='text'>GALERY</title><content type='html'>Download Islami&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/117302708/ed9aaed1/Hikmah_Pagi_-_10072009_-_Yusuf_Mansur_-_Fadhillah_Surah_Al_Waaqiah.html?s=1"&gt;Khasiat membaca Surat Al Waaqiah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7549283/ASMAULHUSNA.pdf.html&lt;br /&gt;"&gt;Asmaul Husna&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3513156/Waterscapes310.jpg.html"&gt;WALLPAPER 1&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3500690/Waterscapes305.jpg.html"&gt;WALLPAPER 2&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3500705/Waterscapes307.jpg.html"&gt;WALLPAPER 3&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/3513110/Waterscapes316.jpg.html"&gt;WALLPAPER 4&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6244646083563200129-3212312441167467682?l=barafabisnis.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://barafabisnis.blogspot.com/feeds/3212312441167467682/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/galery.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/3212312441167467682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6244646083563200129/posts/default/3212312441167467682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://barafabisnis.blogspot.com/2009/12/galery.html' title='GALERY'/><author><name>Bayu Rangin Famuji</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02869099157593248181</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_yYY0CRRN3So/Sxo0VyirffI/AAAAAAAAAJ4/SxY4QihYf00/S220/profile'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6244646083563200129.post-3706994348019154822</id><published>2009-12-18T06:25:00.000-08:00</published><updated>2009-12-19T16:13:28.755-08:00</updated><title type='text'>DOWNLOAD WIDGET</title><content type='html'>Petunjuk penggunaan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;blogger :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;login ke &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/www.blogger.com"&gt;www.blooger.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pilih blog yang anda maksud dan klik &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"layout"&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;klik "&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;add page element"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;klik&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; "add HTML/javascript"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;copy kode javascript dan pastekan dikolom HTML/javascript&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span&gt;save&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Untuk template klasik dan CSS copy kode HTML dan pastekan di side bar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7790002/photofinder.zip.html"&gt;FOTO FINDER&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7792681/worldclock.zip.html"&gt;WORLD CLOCK&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7790194/slideshow.zip.html"&gt;SLIDESHOW&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7789869/googlelogo.zip.html"&gt;LOGO GOOGLE&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7790082/picasa.zip.html"&gt;GOOGLE PICASA&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/7790002/photofinder.zip.html"&gt;WIDGET
